Arab Saudi Pangkas Harga Minyak Asia ke Level Terendah dalam 4 Tahun Terakhir

Kamis, 05 Juni 2025 - 07:29 WIB
loading...
A A A
Menurut sejumlah delegasi OPEC+, keputusan memangkas harga ini bertujuan untuk memperkuat disiplin produksi di antara anggota, terutama negara-negara yang kerap melampaui kuota, seperti Kazakhstan dan Irak. Langkah ini juga diharapkan dapat mempertahankan pangsa pasar Arab Saudi di Asia, pasar terbesar mereka.

Peningkatan produksi oleh OPEC+ dan penurunan harga jual resmi Arab Saudi terjadi di tengah tren harga minyak dunia yang melemah. Harga minyak global sempat turun lebih dari 10 persen dalam sepekan terakhir, dipicu kekhawatiran perlambatan ekonomi global dan melimpahnya pasokan.

Penurunan harga minyak mentah Saudi ini juga menjadi acuan bagi produsen minyak utama lainnya di kawasan, seperti Iran, Kuwait, dan Irak. Harga minyak mentah Saudi berperan penting dalam menentukan harga sekitar 9 juta barel per hari minyak mentah yang diekspor ke Asia.

Selain itu, penurunan harga ini merupakan bulan kedua berturut-turut Aramco memangkas harga jual ke Asia. Sebelumnya, pada April, harga minyak mentah Saudi juga sudah mengalami penurunan signifikan.

Baca Juga: Minyak Mentah Rusia Mengalir Deras ke Negara BRICS
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Setelah 24 Tahun Vakum,...
Setelah 24 Tahun Vakum, Sumur LLA-5 PHE ONWJ Hasilkan Minyak 780 Barel per Hari
OPEC+ Sepakat Tambah...
OPEC+ Sepakat Tambah Produksi Mulai Agustus, Harga Minyak Drop Lebih 1%
Babak Baru Perang Energi:...
Babak Baru Perang Energi: OPEC+ Siap Banjiri Pasar Global, Siap-siap Harga Minyak Makin Ambles
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Pasokan Minyak Iran...
Pasokan Minyak Iran Kembali Banjiri Pasar Asia, Harga Minyak Dunia Anjlok 4%
Siap-siap Banjir Pasokan...
Siap-siap Banjir Pasokan Minyak Dunia, Morgan Stanley Koreksi Harga Brent di Angka USD75/Barel
Ini Pemicu Utama Serangan...
Ini Pemicu Utama Serangan AS ke Iran
Arab Saudi Kirim Delegasi...
Arab Saudi Kirim Delegasi ke Pemakaman Khamenei, Ini Alasannya!
9 Fakta Diplomasi Ayat...
9 Fakta Diplomasi Ayat Suci Al-Quran pada Pemakaman Khamenei, Kirim Sinyal Bedakan Siapa Sekutu dan Musuh
Rekomendasi
Membaca Penguatan Kelompok...
Membaca Penguatan Kelompok Rentan dalam Revisi UU HAM
Dilaporkan ke Kemenhaj...
Dilaporkan ke Kemenhaj Sulsel, JFT Siap Memberikan Keterangan dan Langkah Hukum
Kunci Konvensional Mulai...
Kunci Konvensional Mulai Ditinggalkan, Digital Lock Jadi Standar Baru Keamanan Rumah
Berita Terkini
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
S&P Dow Jones Ancam...
S&P Dow Jones Ancam Turunkan Status Pasar Saham Indonesia, BEI Buka Suara
Asabri Kolaborasi Beri...
Asabri Kolaborasi Beri Kemudahan Kepemilikan Kendaraan bagi Peserta
Superbank Gandeng OVO...
Superbank Gandeng OVO Perluas Akses Pembiayaan Digital Satu Aplikasi
Infografis
4 Kesepakatan Bersejarah...
4 Kesepakatan Bersejarah Amerika Serikat-Arab Saudi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved