Pelita Air Resmi Jadi Mitra Penerbangan Java Jazz 2025
Jum'at, 30 Mei 2025 - 20:43 WIB
loading...
Pelita Air Services resmi menjadi Official Airline Partner ajang musik internasional BNI Java Jazz Festival 2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Pelita Air Services resmi menjadi Official Airline Partner ajang musik internasional BNI Java Jazz Festival 2025. Festival musik jazz terbesar di Asia Tenggara ini digelar pada 30 Mei–1 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta.
Penandatanganan kerja sama ini menandai kolaborasi perdana Pelita Air dengan sebuah event musik berskala internasional. Kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Pelita Air untuk mendukung industri kreatif sekaligus memperluas jangkauan layanan penerbangan domestik maupun internasional.
"Kami melihat Java Jazz bukan sekadar festival musik, melainkan gerakan budaya yang menyatukan generasi. Kolaborasi ini selaras dengan misi kami untuk menjadi bagian dari perjalanan inspiratif masyarakat, secara fisik maupun emosional," ujar Direktur Niaga Pelita Air, Asa Perkasa, dalam pernyataan resmi, Jumat (30/5).
Baca Juga: Pelita Air Rilis Fitur Reschedule Tiket Online, Begini Caranya
Sebagai maskapai yang melayani rute ke 17 kota di Indonesia, Pelita Air melihat potensi besar dalam menjangkau segmen penonton Java Jazz yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Festival ini dikenal luas sebagai ajang berkumpulnya penggemar musik dari lintas usia dan daerah.
"Segmentasi penggemar Java Jazz sesuai dengan pasar kami, yaitu milenial mapan. Kami harap kerja sama ini menjadi awal dari banyak kolaborasi positif," tambah Asa.
Sementara, Direktur Utama Java Festival Production, Dewi Gontha, menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat membuka akses lebih luas bagi penonton dari luar Jakarta maupun luar Pulau Jawa.
"Lewat kolaborasi ini, kami ingin memberikan pengalaman festival yang lebih inklusif dengan dukungan transportasi yang nyaman dan terjangkau," ujar Dewi.
Java Jazz 2025 akan menghadirkan sejumlah musisi ternama dari dalam dan luar negeri. Salah satunya, Maliq & D’Essentials dengan lagu "Terang Kala Pelita" turut menjadi bagian dari musik inflight Pelita Air.
Baca Juga: Klaten Etno Jazz Sawah, Lestari Kedaulatan Air dan Pangan lewat Musik
Selain menghadirkan hiburan, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sektor musik dan penerbangan nasional. Dewi menilai, sinergi ini bisa menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
"Kolaborasi ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga tentang mempertemukan dua sektor yang sama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia," tambah Dewi.
Sebagai bagian dari pembangunan identitas budaya dan ekonomi nasional, Java Jazz dan Pelita Air berkomitmen untuk terus mendukung pop culture Indonesia melalui kerja sama strategis.
"Kami melihat ini sebagai langkah awal menuju kolaborasi jangka panjang yang lebih luas dan berdampak," tutup Dewi.
Penandatanganan kerja sama ini menandai kolaborasi perdana Pelita Air dengan sebuah event musik berskala internasional. Kerja sama tersebut sejalan dengan komitmen Pelita Air untuk mendukung industri kreatif sekaligus memperluas jangkauan layanan penerbangan domestik maupun internasional.
"Kami melihat Java Jazz bukan sekadar festival musik, melainkan gerakan budaya yang menyatukan generasi. Kolaborasi ini selaras dengan misi kami untuk menjadi bagian dari perjalanan inspiratif masyarakat, secara fisik maupun emosional," ujar Direktur Niaga Pelita Air, Asa Perkasa, dalam pernyataan resmi, Jumat (30/5).
Baca Juga: Pelita Air Rilis Fitur Reschedule Tiket Online, Begini Caranya
Sebagai maskapai yang melayani rute ke 17 kota di Indonesia, Pelita Air melihat potensi besar dalam menjangkau segmen penonton Java Jazz yang tersebar di berbagai wilayah Nusantara. Festival ini dikenal luas sebagai ajang berkumpulnya penggemar musik dari lintas usia dan daerah.
"Segmentasi penggemar Java Jazz sesuai dengan pasar kami, yaitu milenial mapan. Kami harap kerja sama ini menjadi awal dari banyak kolaborasi positif," tambah Asa.
Sementara, Direktur Utama Java Festival Production, Dewi Gontha, menyambut baik kerja sama ini dan berharap dapat membuka akses lebih luas bagi penonton dari luar Jakarta maupun luar Pulau Jawa.
"Lewat kolaborasi ini, kami ingin memberikan pengalaman festival yang lebih inklusif dengan dukungan transportasi yang nyaman dan terjangkau," ujar Dewi.
Java Jazz 2025 akan menghadirkan sejumlah musisi ternama dari dalam dan luar negeri. Salah satunya, Maliq & D’Essentials dengan lagu "Terang Kala Pelita" turut menjadi bagian dari musik inflight Pelita Air.
Baca Juga: Klaten Etno Jazz Sawah, Lestari Kedaulatan Air dan Pangan lewat Musik
Selain menghadirkan hiburan, kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat hubungan antara sektor musik dan penerbangan nasional. Dewi menilai, sinergi ini bisa menciptakan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.
"Kolaborasi ini bukan hanya soal transportasi, tapi juga tentang mempertemukan dua sektor yang sama-sama mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia," tambah Dewi.
Sebagai bagian dari pembangunan identitas budaya dan ekonomi nasional, Java Jazz dan Pelita Air berkomitmen untuk terus mendukung pop culture Indonesia melalui kerja sama strategis.
"Kami melihat ini sebagai langkah awal menuju kolaborasi jangka panjang yang lebih luas dan berdampak," tutup Dewi.
(nng)
Lihat Juga :