Menyongsong Lumbung Pangan Dunia lewat Pusat Inkubasi Petani Muda
Sabtu, 21 Juni 2025 - 21:36 WIB
loading...
A
A
A
Dalam kegiatan ini, menghadirkan berbagai tokoh penting dari lintas sektor, antara lain:
1. Juri Ardiantoro, S.Pd, M.Si. PhD. Wakil Menteri Sekretaris Negara RI, yang memberikan keynote speech mengenai arah kebijakan pemerintah dalam ketahanan pangan dan peran strategis generasi muda khususnya PMII dan KOPRI.
2. Dr. Drs. Yohan M.Si (Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI), yang membahas strategi kemenpora untuk petani muda dalam menyongsong ketahanan pangan nasional
3. Dr. Muhammad Amin S.Pi., M.Si (Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Kementerian Pertanian RI), yang memaparkan strategi pengembangan petani muda nasional yang modern dan berkelanjutan
4. Puspita Suryaningtyas (Sekretaris Bidang Pangan, SDA dan Lingkungan Hidup, BAPPENAS), Kebijakan pertanian dan pangan dalam RPJMN 2025-2029
5. Alfi Fusvita Cahya A. MD.IP, S.AB, M.A (Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia dan Direktur PT Indonesia Sejahtera) menyampaikan pengalaman praktis dalam meningkatkan nilai jual produk melalui ekspor impor.
6. Muhammad Miqdad Nizam Fahmi, S.Kom (Pranata Komputer Ahli Pratama, Direktorat Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi). Peran balai pelatihan vokasi dan produktifitas dalam mendukung akselerasi petani muda. Terdapat 21 BBPVP/BBPVP di Seluruh Indonesia yang dapat digunakan dan siap berkolaborasi melakukan pembinaan di Agrinext Center.
Sebagai bentuk konkret kolaborasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bibit secara simbolis oleh kementerian pertanian dan penyerahan paket pelatihan expor impor ooleh ISGRUP. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat akses pelatihan teknis dan vokasi bagi kader muda yang akan dibina di Agrinext Center dibawah pimpinan Khotijah.
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai lintas pegiat pertanian, antara lain Pengurus Besar PMII dan KOPRI, perwakilan PMII se-Jabodetabek, PISPI, organisasi mahasiswa pertanian, dan OKP Cipayung Plus. Talkshow interaktif dan sesi diskusi turut membuka ruang pertukaran ide dan pengalaman dalam mengembangkan inovasi pertanian berbasis generasi muda.
"Agrinext Center diharapkan menjadi katalisator dalam mengintegrasikan pemuda, khususnya kader KOPRI, ke dalam sektor pertanian nasional yang lebih dinamis, inklusif, dan berbasis teknologi," ungkapnya.
1. Juri Ardiantoro, S.Pd, M.Si. PhD. Wakil Menteri Sekretaris Negara RI, yang memberikan keynote speech mengenai arah kebijakan pemerintah dalam ketahanan pangan dan peran strategis generasi muda khususnya PMII dan KOPRI.
2. Dr. Drs. Yohan M.Si (Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Kemenpora RI), yang membahas strategi kemenpora untuk petani muda dalam menyongsong ketahanan pangan nasional
3. Dr. Muhammad Amin S.Pi., M.Si (Kepala Pusat Pendidikan Pertanian, Kementerian Pertanian RI), yang memaparkan strategi pengembangan petani muda nasional yang modern dan berkelanjutan
4. Puspita Suryaningtyas (Sekretaris Bidang Pangan, SDA dan Lingkungan Hidup, BAPPENAS), Kebijakan pertanian dan pangan dalam RPJMN 2025-2029
5. Alfi Fusvita Cahya A. MD.IP, S.AB, M.A (Dewan Pengurus Pusat Pemuda Tani Indonesia dan Direktur PT Indonesia Sejahtera) menyampaikan pengalaman praktis dalam meningkatkan nilai jual produk melalui ekspor impor.
6. Muhammad Miqdad Nizam Fahmi, S.Kom (Pranata Komputer Ahli Pratama, Direktorat Bina Kelembagaan Pelatihan Vokasi). Peran balai pelatihan vokasi dan produktifitas dalam mendukung akselerasi petani muda. Terdapat 21 BBPVP/BBPVP di Seluruh Indonesia yang dapat digunakan dan siap berkolaborasi melakukan pembinaan di Agrinext Center.
Sebagai bentuk konkret kolaborasi, kegiatan ini juga dirangkai dengan penyerahan bibit secara simbolis oleh kementerian pertanian dan penyerahan paket pelatihan expor impor ooleh ISGRUP. Kerja sama ini bertujuan untuk memperkuat akses pelatihan teknis dan vokasi bagi kader muda yang akan dibina di Agrinext Center dibawah pimpinan Khotijah.
Kegiatan ini dihadiri oleh peserta dari berbagai lintas pegiat pertanian, antara lain Pengurus Besar PMII dan KOPRI, perwakilan PMII se-Jabodetabek, PISPI, organisasi mahasiswa pertanian, dan OKP Cipayung Plus. Talkshow interaktif dan sesi diskusi turut membuka ruang pertukaran ide dan pengalaman dalam mengembangkan inovasi pertanian berbasis generasi muda.
"Agrinext Center diharapkan menjadi katalisator dalam mengintegrasikan pemuda, khususnya kader KOPRI, ke dalam sektor pertanian nasional yang lebih dinamis, inklusif, dan berbasis teknologi," ungkapnya.
Lihat Juga :