Kehilangan Pasokan Logam Tanah Jarang China Bikin Produsen Mobil AS Kelabakan

Kamis, 05 Juni 2025 - 21:39 WIB
loading...
A A A
"Dalam kasus terparah, ini bisa memicu untuk pengurangan volume produksi atau bahkan penghentian jalur perakitan kendaraan," kata kelompok-kelompok tersebut.

CEO Alliance John Bozzella dan CEO MEMA, Bill Long mengatakan kepada Reuters pada hari Jumat, bahwa situasinya belum teratasi dan masih menjadi perhatian. Mereka menyampaikan rasa terima kasih atas keterlibatan pejabat tinggi dari pemerintahan Trump untuk mencegah gangguan pada produksi mobil di AS dan rantai pasokan.

Bozzella juga memberikan catatan, bahwa beberapa masalah di industri otomotif termasuk dalam agenda selama pembicaraan Menteri Keuangan Scott Bessent dan Perwakilan Dagang AS Jamieson Greer dengan rekan-rekan mereka dari China di Jenewa awal bulan ini.

Greer mengatakan kepada CNBC pada hari Jumat bahwa, China telah setuju untuk mengangkat pembatasan pada ekspor magnet tanah jarang ke perusahaan-perusahaan AS dan bergerak cukup cepat untuk memberikan akses kepada industri-industri kunci AS.

"Kami belum melihat aliran beberapa mineral kritis itu seperti yang seharusnya mereka lakukan."
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Daftar Negara dengan...
Daftar Negara dengan Cadangan Mineral Tanah Jarang Terbesar Dunia, Ada Tetangga Indonesia
MPMX Meningkatkan Pembagian...
MPMX Meningkatkan Pembagian Dividen Tunai di Tengah Kondisi Industri yang Menantang
Menuju Tujuh Dekade...
Menuju Tujuh Dekade Astra: Perkuat Fokus Strategis untuk Dorong Pertumbuhan Perusahaan
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Barat Kalah Berani?...
Barat Kalah Berani? Kapal-kapal Asia Siap Terobos Selat Hormuz Lebih Dulu
Raksasa Migas AS Tumbang?...
Raksasa Migas AS Tumbang? Rugi Miliaran Dolar Akibat Perang Iran, Produksi Anjlok!
Industri Otomotif Jerman...
Industri Otomotif Jerman Tambah Sekarat Akibat Perang Timur Tengah
Audi Nuvolari Supercar...
Audi Nuvolari Supercar Hybrid V8 dengan 987 HP, Penerus Spiritual R8
Bea Cukai Pangkal Pinang...
Bea Cukai Pangkal Pinang Sebut 15 Kontainer PMM Telah Memenuhi Syarat
Rekomendasi
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved