4 Negara ASEAN yang Resmi Gabung BRICS, Ini Daftar Terbaru

Selasa, 17 Juni 2025 - 11:45 WIB
loading...
4 Negara ASEAN yang...
Empat negara ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, resmi bergabung menjadi anggota resmi BRICS menandai perluasan aliansi negara berkembang. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA -
Empat negara ASEAN, yakni Indonesia, Malaysia, Thailand, dan Vietnam, resmi bergabung menjadi anggota resmi BRICS menandai perluasan aliansi negara berkembang.

BRICS, yang awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, China, dan Afrika Selatan, kini telah berkembang menjadi blok yang secara kolektif menyumbang sekitar 28 persen dari ekonomi global. Selain empat negara ASEAN, mitra baru BRICS juga meliputi Aljazair, Belarus, Bolivia, Kuba, Kazakhstan, Nigeria, Turki, Uganda, dan Uzbekistan.

Status sebagai negara mitra BRICS memberikan kesempatan bagi keempat negara ASEAN untuk memperluas kerja sama ekonomi dan geopolitik dengan anggota BRICS tanpa memiliki hak suara penuh atau kewajiban berpartisipasi secara penuh dalam semua pertemuan BRICS.

"Bergabungnya Indonesia ke BRICS merupakan implementasi dari politik luar negeri yang bebas dan aktif," kata Menteri Luar Negeri Indonesia, Sugiono, dikutip pada Selasa (17/6).

Baca Juga: JP Morgan Prediksi Runtuhnya Dolar AS, Berapa Tahun Lagi?

Menteri Ekonomi Malaysia, Rafizi Ramli, mengatakan, bergabung dengan BRICS dapat membuka peluang diversifikasi pasar ekspor, memperkuat infrastruktur, serta meningkatkan posisi politik dan ekonomi di kancah global. Ia menegaskan bahwa keanggotaan ini tidak akan mengganggu hubungan dengan negara-negara Barat.

Sementara, Ekonom senior ASEAN di OCBC, Lavanya Venkateswaran, menilai potensi kerja sama di bidang pendidikan, pariwisata, dan investasi antara negara ASEAN dan anggota BRICS sangat besar, meskipun saat ini ekspor ke beberapa anggota BRICS, selain China masih relatif kecil.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Usai Perang dengan Iran,...
Usai Perang dengan Iran, Trump Janji Ekonomi AS Segera Bangkit
Pasokan Teluk Pulih,...
Pasokan Teluk Pulih, Harga Minyak Mentah Brent Turun ke Level Terendah dalam Empat Bulan
Janji Manis Investasi...
Janji Manis Investasi Rp5.323 Triliun di Balik Kesepakatan Damai AS-Iran
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
Rekomendasi
Iran Murka, Mehdi Taremi...
Iran Murka, Mehdi Taremi dan Asisten Pelatih Ditahan AS
Halte Transjakarta Tebet...
Halte Transjakarta Tebet Eco Park Tetap Beroperasi usai Ditabrak Truk
Gita Wirjawan: Integritas...
Gita Wirjawan: Integritas Harus Jadi Prioritas Memilih Pemimpin
Berita Terkini
Purbaya dan Kepala BGN...
Purbaya dan Kepala BGN Dijadwalkan Bertemu Hari Ini, Bedah Anggaran?
Bahlil: Saya Menteri...
Bahlil: Saya Menteri yang Tak Suka Impor, Karena Disitu Pasti Ada Rente!
Lebih dari 20.000 ATM...
Lebih dari 20.000 ATM Terhubung, Layanan Tarik Tunai Gratis Dorong Inklusi Keuangan Masyarakat
IHSG Sesi Siang Berbalik...
IHSG Sesi Siang Berbalik Meroket 2,69% Tembus Level 6.041
Tren Industri Olahraga...
Tren Industri Olahraga Jadi Peluang Bisnis Asuransi
Harga Emas Antam Stagnan...
Harga Emas Antam Stagnan di Posisi Rp2.655.000 per Gram, Saatnya Beli?
Infografis
Tanpa Italia, Ini Daftar...
Tanpa Italia, Ini Daftar Lengkap 48 Negara Kontestan Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved