Membaca Skenario Penutupan Selat Hormuz, Apa Untung Ruginya buat Iran?

Senin, 23 Juni 2025 - 12:44 WIB
loading...
A A A
Skenario penutupan Selat Hormuz diyakini masih jauh untuk saat ini, ketika Israel tampaknya memusatkan sebagian besar serangannya jauh dari fasilitas bahan bakar minyak. Meski tidak terlepas dari dampak perang, namun gangguan minyak di Iran disebut sangat minim.

Sementara itu sempat muncul ketakutan, setelah satu serangan Israel menyasar kilang minyak di Teheran. Sebagai balasan Iran mempunyai opsi selain menutup selat, yakni dengan melayangkan serangan hingga penyitaan terhadap beberapa kapal komersial.

Para ahli mencatat bahwa Iran memiliki berbagai cara lain untuk mengganggu ekonomi dunia jika situasi militernya semakin terdesak.

Direktur program kebijakan luar negeri di Brookings Institution, Suzanne Maloney menerangkan, Iran bisa melakukan serangan teror skala kecil dan serangan siber di samping ancaman terhadap Selat Hormuz. Tetapi dia mencatat, bahwa semua opsi itu "semuanya melibatkan trade-off yang berisiko, terutama prospek memicu intervensi militer AS, yang ingin dihindari Teheran."

Raydan dari Washington Institute mengutarakan, kemungkinan lebih besar yang harus diperhatikan yakni "Iran dikenal karena pernah menyita kapal-kapal komersial di wilayah tersebut sebagai balasan atas tindakan AS ... jadi saya katakan penyitaan kapal adalah sesuatu yang perlu diperhatikan, dan Iran memiliki pengalaman dalam hal itu."

Serangan terhadap pelayaran juga dibahas dalam analisis terbaru Capital Economics yang menguraikan efek dari empat skenario potensial dalam beberapa minggu mendatang, mulai dari konflik singkat hingga perubahan rezim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prancis Naik Pitam!...
Prancis Naik Pitam! Siap Jegal Iran soal Tarif Tol di Selat Hormuz
Harga BBM Naik 37%,...
Harga BBM Naik 37%, Saatnya Percepat Adopsi Kendaraan Listrik
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Rekomendasi
Glory Harimas Sihombing...
Glory Harimas Sihombing Jadi Tersangka Baru Korupsi MBG
Unair Tembus Peringkat...
Unair Tembus Peringkat 276 Dunia di QS WUR 2027, Raih Posisi Ketiga Nasional
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Berita Terkini
Menkeu Purbaya: Panda...
Menkeu Purbaya: Panda Bond Indonesia Dapat Dukungan Penuh Bank Sentral China
Cetak Sejarah, Hanasui...
Cetak Sejarah, Hanasui Jadi Serum Indonesia Pertama yang Diekspor ke Jepang
Lanjutkan Dedolarisasi,...
Lanjutkan Dedolarisasi, China dan Indonesia Buang Dolar Rp229,6 Triliun dalam 4 Bulan
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
APKB Dorong Penyempurnaan...
APKB Dorong Penyempurnaan Regulasi Kawasan Berikat: Menjaga Daya Saing Industri dan Investasi
PLN EPI Tuntaskan Hot...
PLN EPI Tuntaskan Hot Tap WNTS-Pemping, Gas Natuna Siap Mengalir ke Dalam Negeri
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved