Era Baru Perdagangan Global, 92% Transaksi SCO Tak Pakai Dolar AS

Selasa, 27 Mei 2025 - 22:26 WIB
loading...
Era Baru Perdagangan...
Negara-negara anggota SCO secara signifikan mengurangi ketergantungan pada dolar AS. FOTO/britannica.com
A A A
JAKARTA - Dedolarisasi semakin nyata di kawasan Eurasia. Negara-negara anggota Organisasi Kerja Sama Shanghai (Shanghai Cooperation Organization/SCO) secara signifikan mengurangi ketergantungan pada dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi perdagangan internasional.

Rusia mencatatkan lebih dari 92% penyelesaian perdagangan dengan negara-negara sesama anggota SCO kini dilakukan dalam mata uang nasional, bukan dolar AS. Angka ini tercatat dalam empat bulan pertama tahun 2025, dan menandai pergeseran penting dalam lanskap keuangan global yang selama ini didominasi mata uang dolar.

SCO, blok ekonomi besar yang mencakup China, Rusia, India, Pakistan, Iran, Kazakhstan, Kirgistan, Tajikistan, dan Uzbekistan, kini menjadi kekuatan utama dalam mendorong penggunaan mata uang lokal dalam transaksi lintas negara. Bersama-sama, negara-negara ini mewakili sekitar 42% populasi dunia dan memiliki pengaruh signifikan dalam arsitektur ekonomi internasional.

Presiden Rusia Vladimir Putin menyampaikan bahwa pergeseran ini tidak hanya sekadar kebijakan keuangan, tetapi bagian dari strategi ekonomi jangka panjang yang terkoordinasi.

"Pertumbuhan PDB rata-rata negara anggota SCO tahun lalu mencapai lebih dari 5 persen, produksi industri meningkat 4,5%, dan inflasi tetap rendah di angka 2,4 persen," ujar Putin seperti dikutip dari Watcher Guru, Selasa (27/5).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Tembus Blokade Laut...
Tembus Blokade Laut Merah, Tanker Raksasa China Bawa Pulang 4 Juta Barel Minyak Arab Saudi
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
EskaIasi Laut Merah...
EskaIasi Laut Merah Tekan Rupiah, Dolar AS Ditutup ke Rp17.936 Sore Ini
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Merek-merek China Menguasai...
Merek-merek China Menguasai Sepertiga Penjualan PHEV di Eropa
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Rekomendasi
Masalah Perampasan Aset...
Masalah Perampasan Aset Tindak Pidana
Suami Istri Pemilik...
Suami Istri Pemilik Hanania Travel Ditetapkan Jadi Tersangka Penipuan Jemaah Umrah
Kritisi Rapat Pleno...
Kritisi Rapat Pleno IX AMPI, Wasekjen Leriadi: Produknya Cacat Hukum
Berita Terkini
BPDP Perkuat Tata Kelola...
BPDP Perkuat Tata Kelola Industri Sawit Melalui Pedoman Pengarusutamaan Gender
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
Pasokan Minyak Global...
Pasokan Minyak Global Semakin Ketat, India dan China Berebut Diskon dari Rusia
Pertamina Foundation...
Pertamina Foundation Tanamkan Peduli Lingkungan Usia Dini
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Indonesia Perlu Arah...
Indonesia Perlu Arah Kebijakan Baru Jadi Pusat Hilirisasi Sawit Dunia
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved