Krakatau Posco Pacu Daya Saing Global Lewat Produk Baja Rendah Karbon
Rabu, 25 Juni 2025 - 21:37 WIB
loading...
Krakatau Posco memperkuat komitmen keberlanjutan dengan meraih sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Krakatau Posco, perusahaan patungan Indonesia-Korea, memperkuat komitmen keberlanjutan dengan meraih sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD) untuk dua produk unggulannya, yaitu Steel Plate dan Hot Rolled Coil (HRC). Sertifikasi ini menegaskan posisi perusahaan sebagai pelaku industri baja yang bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Direktur Technology and Business Development Krakatau Posco, Alhadis Syamsuddin, mengatakan bahwa sertifikasi EPD bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan bagian dari upaya membangun industri baja berkelanjutan. "Ini adalah langkah nyata dalam mengintegrasikan prinsip triple bottom line: People, Planet, dan Profit," ujar dia dalam pernyataannya, Rabu (25/6).
Baca Juga: Cegah Banjir Produk Impor, Asosiasi Baja RI Minta Pemerintah Perbaiki Regulasi
EPD merupakan pengakuan internasional yang menunjukkan transparansi dampak lingkungan suatu produk berdasarkan analisis siklus hidup (Life Cycle Assessment/LCA). Proses tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari pengadaan bahan baku, produksi, hingga daur ulang. Krakatau Posco mengikuti standar ISO 14040:2006, ISO 14044:2006, dan EN 15804:2012+A2:2019/AC2021.
Krakatau Posco melalui sertifikasi ini, memberikan data kuantitatif terkait jejak karbon produknya, memungkinkan konsumen membuat keputusan lebih berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) Uni Eropa yang akan berlaku penuh pada 2026.
CBAM mewajibkan pelaporan emisi karbon untuk produk impor, termasuk baja, guna mencegah carbon leakage dan mendorong produksi rendah emisi. "EPD menjadi strategi kami memenuhi ketentuan CBAM sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global," jelas Alhadis.
Baca Juga: KPK Panggil Dirut PT Pintu Kemana Saja terkait Kasus Korupsi di ASDP
Perolehan sertifikasi ini memperkuat reputasi Krakatau Posco sebagai produsen baja berkualitas tinggi yang mengutamakan aspek lingkungan. Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas inovasi produk ramah lingkungan, mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.
"Industri berat bisa bertransformasi menjadi lebih transparan dan berkelanjutan. Langkah Krakatau Posco ini diharapkan memacu industri nasional untuk lebih serius mengadopsi praktik hijau di tengah tantangan global," ujar Alhadis.
Direktur Technology and Business Development Krakatau Posco, Alhadis Syamsuddin, mengatakan bahwa sertifikasi EPD bukan sekadar memenuhi regulasi, melainkan bagian dari upaya membangun industri baja berkelanjutan. "Ini adalah langkah nyata dalam mengintegrasikan prinsip triple bottom line: People, Planet, dan Profit," ujar dia dalam pernyataannya, Rabu (25/6).
Baca Juga: Cegah Banjir Produk Impor, Asosiasi Baja RI Minta Pemerintah Perbaiki Regulasi
EPD merupakan pengakuan internasional yang menunjukkan transparansi dampak lingkungan suatu produk berdasarkan analisis siklus hidup (Life Cycle Assessment/LCA). Proses tersebut mencakup seluruh tahapan, mulai dari pengadaan bahan baku, produksi, hingga daur ulang. Krakatau Posco mengikuti standar ISO 14040:2006, ISO 14044:2006, dan EN 15804:2012+A2:2019/AC2021.
Krakatau Posco melalui sertifikasi ini, memberikan data kuantitatif terkait jejak karbon produknya, memungkinkan konsumen membuat keputusan lebih berkelanjutan. Langkah tersebut sejalan dengan kebijakan Carbon Border Adjustment Mechanism (CBAM) Uni Eropa yang akan berlaku penuh pada 2026.
CBAM mewajibkan pelaporan emisi karbon untuk produk impor, termasuk baja, guna mencegah carbon leakage dan mendorong produksi rendah emisi. "EPD menjadi strategi kami memenuhi ketentuan CBAM sekaligus meningkatkan daya saing di pasar global," jelas Alhadis.
Baca Juga: KPK Panggil Dirut PT Pintu Kemana Saja terkait Kasus Korupsi di ASDP
Perolehan sertifikasi ini memperkuat reputasi Krakatau Posco sebagai produsen baja berkualitas tinggi yang mengutamakan aspek lingkungan. Ke depan, perusahaan berkomitmen memperluas inovasi produk ramah lingkungan, mendukung transisi menuju ekonomi rendah karbon.
"Industri berat bisa bertransformasi menjadi lebih transparan dan berkelanjutan. Langkah Krakatau Posco ini diharapkan memacu industri nasional untuk lebih serius mengadopsi praktik hijau di tengah tantangan global," ujar Alhadis.
(nng)
Lihat Juga :