Kebutuhan Investasi Besar, MNC Energy Investment Putuskan Tak Bagi Dividen

Selasa, 24 Juni 2025 - 16:56 WIB
loading...
Kebutuhan Investasi...
PT MNC Energy Investment Tbk (IATA) memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa (24/6). FOTO/Aziz Indra
A A A
JAKARTA - PT MNC Energy Investment Tbk (IATA) memutuskan untuk tidak membagikan dividen pada Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar Selasa (24/6).

Presiden Direktur IATA, Suryo Eko Hadianto menyampaikan, alasan keputusan tersebut, yakni karena kebutuhan investasi perseroan yang tinggi.

"Tahun ini perusahaan sedang membutuhkan investasi yang cukup besar untuk membuka satu tambang, yaitu tambang Arthaco Prima Energi (APE)," ujar Suryo saat ditemui usai RUPST di iNews Tower Jakarta, Selasa (24/6).

Baca Juga: MNC Energy Investment Bersiap Garap Bisnis EBT

Dalam proyek tersebut, perseroan akan membangun jalan sepanjang 10-12 kilometer. Selain itu, perseroan juga akan membangun pelabuhan di tahun ini, yang nantinya memiliki kapasitas bongkar muat 15 juta ton per tahun.

"Jadi dana laba tahun lalu ini akan kita fokuskan untuk memperkuat pendanaan di pengembangan tambang tersebut, dan tahun ini kami yakinkan bahwa APE sudah bisa produksi," ujar Suryo.

Suryo menegaskan, tambang APE merupakan salah satu motor pertumbuhan perseroan di tahun ini. Beroperasinya APE disebut akan menopang target produksi perseroan yang sebesar 4,2 juta ton per tahun. "Saya punya keyakinan dan sangat yakin kita bisa capai, malah prediksi saya bisa lebih," tutur Suryo.

Baca Juga: Rights Issue Kantongi Restu OJK, IATA Target Himpun Dana Segar Rp1,27 Triliun

Di samping itu, IATA berencana untuk masuk dalam segmen bisnis energi baru dan terbarukan (EBT). Rencana tersebut bertujuan untuk mendorong bisnis berkelanjutan perseroan.

Suryo menjelaskan bahwa perseroan mempunyai potensi untuk menggarap bisnis pada segmen tersebut. Salah satunya, lahan bekas tambang di Kalimantan Timur seluas 800 hektare, di mana satu hektare bisa digarap menjadi PLTS dengan kapasitas 1 megawatt (MW).

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Indonesia-Belarus Bidik...
Indonesia-Belarus Bidik Peningkatan Perdagangan dan Investasi Bilateral
DEPO Tebar Dividen Rp10,2...
DEPO Tebar Dividen Rp10,2 Miliar, Fokus Perluas Ekspansi Bisnis
Bukan Utang, Purbaya...
Bukan Utang, Purbaya Tegaskan Pendanaan AIIB Rp303 Triliun Murni Investasi
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Emas Now Tawarkan Investasi...
Emas Now Tawarkan Investasi Logam Mulia Lebih Inklusif
Pertamina Cetak Laba...
Pertamina Cetak Laba Bersih Rp55,2 Triliun di 2025, Setor ke Negara Rp360 Triliun
BP Batam Kawal Investasi...
BP Batam Kawal Investasi 88 Triliun AI Data Centre guna Transformasi Digital
Bontang Lestari dan...
Bontang Lestari dan KIE Siap Jadi Magnet Baru Kaltim
Kaltim Tawarkan Industri...
Kaltim Tawarkan Industri Fatty Amine Rp1,88 Triliun di Bontang
Rekomendasi
Hakim Tolak JPU soal...
Hakim Tolak JPU soal Uang Pengganti Rp4,8 Triliun ke Nadiem, Rekomendasikan Jalur TPPU
Prabowo dan Lukashenko...
Prabowo dan Lukashenko Luncurkan Roadmap Bilateral Indonesia-Belarus 2026-2030
Pembangunan Flyover...
Pembangunan Flyover Latumenten Capai 55,2%, Ditargetkan Beroperasi 15 Desember 2026
Berita Terkini
ICDX dan Bursa Komoditas...
ICDX dan Bursa Komoditas Belarus Jalin Kerja Sama Perdagangan Internasional
EMAS Tembus Bursa Hong...
EMAS Tembus Bursa Hong Kong, Analis: Jadi Booster Citra Investasi Indonesia
Daud Joseph Mundur dari...
Daud Joseph Mundur dari Dirut PT Pos Indonesia usai Penggabungan BUMN Logistik
Kuota Terbatas! Strategi...
Kuota Terbatas! Strategi Manfaatkan BRI KPR Bunga Spesial 1,75% untuk Rumah Pertama Anda
Traveloka Gandeng Marriott...
Traveloka Gandeng Marriott International Perluas Akses Hotel di Asia Tenggara
Purbaya Beberkan Penyebab...
Purbaya Beberkan Penyebab Neraca Perdagangan Mei 2026 Defisit
Infografis
Jakarta Beri Diskon...
Jakarta Beri Diskon BPHTB 50 Persen bagi Pembeli Rumah Pertama
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved