BRICS dan Asia Lepas Aset AS Rp122.000 Triliun, Ancaman Besar bagi Amerika
Senin, 02 Juni 2025 - 07:46 WIB
loading...
A
A
A
"Kita berada dalam tatanan dunia yang sedang berubah, dan saya tidak yakin kita akan kembali ke situasi sebelumnya," ujar Virginie Maisonneuve, Chief Investment Officer di Allianz Global Investors dikutip dari Watcher Guru, Senin (1/6).
Dia menambahkan, transformasi ini merupakan evolusi dari tatanan dunia pasca-Perang Dunia II, didorong oleh kebangkitan China dalam bidang ekonomi dan teknologi yang menyaingi dominasi AS.
Data terbaru dari Dealogic menunjukkan, penerbitan obligasi berbasis dolar AS oleh negara-negara asing mengalami penurunan tajam, yakni sebesar 19 persen pada 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dalam lima bulan pertama 2025, terjadi penurunan investasi dalam obligasi dan Treasury AS senilai USD86,2 miliar. Sementara, investasi dalam aset berbasis mata uang lokal melonjak ke rekor tertinggi USD326 miliar angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga: AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir USS Nimitz ke Laut China Selatan, Ini Respons Marah China
Dia menambahkan, transformasi ini merupakan evolusi dari tatanan dunia pasca-Perang Dunia II, didorong oleh kebangkitan China dalam bidang ekonomi dan teknologi yang menyaingi dominasi AS.
Penerbitan Obligasi Dolar AS Menurun
Data terbaru dari Dealogic menunjukkan, penerbitan obligasi berbasis dolar AS oleh negara-negara asing mengalami penurunan tajam, yakni sebesar 19 persen pada 2025 dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
Dalam lima bulan pertama 2025, terjadi penurunan investasi dalam obligasi dan Treasury AS senilai USD86,2 miliar. Sementara, investasi dalam aset berbasis mata uang lokal melonjak ke rekor tertinggi USD326 miliar angka tertinggi dalam lima tahun terakhir.
Baca Juga: AS Kerahkan Kapal Induk Nuklir USS Nimitz ke Laut China Selatan, Ini Respons Marah China
Lihat Juga :