AHY Bakal Tawarkan Proyek-proyek Infrastruktur Prioritas ke Danantara

Rabu, 11 Juni 2025 - 15:30 WIB
loading...
AHY Bakal Tawarkan Proyek-proyek...
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyatakan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan infrastruktur di Indonesia. Hal ini disampaikannya usai menghadiri International Conference on Infrastructure (ICI) di Jakarta Convention Center (JCC), Senayan, Rabu (11/6).

AHY menjelaskan, pembiayaan kreatif di luar APBN sangat diperlukan untuk mewujudkan proyek-proyek infrastruktur nasional. Kehadiran Danantara, diharapkan dapat membantu menutup kesenjangan pendanaan tersebut.

"Danantara memiliki peran yang sangat strategis, seperti yang divisikan Presiden Prabowo. Lembaga ini tidak hanya berfungsi sebagai pemegang saham BUMN, tetapi juga dapat berinvestasi langsung dalam proyek-proyek infrastruktur," ujar AHY.

Baca Juga: AHY Ungkap Arah Pembangunan Infrastruktur untuk Mengejar Pertumbuhan Ekonomi 8%

Pihaknya saat ini sedang menginventarisasi proyek-proyek infrastruktur prioritas yang akan ditawarkan kepada Danantara sebagai peluang investasi. "Kami akan menyusun prioritas proyek, mana yang harus didahulukan dan mana yang bisa ditunda, termasuk memperkirakan besaran pendanaan yang dibutuhkan," tambahnya.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan, kebutuhan pendanaan infrastruktur dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029 diproyeksikan mencapai Rp1.905,3 triliun. Namun, APBN hanya mampu menyediakan Rp1.152,19 triliun, sehingga masih terdapat kesenjangan pendanaan sebesar Rp753,11 triliun.

Untuk mengatasi hal ini, Kementerian PU mendorong pengembangan berbagai skema pembiayaan kreatif, seperti Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), blended finance, dan sekuritisasi aset. "Kita perlu membangun ekosistem pembiayaan yang inklusif, transparan, dan akuntabel untuk menarik minat investor," tegas Dody.

Danantara, yang mengkonsolidasikan lebih dari 800 BUMN, diharapkan dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam pendanaan infrastruktur. Dengan modal besar dan fleksibilitas investasi, lembaga ini berpotensi mengakselerasi proyek-proyek strategis yang selama ini terbentur masalah pendanaan.

AHY menekankan, kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dan sektor swasta menjadi kunci untuk menutup funding gap tersebut. "Kami akan memastikan proyek-proyek yang ditawarkan memiliki dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi dan pemerataan pembangunan," ujarnya.

Baca Juga: Garuda Minta Dana Tambahan Beli 15 Pesawat, Bos Danantara Buka Suara

Selain Danantara, pemerintah juga membuka peluang bagi investor swasta dan internasional untuk berpartisipasi dalam pembangunan infrastruktur. Berbagai insentif dan kemudahan perizinan terus disiapkan untuk menciptakan iklim investasi yang kondusif. Dengan pendekatan multidimensi ini, pemerintah berharap target pembangunan infrastruktur dalam RPJMN 2025-2029 dapat tercapai tanpa membebani APBN secara berlebihan.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indo Build Tech 2026,...
Indo Build Tech 2026, AMBPI Bawa Sejumlah Inovasi Baru
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Antipasi Lonjakan Pengguna,...
Antipasi Lonjakan Pengguna, Jasa Marga Intensifkan Preservasi Rutin Jalan Tol
Dongkrak Investasi Rp69,3...
Dongkrak Investasi Rp69,3 Triliun, BP Batam Buktikan Mampu Mandiri Tanpa APBN
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Obligasi Global Danantara...
Obligasi Global Danantara Laris Manis, Momentum Emas untuk Buy Indonesia
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Respons Permintaan Tinggi,...
Respons Permintaan Tinggi, Telkom Akselerasi Ekspansi Kapasitas NeutraDC Batam
Rekomendasi
Prabowo Ucapkan Selamat...
Prabowo Ucapkan Selamat Ulang Tahun Ke-65 untuk Jokowi
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
India Gempar, Seorang...
India Gempar, Seorang Ibu Diperkosa Beramai-ramai di Depan Anaknya
Berita Terkini
Bidik Pasar Renovasi...
Bidik Pasar Renovasi Rumah, SIG Perluas Jangkauan Beton Siap Pakai di Perkotaan
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, Harga Minyak Global Kembali Melonjak
Menkeu Purbaya di Nankai...
Menkeu Purbaya di Nankai University: Mesin Ekonomi Indonesia Melaju Kencang, Fiskal Sehat dan Tangguh
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved