BRI Peduli Dukung UMKM Binaan Tembus Pasar Global Lewat Sertifikasi Halal
Jum'at, 20 Juni 2025 - 20:41 WIB
loading...
A
A
A
Rizky, pemilik usaha makanan ringan sebagai salah satu peserta program mengaku sangat mengapresiasi kebijakan dan terobosan dari BRI ini. “Program ini tidak hanya membantu kami memenuhi kewajiban sertifikasi, tetapi juga meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk kami. Terima kasih kepada BRI dan LPPOM MUI atas pendampingan yang luar biasa,”katanya
Sebaran peserta tahun ini mencerminkan keragaman UMKM Indonesia, mulai dari produk minuman, pangan siap saji, hingga makanan ringan. Program ini menyoroti potensi besar UMKM Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar halal global.
Program Sertifikasi Halal ini menjadi bagian dari visi BRI dalam mendukung Indonesia sebagai pusat produksi halal dunia. Sertifikasi halal tidak hanya menjadi jaminan kualitas, tetapi juga membuka peluang ekspor yang lebih luas, terutama dengan semakin tingginya permintaan produk halal di pasar global.
Proses sertifikasi tahun ini dimulai sejak Juni 2024, dengan tahapan pemilihan peserta, bimbingan teknis, audit on-site, hingga serah terima sertifikat. Di tengah perjalanan, sejumlah tantangan seperti kelengkapan dokumen hingga perbaikan hasil audit berhasil diatasi dengan pendampingan intensif dari tim BRI dan LPPOM MUI.
"Kami bangga dapat mendukung UMKM Indonesia dalam memenuhi standar halal. Program ini tidak hanya menjadi bentuk komitmen kami dalam memberdayakan nasabah, tetapi juga sebagai wujud kontribusi kami pada pembangunan ekonomi berkelanjutan," tambah Ganjar.
Sebaran peserta tahun ini mencerminkan keragaman UMKM Indonesia, mulai dari produk minuman, pangan siap saji, hingga makanan ringan. Program ini menyoroti potensi besar UMKM Indonesia dalam memenuhi kebutuhan pasar halal global.
Program Sertifikasi Halal ini menjadi bagian dari visi BRI dalam mendukung Indonesia sebagai pusat produksi halal dunia. Sertifikasi halal tidak hanya menjadi jaminan kualitas, tetapi juga membuka peluang ekspor yang lebih luas, terutama dengan semakin tingginya permintaan produk halal di pasar global.
Proses sertifikasi tahun ini dimulai sejak Juni 2024, dengan tahapan pemilihan peserta, bimbingan teknis, audit on-site, hingga serah terima sertifikat. Di tengah perjalanan, sejumlah tantangan seperti kelengkapan dokumen hingga perbaikan hasil audit berhasil diatasi dengan pendampingan intensif dari tim BRI dan LPPOM MUI.
"Kami bangga dapat mendukung UMKM Indonesia dalam memenuhi standar halal. Program ini tidak hanya menjadi bentuk komitmen kami dalam memberdayakan nasabah, tetapi juga sebagai wujud kontribusi kami pada pembangunan ekonomi berkelanjutan," tambah Ganjar.
Lihat Juga :