Pertamina Dukung UMKM Jelajahi Pasar Internasional lewat UMK Academy
Jum'at, 27 Juni 2025 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Mengambil tema "Beri Energi Baru Menuju UMK Maju", kick off Pertamina UMK Academy 2025 Skala Regional digelar pada 14-21 Mei 2025 di delapan kota di Indonesia. Vice President Corporate Social Responsibility and Small Medium Enterprise Partnership Program Pertamina Rudi Arifianto mengatakan, tahun ini ada 1.490 pelaku usaha yang lolos seleksi UMK Academy.
Para peserta akan mengikuti pelatihan dan pendampingan di tingkat regional. Peserta terbaik di setiap wilayah akan melaju ke tingkat nasional dan mendapatkan pembinaan lewat kurikulum seperti Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Setiap kurikulum disisipi konsep Go Green untuk membentuk pelaku usaha yang peduli lingkungan.
"Tahun ini kami menyiapkan sistem pembelajaran digital, yaitu Platform UMK Academy, untuk meningkatkan keterampilan bisnis melalui modul interaktif, video edukatif, asesmen, dan gamifikasi," kata Rudi.
UMK Academy 2025 juga menghadirkan format baru. Pelatihan akan difokuskan pada sektor tertentu seperti agribisnis, craft, fesyen, wastra, food and beverage, serta jewelry. Para peserta akan dihubungkan dengan rantai pasok lokal, nasional, dan internasional.
"Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya poin ketiga, yaitu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif," imbuh Rudi.
Para peserta akan mengikuti pelatihan dan pendampingan di tingkat regional. Peserta terbaik di setiap wilayah akan melaju ke tingkat nasional dan mendapatkan pembinaan lewat kurikulum seperti Go Modern, Go Digital, Go Online, dan Go Global. Setiap kurikulum disisipi konsep Go Green untuk membentuk pelaku usaha yang peduli lingkungan.
"Tahun ini kami menyiapkan sistem pembelajaran digital, yaitu Platform UMK Academy, untuk meningkatkan keterampilan bisnis melalui modul interaktif, video edukatif, asesmen, dan gamifikasi," kata Rudi.
UMK Academy 2025 juga menghadirkan format baru. Pelatihan akan difokuskan pada sektor tertentu seperti agribisnis, craft, fesyen, wastra, food and beverage, serta jewelry. Para peserta akan dihubungkan dengan rantai pasok lokal, nasional, dan internasional.
"Program ini sejalan dengan Asta Cita Pemerintah, khususnya poin ketiga, yaitu menciptakan lapangan kerja yang berkualitas, mendorong kewirausahaan, dan mengembangkan industri kreatif," imbuh Rudi.
Lihat Juga :