Berani Lawan Israel, Mengapa Ekonomi Iran Tetap Tangguh Meski Puluhan Tahun Diembargo AS?

Jum'at, 27 Juni 2025 - 15:57 WIB
loading...
Berani Lawan Israel,...
Di saat banyak negara kewalahan menghadapi tekanan ekonomi global, Iran justru menunjukkan ketangguhan luar biasa. FOTO/Shutterstock
A A A
JAKARTA - Di saat banyak negara kewalahan menghadapi tekanan ekonomi global, Iran justru menunjukkan ketangguhan luar biasa. Meski telah lebih dari empat dekade menghadapi sanksi ekonomi dari Amerika Serikat (AS) negara ini tetap berdiri tegak, bahkan saat harus menghadapi ketegangan militer dengan Israel. Ekonomi mereka tetap berjalan, pabrik tidak tutup, dan investasi asing justru mengalir deras.

Sanksi ekonomi yang dijatuhkan AS sejak 1979 memang telah memangkas sebagian besar akses Iran ke pasar global, terutama dalam ekspor minyak. Namun, Iran terus mencari celah. Penjualan minyak tetap berlangsung meski kerap dilakukan secara terselubung lewat kapal-kapal tanker yang mematikan sistem pelacak. China, India, dan negara-negara Teluk tetap menjadi pembeli utama.

Pemerintah Iran mendorong pertumbuhan industri dalam negeri dan memberlakukan substitusi impor. Hasilnya, berbagai sektor strategis seperti manufaktur dan pertanian tetap hidup. Kebijakan ini juga menopang ketahanan pangan dan menyerap tenaga kerja lokal dalam jumlah besar.

Letak geografis Iran yang mengapit Selat Hormuz, jalur penting perdagangan minyak global menjadi keunggulan tersendiri. Iran juga memiliki cadangan minyak dan gas terbesar kedua di dunia. Ini bukan sekadar sumber daya, tetapi juga alat tawar dalam geopolitik global.

Baca Juga: Investasi Asing Mengalir Deras ke Iran, Kantongi Rp163 Triliun di Kuartal I-2025
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Kapal Tanker Kembali...
Kapal Tanker Kembali Diserang di Selat Hormuz, Harga Minyak Langsung Terbang
Indonesia Negara Kaya...
Indonesia Negara Kaya Batu Bara, Mengapa Justru Impor dari AS?
Iran Gunakan Selat Hormuz...
Iran Gunakan Selat Hormuz Jegal Tekanan AS, Pasar Minyak Dunia Ketar-ketir
Siapa Zhang Zhidong?...
Siapa Zhang Zhidong? Warga China yang Dituduh sebagai Raja Fentanyl Meksiko
AS Ingin Ambil Alih...
AS Ingin Ambil Alih Selat Hormuz, Trump: Kita Akan Dapat Bayaran
Citra Satelit Ungkap...
Citra Satelit Ungkap Kerusakan Parah pada Pangkalan AS Akibat Serangan Iran
Rekomendasi
Menginap di Hotel Ini...
Menginap di Hotel Ini Dapat Bonus Spa hingga Merchandise Eksklusif
Syuriyah NU se-Lampung...
Syuriyah NU se-Lampung Minta Calon Ketum PBNU Tak Rangkap Jabatan
Pakar Militer Ungkap...
Pakar Militer Ungkap Pertarungan Sangat Sengit AS dan Iran untuk Berebut Selat Hormuz
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved