Sinar Mas dan Perusahaan asal Prancis Kerja Sama Investasi Perkuat Logistik Maritim

Rabu, 28 Mei 2025 - 20:43 WIB
loading...
Sinar Mas dan Perusahaan...
SMART memperkuat kemitraan strategis dengan perusahaan asal Prancis, Pacemar. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Sinar Mas Agro Resources and Technology Tbk. (SMART) memperkuat kemitraan strategis dengan perusahaan asal Prancis, Pacemar, melalui penandatanganan nota kesepahaman untuk akuisisi dan investasi senilai USD350 juta atau setara Rp5,7 triliun dalam lima tahun ke depan. Kerja sama ini bertujuan memperkokoh ekonomi maritim nasional sekaligus meningkatkan konektivitas logistik di Indonesia.

Investasi tersebut akan difokuskan pada akuisisi kapal untuk pengangkutan komoditas mineral dan pertanian, pengembangan infrastruktur pelabuhan swasta, serta fasilitas logistik darat untuk penanganan komoditas pertanian dan kehutanan di berbagai pulau di Indonesia. Kesepakatan ini merupakan kelanjutan dari kemitraan kedua pihak yang telah terjalin sejak 2014 dengan investasi awal sebesar USD300 juta.

Baca Juga: Sinar Mas Dukung Penguatan Kelembagaan Keuangan Indonesia

Managing Director Sinar Mas, Ferry Salman, menyatakan kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat rantai pasok industri nasional dan menjadikan Indonesia sebagai kontributor utama dalam ekonomi maritim global. "Kami ingin meningkatkan konektivitas antar wilayah di Nusantara melalui kemitraan ini," ujar dia saat penandatanganan nota kesepahaman yang berlangsung dalam Indonesia-France Business Forum, dikutip Rabu (28/5).

Forum tersebut diselenggarakan Kementerian Koordinator Perekonomian dan dihadiri Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Ekonomi dan Keuangan Prancis Eric Lombard, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia Anindya Bakrie, serta Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia Shinta Kamdani.

Selain kerja sama di sektor logistik maritim, PT SMART Tbk. juga menandatangani nota kesepahaman dengan Centre de Coopération Internationale en Recherche Agronomique Pour le Développement (CIRAD) untuk memperdalam kolaborasi di bidang penelitian pertanian berkelanjutan. Kerja sama ini bertujuan membantu pekebun besar maupun petani independen meningkatkan produktivitas sekaligus beradaptasi dengan perubahan iklim.

Ferry menjelaskan, kolaborasi dengan CIRAD merupakan kelanjutan dari hubungan selama lebih dari 25 tahun dalam penelitian dan pengembangan budidaya kelapa sawit. "Kemitraan ini menunjukkan komitmen Sinar Mas untuk membangun industri kelapa sawit berkelanjutan berbasis riset dan didukung rantai pasok global," kata dia.

Melalui kerja sama ini, Sinar Mas berupaya meningkatkan konservasi keanekaragaman hayati sekaligus mendukung pertanian yang ramah lingkungan. Pendekatan berbasis riset diharapkan dapat memberikan solusi inovatif bagi tantangan yang dihadapi sektor pertanian dan kehutanan.

Investasi besar-besaran di sektor logistik maritim juga diharapkan memperkuat posisi Indonesia sebagai negara kepulauan dengan konektivitas yang lebih baik antar pulau. Infrastruktur pelabuhan dan fasilitas logistik yang berkembang akan mempermudah distribusi komoditas unggulan nasional.

Baca Juga: Sinar Mas Kirim 500 Pegawai Ikuti Pendidikan dan Pelatihan Komcad

Ferry menegaskan, kemitraan strategis ini merupakan bagian dari visi jangka panjang Sinar Mas untuk berkontribusi dalam pembangunan ekonomi nasional yang berkelanjutan dan inklusif. “Kami membuka diri untuk menggandeng mitra yang memiliki visi, pengalaman, dan rekam jejak terbaik,” ujarnya.

Sinergi antara Sinar Mas, Pacemar, dan CIRAD, diharapkan Indonesia dapat memperkuat ketahanan pangan dan energi melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan. Langkah ini juga sejalan dengan target pemerintah dalam meningkatkan daya saing sektor agribisnis dan logistik nasional.

Ke depan, Sinar Mas akan terus mengembangkan inovasi dan investasi yang mendukung transformasi industri kelapa sawit dan logistik maritim, sekaligus memperkuat posisi Indonesia di panggung ekonomi global.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Purbaya Temui Menkeu...
Purbaya Temui Menkeu China, Perkuat Kerja Sama Pembiayaan dan Investasi
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mahasiswa UPJ Belajar...
Mahasiswa UPJ Belajar Analisis Fundamental dan Teknikal di Jaya Investment Week 2026 bersama MNC Sekuritas
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Dukung Nelayan Lebih...
Dukung Nelayan Lebih Aman Melaut, Askrindo Gandeng DKP Kabupaten Demak
KJRI Penang : Konektivitas...
KJRI Penang : Konektivitas BNCT, Belawan - Penang - Port - Perlis Inland Port Perkuat Rantai Pasok Kawasan
Rekomendasi
Tubuh yang Sehat dan...
Tubuh yang Sehat dan Percaya Diri lewat Pendekatan Medis Holistik
Perkuat Kolaborasi Kampus,...
Perkuat Kolaborasi Kampus, MNC University Inisiasi Konsorsium Perguruan Tinggi ASEAN
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
2.361 Perusahaan di...
2.361 Perusahaan di Inggris Alami Kebangkrutan dan Lenyap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved