Peran Baru Lokananta di Era Modern, Mendorong Ekonomi Kreatif Lewat Nada

Rabu, 04 Juni 2025 - 22:59 WIB
loading...
Peran Baru Lokananta...
Lokananta tak hanya kembali hidup sebagai simbol warisan budaya, tetapi menjadi ruang kolaborasi lintas industri yang memberdayakan talenta lokal dan menciptakan nilai ekonomi baru bagi indonesia. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Lokananta , studio rekaman legendaris milik bangsa, kini menjelma menjadi pusat kreativitas baru yang berperan aktif dalam menggerakan roda ekonomi kreatif nasional . Melalui proses revitalisasi yang diinisiasi oleh PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) sebagai bagian dari Holding BUMN Danareksa, Lokananta tak hanya kembali hidup sebagai simbol warisan budaya, tetapi menjadi ruang kolaborasi lintas industri yang memberdayakan talenta lokal dan menciptakan nilai ekonomi baru bagi indonesia.

Didirikan pada tahun 1956 di Solo, Lokananta adalah studio rekaman pertama di Indonesia sekaligus pabrik piringan hitam, CD, dan kaset milik negara yang legendaris dan telah merilis ribuan karya dari seniman besar musik indonesia. Kini, setelah dilakukan revitalisasi menyeluruh, Lokananta hadir dengan wajah baru: sebuah ekosistem kreatif yang menggabungkan seni, sejarah, budaya dan teknologi dalam satu ruang terpadu.

Baca Juga: 14 BUMN Sakit Mulai Pulih, Salah Satunya Studio Musik Pertama RI Lokananta

Revitalisasi & Optimalisasi Aset Lokananta ini mencakup modernisasi fasilitas rekaman, pembangunan creative & commercial hub, ruang pertunjukan, galeri, hingga area publik yang terbuka untuk komunitas seni dan pelaku ekonomi kreatif.

Transformasi ini memungkinkan Lokananta untuk tetap menjaga 57.525 kekayaan intelektual musik yang bersejarah, menjawab tantangan industri kreatif di era digital, sekaligus memperluas dampaknya terhadap perekonomian sekitar.

Revitalisasi Lokananta merupakan bagian dari komitmen PT Perusahaan Pengelola Aset (PPA) dalam mendukung transformasi aset negara yang memiliki nilai historis dan potensi ekonomi. Sebagai anggota dari Holding BUMN Danareksa, PPA mengambil peran penting dalam mendorong pemanfaatan aset-aset negara menjadi pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru, termasuk sektor ekonomi kreatif dan ekonomi kerakyatan yang kini menjadi visi dalam Asta Cita Presiden Republik Indonesia.

”Revitalisasi Lokananta adalah contoh nyata komitmen PPA dalam melakukan optimalisasi potensi aset negara yang selama ini kurang dimanfaatkan yang kemudian ditransformasikan menjadi engine of growth yang berdampak luas bagi masyarakat, khususnya generasi muda pelaku industri kreatif," ujar Direktur Investasi PPA, Ridha Farid Lesmana.

Salah satu program yang didukung oleh PPA dan Holding BUMN Danareksa yaitu Bintang Muda Lokananta yang merupakan program pencarian dan pengembangan musisi tetapi juga membangun ekosistem ekonomi kreatif berfokus pada pengembangan subsektor musik, telah berhasil menjaring 188 peserta dari berbagai genre.

Peran Baru Lokananta di Era Modern, Mendorong Ekonomi Kreatif Lewat Nada


Setelah melewati tahap kurasi yang cukup panjang, sebanyak 5 Musisi terpilih yaitu Man Osman (Solo), The Skit (Solo), Risti Panjali (Madiun), Korekayu (Yogyakarta) dan Sandstorm of Youth (Yogyakarta) berkesempatan untuk mengikuti rangkaian program mulai dari workshop, mentoring bersama musisi dan praktisi musik berpengalaman, serta proses rekaman di studio legendaris Lokananta hingga merilis karya mereka dalam Album Kompilasi Bintang Muda Lokananta Vol.1

Sejak diluncurkan kembali pada bukan Juni tahun 2023, Lokananta telah menjadi tuan rumah bagi lebih dari 195 kegiatan ekonomi kreatif seperti musik, pameran seni, pelatihan kreatif, hingga festival lokal. Kehadiran Lokananta juga membuka peluang ekonomi baru, seperti penciptaan lapangan kerja di sektor kreatif, kolaborasi UMKM lokal, hingga peningkatan kunjungan wisata budaya di Solo.

Tercatat lebih dari 600 ribu pengunjung telah mengunjungi lokananta sejak 2023 hingga saat ini. Data demografi pengunjung tahun 2024 menunjukan bahwa 87.4% berasal dari kelompok usia 20-35 tahun, menandakan daya tarik lokananta yang kuat di kalangan generasi muda.

Peran Baru Lokananta di Era Modern, Mendorong Ekonomi Kreatif Lewat Nada


Lokananta juga menjalin kemitraan strategis dengan pelaku industri musik, rumah produksi, dan platform digital termasuk pada penyelenggaraan program-program Lokananta seperti Festival Lokananta, Lokananta Gamelan Gigs dan Bintang Muda Lokananta untuk mendorong kegiatan ekonomi kreatif serta menumbuhkan talenta-talenta muda indonesia untuk bisa berkancah di nasional dan global.

Baca Juga: Ekosistem Musik, Lokananta Bekali 5 Finalis Bintang Muda Lokananta melalui Workshop hingga Rekaman

Ke depan, Holding BUMN Danareksa dan PPA berkomitmen untuk terus mendorong pengembangan Lokananta sebagai sentra preservasi dan promosi musik indonesia serta mencapai tujuan berkelanjutan dengan menciptakan pertumbuhan ekosistem ekonomi kreatif nasional.

"Dengan melibatkan lebih dari 80 tenaga kerja dan 15 tenant UMKM serta mampu menggerakan ekonomi sirkuler sebesar Rp22 miliar, Lokananta telah memberikan bukti nyata bahwa ekonomi kreatif bukan sekadar sektor alternatif, tetapi menjadi tulang punggung baru bagi pertumbuhan ekonomi Indonesia yang inklusif dan berkelanjutan," tutup Ridha.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otto Media Grup Kolaborasi...
Otto Media Grup Kolaborasi Sadewi Essential Care, Perkuat Integrasi Brand-Rantai Pasok
IPB dan Unpad Adu Inovasi...
IPB dan Unpad Adu Inovasi Berdayakan Ekonomi Kreatif Desa Wisata Gunung Padang
ASEAN-India Bazaar 2026...
ASEAN-India Bazaar 2026 Dorong Ekonomi Kreatif dan Peluang Bisnis Lintas Kawasan
Akad Massal KUR 1.000...
Akad Massal KUR 1.000 UMKM, BRI bersama Pemerintah Dorong Penguatan Ekonomi Kreatif di Bali
Sektor Ekraf Serap 27,4...
Sektor Ekraf Serap 27,4 Juta Pekerja, CapCut Dorong Digitalisasi Konten
Kemenko PM: Kasus Amsal...
Kemenko PM: Kasus Amsal Sitepu Ancaman bagi Inovasi Ekonomi Kreatif
Catat Ekspansi Signifikan,...
Catat Ekspansi Signifikan, Dyputu Studio Bekasi Jadi Subjek Penelitian Akademis
Usai Relaunching AMANAH,...
Usai Relaunching AMANAH, Hilirisasi dan Ekonomi Kreatif Jadi Motor Penguatan SDM Aceh
Kajari dan Kasipidsus...
Kajari dan Kasipidsus Karo Diklarifikasi Kejati Sumut terkait Kasus Amsal Sitepu
Rekomendasi
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Perjuangkan Hak Daerah,...
Perjuangkan Hak Daerah, Komisi XI DPR Upayakan TKD Tak Berkurang
Imam Shalat, Piala Dunia,...
Imam Shalat, Piala Dunia, dan Tempat Muktamar
Berita Terkini
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Gandeng Mitra Global,...
Gandeng Mitra Global, PT WCS Dorong Ekosistem Pertanian Berbasis Digital
Telkom Catat Pendapatan...
Telkom Catat Pendapatan Rp146,7 Triliun, DPR Minta Soliditas Dijaga
Kemenkop dan Rumah Energi...
Kemenkop dan Rumah Energi Dorong Koperasi Jadi Motor Transisi Energi
Plaza Seremoni IKN Karya...
Plaza Seremoni IKN Karya Brantas Abipraya Raih Penghargaan Lanskap Internasional MLAA 2026
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved