Dorong Transformasi Pertanian, Kementan Perkuat Kelembagaan Petani Melalui Korporasi

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:38 WIB
loading...
A A A
Salah satu program unggulan tersebut adalah Youth Entrepreneurship and Employment Support Services (YESS). Hingga tahun 2024, program ini telah berhasil membentuk 13 korporasi petani milenial di empat provinsi: Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Sulawesi Selatan. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang pemerintah dalam mewujudkan pertanian yang mandiri, berdaya saing, dan terhubung ke pasar modern.

"Korporasi petani menjadi jalan tengah antara penguatan kelembagaan dan peningkatan kapasitas bisnis. Ini bukan hanya soal bertani, tetapi soal membangun model usaha tani kolektif yang berorientasi profit," ujar Kepala Pusat Pendidikan Pertanian sekaligus Direktur Program YESS, Muhammad Amin.

Amin menjelaskan perkembangan korporasi pertanian di empat provinsi. Di Jawa Barat, telah berdiri Korporasi Agro Mandiri Muda (Cianjur), Usaha Tani Makmur (Tasikmalaya), dan Mitra Usaha Tani (Subang). Kegiatan usaha yang dijalankan meliputi budidaya hortikultura, pertanian terpadu, hingga pengolahan hasil pertanian.

Baca Juga: Pertama dalam Sejarah, Mentan Chile hingga Jepang Kunjungi Kementan Perkuat Kolaborasi Pertanian

Di Kalimantan Selatan, terdapat Korporasi Berkat Duta Kelampaian, Pemuda Tani Tanah Laut, dan Korporasi Ketupat Milenial Kandangan, dengan total 107 anggota yang menjalankan usaha peternakan dan pengolahan hasil pertanian.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Kementan Tetapkan Harga...
Kementan Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp24.000/Kg
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Rekomendasi
Jon Bon Jovi Mendadak...
Jon Bon Jovi Mendadak Hentikan Konser, Ternyata Ini Penyebabnya!
Rumor Nintendo Switch...
Rumor Nintendo Switch 2: Remake Ocarina of Time dengan Kontroler Zelda Pro
Anang Hermansyah Sempat...
Anang Hermansyah Sempat Ragu Ashanty Berhijab, Kini Beri Dukungan Penuh
Berita Terkini
IHSG Sesi Siang Terjun...
IHSG Sesi Siang Terjun Bebas 1,75% ke 6.204, Transaksi Tembus Rp10,4 Triliun
HWB Serang Resmi Diluncurkan...
HWB Serang Resmi Diluncurkan Besok , Harga Mulai dari Rp101 Juta
Harga Emas Antam Anjlok...
Harga Emas Antam Anjlok Parah di Hari Jumat, Turun Tajam hingga Rp35 Ribu/Gram
Minat Makin Tinggi,...
Minat Makin Tinggi, Perdagangan Pasar Fisik Emas secara Digital di ICDX Tumbuh 338%
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved