Dorong Transformasi Pertanian, Kementan Perkuat Kelembagaan Petani Melalui Korporasi

Rabu, 28 Mei 2025 - 16:38 WIB
loading...
Dorong Transformasi...
Kementerian Pertanian terus mendorong pembentukan korporasi petani di berbagai wilayah sebagai model penguatan kelembagaan pertanian. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Kementerian Pertanian terus mendorong pembentukan korporasi petani di berbagai wilayah sebagai model penguatan kelembagaan pertanian. Korporasi diyakini sebagai salah satu langkah menuju kesejahteraan petani karena skema yang semula dikelola secara individu kini dijalankan secara kolektif dan profesional melalui korporasi.

Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman menyatakan, pihaknya berkomitmen mendorong transformasi sektor pertanian Indonesia melalui pembangunan korporasi pertanian. Ia meyakini bahwa pendekatan berbasis klaster serta pemanfaatan teknologi mampu meningkatkan produktivitas dan daya saing industri pangan domestik.

"Perubahan signifikan di wilayah tersebut terjadi berkat transformasi dari model pertanian skala kecil yang dikelola keluarga (small-scale family-owned rice farm operation) menjadi pengelolaan skala besar berbasis korporasi," ujar Amran dalam keterangan tertulis, Rabu (28/5).

Baca Juga: Kolaborasi dengan BUMN Pangan, Mentan Amran Optimalkan Kemandirian Pangan Nasional

Sementara, Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian (BPPSDMP), Idha Widi Arsanti, menegaskan bahwa pencapaian swasembada pangan dan peningkatan kesejahteraan petani hanya dapat dicapai melalui sinergi multipihak. Ia optimistis kerja keras dan kolaborasi lintas sektor akan membawa hasil nyata. "Kementan telah meluncurkan program-program andalannya guna mencapai target tersebut,” katanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pangkas 250 BUMN, Prabowo...
Pangkas 250 BUMN, Prabowo Sebut Negara Hemat Rp50 Triliun
HUT ke-54, Petrokimia...
HUT ke-54, Petrokimia Gresik Fokus Transformasi dan Keberlanjutan
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Syngenta Indonesia Kenalkan...
Syngenta Indonesia Kenalkan Inovasi Pertanian di PENAS KTNA XVII
Mentan Amran Kumpulkan...
Mentan Amran Kumpulkan Civitas Akademika UGM, Percepat Inovasi dan Hilirisasi Pertanian
Dataran Tinggi Tak Lagi...
Dataran Tinggi Tak Lagi Area Pinggiran, UPLAND Jadikannya Pilar Kedaulatan Pangan
Transformasi KAI Hadirkan...
Transformasi KAI Hadirkan Pengalaman Perjalanan Setara bagi Perempuan, Lansia, dan Disabilitas
Kementan Tetapkan Harga...
Kementan Tetapkan Harga Acuan Telur Ayam Ras Rp24.000/Kg
Perkuat Pasar Teknologi...
Perkuat Pasar Teknologi Nasional, Bachrum Lubis Siap Pimpin StratLogic.AI Akselerasi Transformasi AI Indonesia
Rekomendasi
Penjualan Turun 60%,...
Penjualan Turun 60%, Honda Belum Menyerah Hadapi Mobil China
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Berita Terkini
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Bangun PFII di Bali...
Bangun PFII di Bali Butuh Waktu 3 Tahun, Danantara Siapkan Masa Transisi di Jakarta
4 Negara Bebas Kewajiban...
4 Negara Bebas Kewajiban Parkir DHE SDA di Himbara, Pemerintah Beri Kelonggaran
Panda Bond Laris Manis,...
Panda Bond Laris Manis, Indonesia Raup Rp18,47 Triliun
Trump Berlakukan Tarif...
Trump Berlakukan Tarif Impor Baru secara Global, Indonesia Kena 10%
Hari Anak Nasional,...
Hari Anak Nasional, Jasa Raharja Ajak Generasi Muda Jadi Pelopor Keselamatan
Infografis
3 Alasan Komisi Eropa...
3 Alasan Komisi Eropa Dorong UE Miliki Blok Pertahanan Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved