KUR BRI Dukung UMKM Pemasok Program Makan Bergizi Gratis di Sumsel
Selasa, 01 Juli 2025 - 11:20 WIB
loading...
BRI mendukung pembiayaan KUR kepada UMKM yang menjadi mitra penyedia makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG). FOTO/BRI
A
A
A
KAYU AGUNG - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Salah satu wujud nyata adalah dukungan pembiayaan Kredit Usaha Rakyat (KUR) kepada UMKM yang menjadi mitra penyedia makanan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Maida Desy Amnah, pemilik katering "RKP" di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menjadi contoh keberhasilan program ini. Sejak mendirikan usaha kateringnya pada 2009, Maida telah tiga kali memanfaatkan fasilitas KUR dari BRI untuk memperluas kapasitas dan skala usahanya.
"Dana KUR kami gunakan untuk menambah kapasitas dan peralatan dapur, terutama pada pengajuan ketiga yang harus memenuhi standar pemerintah," ujar Maida dalam keterangan tertulis, Selasa (1/7).
Bantuan ini memungkinkan usaha katering berkembang pesat dan mampu memenuhi permintaan yang semakin besar. Keterlibatan RKP dalam program MBG bermula saat Maida mendaftar sebagai mitra penyedia makanan bergizi untuk sekolah-sekolah di wilayahnya. Setelah proses verifikasi oleh yayasan dan pemerintah provinsi, dapur RKP dinyatakan layak dan memenuhi standar kelayakan.
RKP kini dipercaya mengelola produksi dan distribusi ribuan porsi makanan bergizi setiap hari kerja ke enam sekolah dari jenjang TK hingga SMA dengan total penerima manfaat mencapai 3.028 siswa. Penyaluran makanan dilakukan secara rutin setiap hari kerja, dengan jadwal libur Sabtu dan Minggu.
Menurut Maida, kepastian permintaan dari pemerintah menjadi faktor utama keterlibatan usahanya dalam program ini. Hal ini memberikan kepastian pasar dan stabilitas produksi yang sangat dibutuhkan UMKM.
Lebih dari itu, dampak positif pembiayaan KUR BRI juga dirasakan dari sisi penyerapan tenaga kerja. RKP yang sebelumnya mempekerjakan 26 karyawan kini telah memperluas tenaga kerja menjadi 53 orang, semuanya warga sekitar yang direkrut untuk mendukung proses produksi dan distribusi.
Baca Juga: BRI dan UMKM Sinergi Majukan Ekonomi Lokal Lewat Program Makan Bergizi Gratis
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan dukungan pembiayaan seperti KUR merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan. "Program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tapi juga membuka perputaran ekonomi di tingkat akar rumput," kata dia.
BRI tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis yang mendampingi pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. "Kami berharap pemberdayaan ini mendorong peningkatan omzet, skala usaha, dan kesejahteraan masyarakat," tambah Hendy.
Baca Juga: Libur Panjang Tahun Baru Islam, BRI Andalkan BRImo dan 1,19 Juta AgenBRILink
Keberhasilan Maida dan RKP menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, BRI, dan pelaku UMKM dalam mendukung program sosial sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Model ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain untuk memperluas manfaatnya.
Melalui dukungan pembiayaan yang tepat dan pendampingan berkelanjutan, UMKM di Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang, membuka lapangan kerja, dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional.
Maida Desy Amnah, pemilik katering "RKP" di Kecamatan Kayu Agung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, menjadi contoh keberhasilan program ini. Sejak mendirikan usaha kateringnya pada 2009, Maida telah tiga kali memanfaatkan fasilitas KUR dari BRI untuk memperluas kapasitas dan skala usahanya.
"Dana KUR kami gunakan untuk menambah kapasitas dan peralatan dapur, terutama pada pengajuan ketiga yang harus memenuhi standar pemerintah," ujar Maida dalam keterangan tertulis, Selasa (1/7).
Bantuan ini memungkinkan usaha katering berkembang pesat dan mampu memenuhi permintaan yang semakin besar. Keterlibatan RKP dalam program MBG bermula saat Maida mendaftar sebagai mitra penyedia makanan bergizi untuk sekolah-sekolah di wilayahnya. Setelah proses verifikasi oleh yayasan dan pemerintah provinsi, dapur RKP dinyatakan layak dan memenuhi standar kelayakan.
RKP kini dipercaya mengelola produksi dan distribusi ribuan porsi makanan bergizi setiap hari kerja ke enam sekolah dari jenjang TK hingga SMA dengan total penerima manfaat mencapai 3.028 siswa. Penyaluran makanan dilakukan secara rutin setiap hari kerja, dengan jadwal libur Sabtu dan Minggu.
Menurut Maida, kepastian permintaan dari pemerintah menjadi faktor utama keterlibatan usahanya dalam program ini. Hal ini memberikan kepastian pasar dan stabilitas produksi yang sangat dibutuhkan UMKM.
Lebih dari itu, dampak positif pembiayaan KUR BRI juga dirasakan dari sisi penyerapan tenaga kerja. RKP yang sebelumnya mempekerjakan 26 karyawan kini telah memperluas tenaga kerja menjadi 53 orang, semuanya warga sekitar yang direkrut untuk mendukung proses produksi dan distribusi.
Baca Juga: BRI dan UMKM Sinergi Majukan Ekonomi Lokal Lewat Program Makan Bergizi Gratis
Corporate Secretary BRI, Agustya Hendy Bernadi, menegaskan dukungan pembiayaan seperti KUR merupakan bagian dari komitmen BRI dalam menciptakan dampak sosial berkelanjutan. "Program MBG bukan hanya soal pemenuhan gizi, tapi juga membuka perputaran ekonomi di tingkat akar rumput," kata dia.
BRI tidak hanya menyediakan akses pembiayaan, tetapi juga berperan sebagai mitra strategis yang mendampingi pelaku UMKM agar dapat tumbuh dan berkembang secara berkelanjutan. "Kami berharap pemberdayaan ini mendorong peningkatan omzet, skala usaha, dan kesejahteraan masyarakat," tambah Hendy.
Baca Juga: Libur Panjang Tahun Baru Islam, BRI Andalkan BRImo dan 1,19 Juta AgenBRILink
Keberhasilan Maida dan RKP menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah, BRI, dan pelaku UMKM dalam mendukung program sosial sekaligus memperkuat ekonomi lokal. Model ini diharapkan dapat direplikasi di daerah lain untuk memperluas manfaatnya.
Melalui dukungan pembiayaan yang tepat dan pendampingan berkelanjutan, UMKM di Indonesia memiliki peluang besar untuk berkembang, membuka lapangan kerja, dan berkontribusi nyata pada pertumbuhan ekonomi nasional.
(nng)
Lihat Juga :