Fleet Tanpa Asap, Misi PLN Icon Plus untuk Transportasi Masa Depan

Kamis, 19 Juni 2025 - 22:00 WIB
loading...
Fleet Tanpa Asap, Misi...
PLN Icon Plus menjawab tantangan ini melalui penyediaan Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam bentuk reguler, fast charging, maupun ultra-fast charging. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Transformasi transportasi menuju energi bersih kini bukan lagi sekedar wacana, melainkan sudah menjadi bagian dari strategi nyata banyak perusahaan untuk menekan emisi karbon dan meningkatkan efisiensi operasional.Seiring meningkatnya komitmen global untuk mencapai target net zero emission, adopsi kendaraan listrik ( Electric Vehicle/EV ) Kian dipilih sebagai solusi utama, khususnya dalam skala armada atau fleet transportasi.

Penggunaan kendaraan listrik dalam sistem transportasi perusahaan kini dianggap sebagai langkah strategis menuju keberlanjutan sekaligus efisiensi biaya jangka panjang. Salah satu tantangan utama dalam adopsi kendaraan listrik adalah ketersediaan infrastruktur pengisian yang andal, cepat, dan efisien.

PLN Icon Plus menjawab tantangan ini melalui penyediaan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) dalam bentuk reguler, fast charging, maupun ultra-fast charging. Setiap stasiun terintegrasi dengan sistem pemantauan cerdas yang memungkinkan pengguna untuk mengatur jadwal pengisian, memantau konsumsi daya, hingga mengoptimalkan penggunaan listrik berdasarkan kebutuhan operasional armada.

Baca Juga: PLN Icon Plus Dukung PLN Dalam Kehandalan Infrastruktur EV

Tidak hanya itu, PLN Icon Plus juga menyertakan teknologi energy management system (EMS) dalam solusi ini, yang memungkinkan perusahaan untuk mengelola beban listrik secara lebih efisien, terutama saat digunakan dalam skala besar. Dengan teknologi ini, pelaku industri transportasi dapat memantau performa energi kendaraan secara real time, meminimalkan pemborosan, dan merencanakan operasional berdasarkan data aktual.

Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi menegaskan, komitmen perusahaan dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik di Indonesia melalui ketersediaan energi bersih yang terjangkau, sebagai bagian dari upaya PLN Icon Plus dalam mendukung transformasi energi hijau di Tanah Air.

"PLN Icon Plus berkomitmen untuk mendukung transformasi energi hijau di Indonesia, termasuk mendukung perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Adopsi kendaraan listrik pada armada perusahaan bukan hanya tentang mengikuti tren, tetapi juga mencerminkan tanggung jawab terhadap lingkungan dan kesiapan menghadapi era industri berkelanjutan," ungkapnya.

Dengan dukungan infrastruktur digital dan energi bersih dari PLN Icon Plus, perusahaan dapat mengambil langkah konkret untuk mengurangi jejak karbon, menekan biaya bahan bakar, dan membangun citra sebagai entitas bisnis yang peduli terhadap masa depan bumi.

Ke depan, integrasi antara transportasi cerdas, pengisian daya cepat, dan manajemen energi digital akan menjadi tulang punggung keberhasilan fleet berbasis kendaraan listrik. PLN Icon Plus siap menjadi mitra utama dalam perjalanan ini, memastikan transisi menuju transportasi ramah lingkungan berjalan lancar, efisien, dan berdampak nyata.

Baca Juga: Komitmen PLN Icon Plus dalam Mewujudkan Eco Industrial Park

Dirut PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam pengembangan produk-produk teknologi informasi dan komunikasi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Monitoring Konsumsi...
Monitoring Konsumsi Listrik Kini Jadi Langkah Awal Efisiensi Energi
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Operasional Multi Lokasi...
Operasional Multi Lokasi Kini Bisa Dipantau dari Satu Dashboard
Tren Mobilitas Ramah...
Tren Mobilitas Ramah Lingkungan Meningkat, Pembiayaan Kendaraan Listrik MUF Melesat
EV dan SPKLU, Infrastruktur...
EV dan SPKLU, Infrastruktur Penting untuk Mendukung Mobilitas Rendah Emisi
INDEF GTI: Insentif...
INDEF GTI: Insentif Kendaraan Listrik Idealnya Dicabut Bertahap
Mendagri Perintahkan...
Mendagri Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
Kendaraan Listrik di...
Kendaraan Listrik di Jakarta Bebas Pajak, Pramono: Kami Serius Kurang Polusi
Rekomendasi
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Jaksa KPK Limpahkan...
Jaksa KPK Limpahkan Berkas Perkara Mantan Ketua PN Depok ke Pengadilan Bandung
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Berita Terkini
8 Bank Bangkrut Sepanjang...
8 Bank Bangkrut Sepanjang Januari-Juni 2026, Ini Daftarnya
Kantongi Pendanaan USD11,3...
Kantongi Pendanaan USD11,3 Juta, FLOQ Pacu Integrasi Teknologi Blockchain
Tanpa Kompensasi, Harga...
Tanpa Kompensasi, Harga Asli Pertamax Tembus Rp20.000 per Liter
Pacu Sektor Pariwisata,...
Pacu Sektor Pariwisata, TikTok GO Integrasikan Konten Kreator dengan Sistem Pemesanan Tiket
AHY Ungkap Ego Sektoral...
AHY Ungkap Ego Sektoral Jadi Hambatan Tata Kelola Kebandarudaraan
Danamon Gelar DIVE-Chapter...
Danamon Gelar DIVE-Chapter Youth, Kenalkan Perbankan ke Generasi Muda
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved