Roadmap Pengembangan SDM Pendukung Transisi Energi Indonesia Resmi Diluncurkan

Jum'at, 30 Mei 2025 - 08:11 WIB
loading...
Roadmap Pengembangan...
Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, dengan menyiapkan tenaga kerja spesialis yang kompeten, adaptif, dan merata. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Energy Transition Partnership (ETP) United Nations Office for Project Services (UNOPS) bersama konsorsium yang terdiri atas Neyen Consulting, Purnomo Yusgiantoro Center (PYC), dan Swiss German University (SGU) secara resmi meluncurkan Specialized Workforce for Indonesia’s Future Transition (SWIFT) Roadmap 2025–2060 atau Peta Jalan Nasional Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk mendukung Transisi Energi Indonesia 2025–2060, di Aula Sekar Jagad, BPSDM ESDM, Jakarta, pada Rabu (28/5/2025).

Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya mendukung transisi energi nasional menuju Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060, dengan menyiapkan tenaga kerja spesialis yang kompeten, adaptif, dan merata di seluruh wilayah Indonesia. Proyek SWIFT menjadi landasan penting dalam menjawab kebutuhan akan keterampilan baru di sektor energi baru dan terbarukan (EBT), serta efisiensi energi yang terus berkembang.

Peta jalan ini juga merupakan salah satu hasil utama dari Proyek SWIFT, bersama pemetaan institusi dan peran badan koordinasi pengembangan tenaga kerja, pembuatan standar kompetensi kerja nasional Indonesia (SKKNI), pengembangan program pelatihan dan modul peningkatan kapasitas, serta rekomendasi kebijakan berbasis data untuk mendukung pembangunan SDM transisi energi secara inklusif dan berkelanjutan.

Baca Juga: Siapkan SDM di Masa Transisi Energi

Proyek SWIFT sebagai inisiatif strategis nasional yang didukung Energy Transition Partnership (ETP) United Nations Office for Project Services (UNOPS), berperan sebagai penyandang dana, fasilitator koordinasi, serta penghubung antara pemerintah Indonesia, mitra pembangunan, dan lembaga pelaksana.

Penerima manfaat utama proyek ini adalah Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Ketenagalistrikan, Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (PPSDM KEBTKE), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Acara peluncuran dihadiri para stakeholders lintas Kementerian/ Lembaga (K/L), akademisi, organisasi internasional, dan NGO nasional maupun internasional yang memiliki tugas, fokus dan keterlibatan dalam pengembangan ketenagakerjaan di sektor yang berkaitan dengan transisi energi.

“Transisi energi bukan hanya soal teknologi dan investasi, tetapi juga kesiapan SDM kita. Proyek SWIFT hadir untuk memastikan kita punya strategi yang menyeluruh — dari hulu ke hilir,” ujar Manajer Riset dan Penanggung Jawab Konsorsium PYC Massita Ayu, yang memimpin penyusunan substansi pemetaan institusi dan peran badan koordinasi.

Roadmap Pengembangan SDM Pendukung Transisi Energi Indonesia Resmi Diluncurkan


Massita Ayu menegaskan, bahwa masyarakat sipil, sektor swasta, serta kalangan akademisi memegang peranan krusial dalam mendukung upaya pemerintah. Keterlibatan aktif mereka dalam advokasi, pelaksanaan pelatihan, dan perancangan kurikulum secara

“Salah satu rekomendasi pemetaan peran institusi pada project, menetapkan BPSDM ESDM sebagai badan koordinasi pusat sumber daya manusia transisi energi untuk melakukan harmonisasi kebijakan bagi tenaga kerja, pendidikan, dan energi, serta mengintegrasikan rencana pengembangan sumber daya manusia dalam dokumen perencanaan nasional” jelas Massita Ayu.

Sementara itu, Penanggung Jawab Konsorsium Neyen Consulting Jeremy Buhain memproyeksikan bahwa sektor energi terbarukan dan efisiensi energi akan menciptakan lebih dari 3,5 juta lapangan kerja baru.

“Dan, ini harus disiapkan dengan sistem pelatihan dan sertifikasi yang tepat,” ungkap Jeremy.

Menurut Jeremy, peta jalan ini diharapkan menjadi model pengembangan SDM transisi energi yang inklusif, terintegrasi, dan berbasis data, sekaligus mendorong Indonesia mencapai target Net Zero Emission secara adil dan berkelanjutan.

Baca Juga: Perlu Strategi Pengelolaan SDM untuk Hadapi Transisi Energi Indonesia

Peta jalan SWIFT disusun berdasarkan enam pilar utama pengembangan sumber daya manusia untuk mendukung transisi energi. Pilar-pilar tersebut mencakup penguatan koordinasi kelembagaan melalui pembentukan badan koordinasi pusat, peningkatan kualitas pelatihan dan sistem sertifikasi tenaga kerja, serta pengembangan sistem informasi pasar tenaga kerja hijau yang responsif terhadap kebutuhan industri.

“Melalui peluncuran ini, Indonesia menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa transisi energi berjalan adil, inklusif, dan mendorong penciptaan lapangan kerja berkualitas tinggi demi masa depan energi yang berkelanjutan,” kata dia.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Astra Masuk Daftar Tempat...
Astra Masuk Daftar Tempat Kerja Terbaik di Asia, Borong 3 Penghargaan Sekaligus
Pertamina Akselerasi...
Pertamina Akselerasi Transisi Energi Melalui Program Dekarbonisasi dan Bisnis Rendah Karbon
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
Pertamina dan ERIA Perkuat...
Pertamina dan ERIA Perkuat Kemitraan Strategis di Bidang Transisi Energi
Bertemu Prabowo, JK...
Bertemu Prabowo, JK Siap Partisipasi Bangun Energi Hijau
POCE JOBFAIR 2026 di...
POCE JOBFAIR 2026 di UPN Veteran Yogya Hadirkan Ribuan Peluang Karier
ANDALAS Forum VI Digelar...
ANDALAS Forum VI Digelar di Palembang, Sinergi Energi Jadi Sorotan
Rekomendasi
Instagram Down Massal,...
Instagram Down Massal, Benarkah Sengaja Diblokir karena Demo Mahasiswa?
Siap-siap Memasuki Muharram,...
Siap-siap Memasuki Muharram, Ini 4 Keutamaan Bulan Haram Tersebut!
Kemenag Buka Beasiswa...
Kemenag Buka Beasiswa INSIGHT Scholarship bagi Mahasiswa Internasional yang Ingin Kuliah di PTKIN
Berita Terkini
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Pegadaian Gelar LEXIS...
Pegadaian Gelar LEXIS 2026, Langkah Strategis Layani Masyarakat di Tengah Transformasi Hukum Nasional
SIG Resmikan Fasilitas...
SIG Resmikan Fasilitas Ekspor Tuban, Bidik 450.000 Ton Semen ke AS
Penguatan IHSG dan Rupiah...
Penguatan IHSG dan Rupiah Berlanjut, Pasar Respons Positif Kepastian Posisi Menkeu
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Infografis
Sniper Udara Paling...
'Sniper Udara' Paling Ditakuti Dunia Perkuat Pertahanan Udara Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved