Layanan Kargo Haji Pos Indonesia Catat Rekor Lebih 4.822 Koli
Selasa, 03 Juni 2025 - 13:12 WIB
loading...
PT Pos Indonesia (Persero) mencatatkan peningkatan volume kiriman oleh-oleh jemaah haji. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT Pos Indonesia (Persero) mencatat volume kiriman oleh-oleh jemaah haji mencapai 4.822 koli atau setara 86,35 ton hingga akhir Mei 2025. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan dibanding periode sama tahun sebelumnya.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun menjelaskan, layanan kargo haji menjadi solusi praktis bagi jemaah yang kerap kelebihan bagasi.
"Tradisi belanja oleh-oleh masih sangat kuat. Koper mereka seringkali tak cukup meski sudah mengurangi barang pribadi," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (3/6).
Baca Juga: 3 Fakta Pergantian Kain Kiswah Kakbah, dari Awal Musim Haji hingga Tradisi yang Mengakar
Untuk memastikan layanan optimal, Pos Indonesia mengerahkan 80 petugas khusus di Arab Saudi yang melayani pengambilan barang secara mobile di berbagai lokasi strategis seperti hotel dan pusat perbelanjaan di Makkah-Madinah. Barang-barang yang dikirim meliputi pakaian, sajadah, makanan khas Timur Tengah, hingga permadani.
Proses pengiriman dilakukan melalui International Processing Center (IPC) Jakarta Grha Pos. Sejak kiriman pertama 13 Mei, sebanyak 86 ton barang telah tiba di Indonesia dan langsung didistribusikan ke berbagai daerah terutama wilayah Indonesia Timur.
"Mayoritas kiriman berasal dari Madinah. Kami targetkan seluruh kiriman sampai dalam 21 hari," jelas Tonggo. Sistem distribusi yang terintegrasi memungkinkan keluarga jemaah menerima kiriman sebelum sang jemaah pulang ke tanah air.
Baca Juga: Kronologi 3 WNI Nekat Masuk Makkah lewat Gurun, Satu Meninggal Dunia
Layanan ini merupakan kelanjutan kesuksesan program serupa tahun 2024. Pos Indonesia melaporkan 98% kiriman tahun lalu sampai tepat waktu dengan kepuasan pelanggan mencapai 94% berdasarkan survei internal.
Direktur Bisnis Kurir dan Logistik Pos Indonesia Tonggo Marbun menjelaskan, layanan kargo haji menjadi solusi praktis bagi jemaah yang kerap kelebihan bagasi.
"Tradisi belanja oleh-oleh masih sangat kuat. Koper mereka seringkali tak cukup meski sudah mengurangi barang pribadi," ujar dia dalam keterangannya, Selasa (3/6).
Baca Juga: 3 Fakta Pergantian Kain Kiswah Kakbah, dari Awal Musim Haji hingga Tradisi yang Mengakar
Untuk memastikan layanan optimal, Pos Indonesia mengerahkan 80 petugas khusus di Arab Saudi yang melayani pengambilan barang secara mobile di berbagai lokasi strategis seperti hotel dan pusat perbelanjaan di Makkah-Madinah. Barang-barang yang dikirim meliputi pakaian, sajadah, makanan khas Timur Tengah, hingga permadani.
Proses pengiriman dilakukan melalui International Processing Center (IPC) Jakarta Grha Pos. Sejak kiriman pertama 13 Mei, sebanyak 86 ton barang telah tiba di Indonesia dan langsung didistribusikan ke berbagai daerah terutama wilayah Indonesia Timur.
"Mayoritas kiriman berasal dari Madinah. Kami targetkan seluruh kiriman sampai dalam 21 hari," jelas Tonggo. Sistem distribusi yang terintegrasi memungkinkan keluarga jemaah menerima kiriman sebelum sang jemaah pulang ke tanah air.
Baca Juga: Kronologi 3 WNI Nekat Masuk Makkah lewat Gurun, Satu Meninggal Dunia
Layanan ini merupakan kelanjutan kesuksesan program serupa tahun 2024. Pos Indonesia melaporkan 98% kiriman tahun lalu sampai tepat waktu dengan kepuasan pelanggan mencapai 94% berdasarkan survei internal.
(nng)
Lihat Juga :