IIW Indonesia 2025 Tawarkan Teknologi Industri 5.0 dan Kolaborasi Global

Kamis, 05 Juni 2025 - 21:56 WIB
loading...
IIW Indonesia 2025 Tawarkan...
Diselenggarakan oleh Meorient Exhibition International, IIW Indonesia 2025 menghadirkan lebih dari 1.800 peserta pameran dari berbagai negara, mayoritas berasal dari China. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pameran industri berskala internasional, International Industrial Week (IIW) Indonesia 2025, resmi dibuka pada Rabu, 4 Juni 2025 di JIExpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Gelaran akbar ini akan berlangsung selama empat hari hingga 7 Juni 2025, dan menjadi salah satu agenda industri terbesar tahun ini di kawasan Asia Tenggara.

Diselenggarakan oleh Meorient Exhibition International, IIW Indonesia 2025 menghadirkan lebih dari 1.800 peserta pameran dari berbagai negara, mayoritas berasal dari China. Mereka membawa berbagai teknologi, inovasi, dan solusi terkini dari sektor manufaktur, logistik, pengemasan, hingga percetakan.

Baca Juga: Thailand Industrial Business Matching 2024 Buka Peluang Investasi dengan Indonesia

Sekitar 45.000 pembeli bisnis (trade buyers) dari dalam dan luar negeri juga dijadwalkan hadir, menandai potensi besar dalam transaksi dan kemitraan bisnis yang bisa tercipta selama acara berlangsung.

Teknologi Canggih dan Inovasi AI

Tahun ini, IIW Indonesia mengusung konsep pameran hibrida yang menggabungkan interaksi tatap muka dengan teknologi digital berbasis kecerdasan buatan (AI). Salah satu sorotan utama adalah penerapan sistem Smart Exhibition berbasis AI yang didukung oleh kacamata pintar canggih.

Kacamata ini mampu menerjemahkan percakapan dalam lebih dari 120 bahasa secara langsung, didukung fitur peredam kebisingan, terjemahan offline, hingga pencatatan otomatis selama pertemuan bisnis. Teknologi ini diharapkan dapat mengatasi hambatan bahasa serta memperlancar proses negosiasi antara peserta pameran dan pengunjung internasional.

Selain itu, pameran juga dilengkapi dengan Global Industrial Week Digital Showroom, menjadikannya sebagai pameran industri pertama di Indonesia yang memanfaatkan platform digital terintegrasi dalam skala besar.

Mendorong Transformasi Menuju Industri 5.0

COO Meorient Exhibition International, Binu menyatakan, bahwa IIW Indonesia 2025 menjadi pusat solusi industri global yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan dalam satu atap. “Pameran ini mencakup 14 kategori industri, mulai dari Peralatan Logistik & Penanganan Material, Mesin Pengemasan & Percetakan, hingga Peralatan Mesin & Pengolahan Logam,” jelasnya.

Lebih dari sekadar ajang pamer produk, IIW Indonesia juga menghadirkan forum bisnis, sesi business matching, seminar industri, serta demonstrasi teknologi secara langsung. Semua ini dirancang untuk mendukung penguatan rantai pasok nasional dan mempercepat transformasi industri menuju era Industri 5.0 yang lebih cerdas dan terintegrasi secara digital.

Kolaborasi Lintas Sektor dan Dukungan Pemerintah

Sejumlah tokoh penting turut hadir dalam pembukaan pameran, di antaranya Dr. Atong Soekirman dari Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dadang Asikin dari GAMMA, Hari Noegroho dari Indonesia Packaging Federation (IPF), serta Mahendra Rianto dari Asosiasi Logistik Indonesia (ALI).

Baca Juga: IIW 2021 Perkenalkan Beragam Inovasi Teknologi Elektronik dari Taiwan

Mahendra Rianto menekankan, pentingnya acara ini sebagai sarana pembelajaran dan kolaborasi global. “Ini adalah kesempatan berharga untuk melihat langsung bagaimana pelaku industri internasional, khususnya dari Tiongkok, mengembangkan teknologi dan menata rantai pasok global,” ujar Mahendra kepada media.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hasil Seleksi Pelatihan...
Hasil Seleksi Pelatihan Vokasi Batch 2 Diumumkan 18 Juni 2026, Begini Cara Aksesnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
Kenaikan Kurs Dolar...
Kenaikan Kurs Dolar dan Harga Energi Hantam Industri Galangan Kapal Nasional
Teknologi Fungisida...
Teknologi Fungisida Baru Syngenta Dukung Target Swasembada Beras
Rupiah Keok Lawan Dolar...
Rupiah Keok Lawan Dolar AS, Hari Ini Berakhir Sentuh Rp17.839
Ekonomi Singapura Melesat...
Ekonomi Singapura Melesat 6% Berkat Demam AI, Mengapa Masih Kirim Sinyal Bahaya?
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Rayakan Hari Jadi ke-30,...
Rayakan Hari Jadi ke-30, Lexar Padukan Visi Teknologi AI dan Sinergi Global
Workshop-Tools Mastery...
Workshop-Tools Mastery Class, Tingkatkan Penguasaan Tools AI dan Kemampuan Super Individual
Rekomendasi
5 Pangdam Lulusan Akmil...
5 Pangdam Lulusan Akmil 1997 Teman Satu Angkatan Danpaspampres Mayjen Edwin Adrian Sumantha
Demam Piala Dunia, Patung...
Demam Piala Dunia, Patung Ikonik Yesus Sang Penebus di Brasil Diselimuti Jersey Samba
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Berita Terkini
IHSG Dibuka Melemah...
IHSG Dibuka Melemah ke Level 5.873, Asing Net Sell Rp1,17 Triliun
Harga Minyak Dunia Hancur...
Harga Minyak Dunia Hancur Mendekati Level Normal! Kapan BBM RI Turun?
Tanda Tangani PKB 2026,...
Tanda Tangani PKB 2026, Menaker Titip 3 Agenda Strategis ke Jasa Raharja
Harga Bensin di AS Tetap...
Harga Bensin di AS Tetap Mahal meski Minyak Dunia Rontok, Trump Semprot Raksasa Energi
Status Pasar Modal RI...
Status Pasar Modal RI Tetap Emerging Market, Kekhawatiran Investor Hilang?
ONDA Bidik Kebutuhan...
ONDA Bidik Kebutuhan Renovasi Rumah dengan Sistem Terintegrasi
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved