Surat Penangkapan Belum Dicabut, Putin Tak Hadiri KTT BRICS 2025 di Brasil
Minggu, 29 Juni 2025 - 13:53 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2023, jaksa agung dari lembaga yang berbasis di Den Haag, Karim Khan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk presiden Rusia, serta komisaris perlindungan anak Rusia, Maria Lvova-Belova, dengan tuduhan deportasi dan pemindahan anak-anak yang tidak sah selama konflik Ukraina.
Namun Moskow telah menolak tuduhan tersebut dengan mengutarakannya sebagai tindakan politik, dan menjelaskan bahwa mereka mengevakuasi anak-anak dari zona perang demi keamanan mereka sendiri.
"Moskow saat ini sedang dalam proses menyusun daftar anak-anak yang saat ini berada di Ukraina dan perlu disatukan kembali dengan keluarga mereka di Rusia," kata Lvova-Belova di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg minggu lalu.
Ia juga menerangkan, daftar tersebut akan disampaikan kepada tim negosiasi Kiev pada putaran berikutnya. Selain itu lima dari 339 anak yang diminta Kiev untuk dikembalikan ke Ukraina selama putaran negosiasi terakhir di Istanbul sedang dipersiapkan untuk kembali, kata Lvova-Belova.
Rusia tidak ikut dalam penandatanganan perjanjian pendirian ICC dan tidak mengakui yurisdiksinya. Sedangkan beberapa negara yang melakukannya termasuk AS, China, dan Israel.
Namun Moskow telah menolak tuduhan tersebut dengan mengutarakannya sebagai tindakan politik, dan menjelaskan bahwa mereka mengevakuasi anak-anak dari zona perang demi keamanan mereka sendiri.
"Moskow saat ini sedang dalam proses menyusun daftar anak-anak yang saat ini berada di Ukraina dan perlu disatukan kembali dengan keluarga mereka di Rusia," kata Lvova-Belova di sela-sela Forum Ekonomi Internasional St. Petersburg minggu lalu.
Ia juga menerangkan, daftar tersebut akan disampaikan kepada tim negosiasi Kiev pada putaran berikutnya. Selain itu lima dari 339 anak yang diminta Kiev untuk dikembalikan ke Ukraina selama putaran negosiasi terakhir di Istanbul sedang dipersiapkan untuk kembali, kata Lvova-Belova.
Rusia tidak ikut dalam penandatanganan perjanjian pendirian ICC dan tidak mengakui yurisdiksinya. Sedangkan beberapa negara yang melakukannya termasuk AS, China, dan Israel.
Lihat Juga :