Langkah BI Jaga Inflasi melalui GNPIP dan Kelompok Tani

Selasa, 03 Juni 2025 - 09:41 WIB
loading...
Langkah BI Jaga Inflasi...
Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) wilayah Balinusra 2025. (Foto: dok Bank Indonesia)
A A A
BALI - Bank Indonesia (BI), melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP), terus berupaya menekan inflasi daerah dengan menjaga stabilitas harga dan produksi pangan, khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Timur, serta Nusa Tenggara Barat (Balinusra). Hal ini diwujudkan melalui sinergi kebijakan dan program dengan pemerintah pusat dan daerah, serta pihak lainnya.

Berbagai upaya dilakukan untuk menekan inflasi dan menjaga stabilitas harga pangan. Antara lain seperti peningkatan produksi on-farm dan off-farm, produksi bibit unggul, optimalisasi lahan tidur, hingga penguatan kerja sama antardaerah untuk menunjang kebutuhan, sesuai komitmen 4K (keterjangkauan harga, ketersediaan pasokan, kelancaran distribusi, serta komunikasi yang efektif).

Deputi Gubernur Bank Indonesia, Aida S Budiman menegaskan, sinergi dan inovasi dalam payung Tim Pengendalian Inflasi Pusat dan Daerah (TPIP-TPID), terus dikembangkan di wilayah Balinusra hingga saat ini. Khususnya pada upaya GNPIP yang berfokus pada tujuan utama untuk menjaga inflasi harga pangan.

“Kami memastikan memberikan komitmen penuh untuk menjadi bagian dari pemerintah pusat dan pemerintah daerah, baik dalam inisiatif GNPIP maupun inisiatif lainnya dalam menjaga negeri,” ujarnya dalam pertemuan Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP) wilayah Balinusra 2025 yang berlangsung di Kantor Bank Indonesia, Denpasar, Bali, Jumat (23/5/2025).

Gubernur Bali I Wayan Koster, yang diwakilkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Bali Dewa Made Indra, menyampaikan bahwa meski tingkat inflasi tahunan terjaga, Bali masih bergantung terhadap pasokan beberapa komoditi dari luar. Oleh sebab itu, diperlukan kerja sama yang kuat antardaerah untuk menyokong stabilitas pangan.

“Bank Indonesia memberikan dukungan luar biasa bagi petani-petani kita, agar komiditi tetap tersedia dan harganya stabil. Alhamdulillah, inflasi di Bali dapat terjaga dan terkendali dengan baik,” tuturnya.

Dukung Petani Lokal Mandiri dan Berdaya Saing
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kurs Rupiah Ambruk ke...
Kurs Rupiah Ambruk ke Rp17.956 per Dolar AS, BI Angkat Suara
Rupiah Semakin Terpuruk...
Rupiah Semakin Terpuruk Dekati Rp17.900 per Dolar AS, BI Buka Suara
Ekonomi RI Punya Ketahanan...
Ekonomi RI Punya Ketahanan Nasional, Gubernur BI: Tuhan Cinta Sama Kita
BI Targetkan QRIS Terhubung...
BI Targetkan QRIS Terhubung ke India hingga Timor Leste Tahun Ini
Jaga Rupiah, BI Perketat...
Jaga Rupiah, BI Perketat Aturan Transaksi Valas per Juni 2026
Tok! BI Menaikkan Suku...
Tok! BI Menaikkan Suku Bunga Acuan ke Level 5,25%, Mampukah Selamatkan Rupiah?
Sinergi Pemprov DKI...
Sinergi Pemprov DKI dan BI, Inflasi Jakarta Melandai pada Mei
Dilema Bank Indonesia:...
Dilema Bank Indonesia: Menjaga Rupiah demi Menjaga Masa Depan Ekonomi
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rupiah dan Pasar Distrust?
Rekomendasi
Kronologi Wamen Imipas...
Kronologi Wamen Imipas Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
KPK Tahan Wamen Imipas...
KPK Tahan Wamen Imipas Silmy Karim dan Eks Plt Dirjen Imigrasi Saffar Godam
Betrand Sedih Lihat...
Betrand Sedih Lihat Ruben Onsu Dihina, Curhatnya Bikin Haru
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000 per Gram, Serok atau Jual?
PINDEX 2026 Dibuka,...
PINDEX 2026 Dibuka, Pertamina Patra Niaga Tampilkan Inovasi Engineering Energi Hilir
Rupiah Jebol Tembus...
Rupiah Jebol Tembus Rp18.000 per Dolar AS, Pelemahan Terburuk Sepanjang Sejarah
IHSG Rontok Lagi Hari...
IHSG Rontok Lagi Hari Ini, Tak Lama Pembukaan Anjlok 1,25% ke 5.866
IHSG Nyungsep, Purbaya...
IHSG Nyungsep, Purbaya Tuding Rumor Downgrade S&P Jadi Biang Kerok
Didimax Rayakan Ulang...
Didimax Rayakan Ulang Tahun ke-27, Kepala Bappebti Berikan Apresiasi
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved