Perlu Strategi Pengelolaan SDM untuk Hadapi Transisi Energi Indonesia
Kamis, 04 Agustus 2022 - 09:23 WIB
loading...
Psikolog dan praktisi SDM industri energi Dony Indrawan dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (3/8/2022) malam. Foto/M Faizal
A
A
A
JAKARTA - Menghadapi transisi energi Indonesia 2030-2050, Pemerintah dan perusahaan di sektor energi dinilai perlu menyiapkan strategi yang tepat dalam pengelolaan sumber daya manusia (SDM). Dengan demikian, SDM lokal siap mengambil peran strategis sebagai penggerak dan pelaksana transisi tersebut.
"Tanpa melakukan perubahan dalam pengelolaan SDM, khususnya SDM energi, proses transisi bisa berjalan lambat dan bauran energi hanya akan menjadi impian dan cita-cita semu saja," ujar Psikolog dan praktisi SDM industri energi Dony Indrawan dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (3/8/2022) malam.
Baca Juga: Transisi Energi Harus Terukur, Tak Bisa Buru-buru
Dony menjelaskan bahwa rencana dan pelaksanaan transisi energi adalah sebuah keniscayaan bagi Indonesia saat ini dan di masa mendatang. Dengan kesenjangan yang semakin tinggi antara kemampuan menyediakan energi fosil seperti minyak dan gas bumi, serta kebutuhan energi yang semakin bertambah hingga 2030 sampai 2050, transisi energi menjadi sebuah keharusan.
"Indonesia harus menetapkan posisi yang tepat guna mendorong kesiapan melaksanakan transisi energi ini sedini mungkin dengan membuat strategi yang tepat, termasuk strategi dalam pengelolaan SDM-nya," tegas pria yang pernah bertugas sebagai praktisi HR di Kantor Pusat Chevron, Texas, Amerika Serikat tersebut.
Menurut Dony, minimal ada tiga strategi utama bagi pemerintah untuk menyiapkan SDM yang akan menunjang keberhasilan rencana transisi energi ini. Pertama, melakukan perubahan kebijakan SDM energi yang selaras dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
"Tanpa melakukan perubahan dalam pengelolaan SDM, khususnya SDM energi, proses transisi bisa berjalan lambat dan bauran energi hanya akan menjadi impian dan cita-cita semu saja," ujar Psikolog dan praktisi SDM industri energi Dony Indrawan dalam diskusi virtual di Jakarta, Rabu (3/8/2022) malam.
Baca Juga: Transisi Energi Harus Terukur, Tak Bisa Buru-buru
Dony menjelaskan bahwa rencana dan pelaksanaan transisi energi adalah sebuah keniscayaan bagi Indonesia saat ini dan di masa mendatang. Dengan kesenjangan yang semakin tinggi antara kemampuan menyediakan energi fosil seperti minyak dan gas bumi, serta kebutuhan energi yang semakin bertambah hingga 2030 sampai 2050, transisi energi menjadi sebuah keharusan.
"Indonesia harus menetapkan posisi yang tepat guna mendorong kesiapan melaksanakan transisi energi ini sedini mungkin dengan membuat strategi yang tepat, termasuk strategi dalam pengelolaan SDM-nya," tegas pria yang pernah bertugas sebagai praktisi HR di Kantor Pusat Chevron, Texas, Amerika Serikat tersebut.
Menurut Dony, minimal ada tiga strategi utama bagi pemerintah untuk menyiapkan SDM yang akan menunjang keberhasilan rencana transisi energi ini. Pertama, melakukan perubahan kebijakan SDM energi yang selaras dengan Rencana Umum Energi Nasional (RUEN).
Lihat Juga :