Rudal Iran Hancurkan Infrastruktur Israel, Kerugian Tembus Rp49 Triliun

Sabtu, 28 Juni 2025 - 19:30 WIB
loading...
Rudal Iran Hancurkan...
Israel menanggung kerugian finansial akibat serangan rudal balasan dari Iran. FOTO/iStock
A A A
JAKARTA - Rezim Israel menanggung kerugian finansial mencapai USD3 miliar atau setara Rp49 triliun akibat serangan rudal balasan dari Iran. Laporan Bloomberg, dikutip dari Mehr News, Sabtu (28/6), mengungkapkan, penilaian internal Israel mengakui kerusakan signifikan pada infrastruktur mereka.

Iran berhasil menembus sistem pertahanan Israel dalam serangan yang berlangsung hampir dua minggu. Gempuran rudal tersebut menyebabkan kehancuran besar di sejumlah fasilitas vital.

Baca Juga: Berani Lawan Israel, Mengapa Ekonomi Iran Tetap Tangguh Meski Puluhan Tahun Diembargo AS?

Eskalasi konflik dimulai ketika Israel melancarkan serangan agresif terhadap Iran pada 13 Juni lalu. Selama 12 hari, pasukan zionis menargetkan wilayah militer, nuklir, dan pemukiman sipil Iran. Amerika Serikat (AS) turut campur dengan melancarkan serangan militer ke tiga situs nuklir Iran di Natanz, Fordow, dan Isfahan pada 22 Juni. Langkah ini memicu respons keras dari Tehran.

Pasukan Dirgantara Korps Garda Revolusi Islam Iran membalas dengan meluncurkan 22 gelombang serangan rudal dalam Operasi Janji Sejati III. Serangan ini menghantam kota-kota di wilayah pendudukan Israel dan menimbulkan kerusakan masif.

Berdasarkan laporan, Israel kesulitan menahan serangan Iran yang intensif. Sistem pertahanan mereka, termasuk Iron Dome, tidak sepenuhnya mampu menangkal rudal-rudal balasan tersebut. Kerugian material Israel mencakup rusaknya infrastruktur militer, sipil, dan ekonomi.

Gencatan senjata yang berlaku sejak 24 Juni lalu berhasil menghentikan pertempuran. Namun, ketegangan antara kedua negara masih tinggi dan dikhawatirkan memicu konflik lebih luas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tantang Dominasi Dolar...
Tantang Dominasi Dolar AS, China Perluas Penggunaan Yuan secara Global
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Harga Minyak Dunia Anjlok,...
Harga Minyak Dunia Anjlok, Kapan Pertamax Ikut Turun?
AS-Iran Berdamai, Harga...
AS-Iran Berdamai, Harga Minyak Terjun Bebas ke Bawah USD80 per Barel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Rekomendasi
Miss Indonesia Audrey...
Miss Indonesia Audrey Bianca Ungkap Perjuangan Perdana Jalankan Proyek BWAP di Luar Jawa
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Berita Terkini
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Aden Indonesia Sinergi...
Aden Indonesia Sinergi Perkuat Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Routa
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Infografis
Rp603 Triliun Milik...
Rp603 Triliun Milik Amerika Serikat Habis Terbakar di Langit Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved