BHIT Tambah Saham KPIG, Prospek MNC Tourism Semakin Menjanjikan
Kamis, 03 Juli 2025 - 11:03 WIB
loading...
MNC World Lido: Theme Park, Retail, Dining & Entertainment, Hotel. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Asia Holding Tbk (BHIT) resmi menambah kepemilikan saham secara signifikan di PT MNC Tourism Indonesia Tbk (KPIG). Langkah ini menunjukkan komitmen kuat BHIT terhadap transformasi strategis dan prospek jangka panjang KPIG.
Melalui transaksi terbaru BHIT membeli 4,62 miliar lembar saham KPIG dengan total kepemilikan BHIT di KPIG kini mencapai 25,47 miliar saham atau sekitar 26,11 persen dari total saham beredar. Penambahan saham ini menegaskan keyakinan BHIT terhadap fundamental KPIG yang semakin solid dan prospek bisnis yang menjanjikan.
Baca Juga: MNC Land Kantongi Pendapatan Rp1,77 Triliun, Siap Rebranding Jadi MNC Tourism
Direktur Utama BHIT sekaligus Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, menyatakan bahwa valuasi KPIG saat ini masih undervalued dengan Price to Book Value (PBV) sebesar 0,6 kali. Menurutnya, pasar belum mencerminkan nilai riil dari aset premium dan potensi bisnis KPIG.
"Dengan potensi kenaikan nilai dari revaluasi aset dan rebranding agresif, KPIG berada pada posisi ideal untuk tumbuh pesat dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham," ujar Hary dalam keterangan resmi, Kamis (3/7).
KPIG baru-baru ini melakukan rebranding menjadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk untuk memperkuat posisi dan citranya sebagai destinasi Tourism & Hospitality terbesar di Asia Tenggara. Rebranding ini diharapkan dapat mendongkrak daya saing dan menarik lebih banyak investor serta wisatawan.
Prospek cerah MNC Tourism didukung oleh portofolio aset strategis dan berkualitas tinggi. Salah satu aset unggulan adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City seluas 1.040 hektar di Lido, Bogor. KEK ini merupakan kawasan pariwisata terdekat dari Jakarta yang dikembangkan menjadi destinasi wisata terpadu kelas dunia.
Baca Juga: Dapat Restu Right Issue, MNC Tourism Indonesia Bidik Dana Rp975,5 Miliar
Sejumlah fasilitas yang sudah ada di KEK MNC Lido City, antara lain Trump International Golf Club Lido, Movieland, Lido Adventure Park, dan Lido Music & Arts Center (LMAC). Selain itu, terdapat Lido Lake Resort dan Hyatt Regency Lido Resort yang segera hadir. Pengembangan lebih lanjut mencakup taman hiburan, area retail, dining & entertainment (RD&E), serta resort residensial.
Selain KEK MNC Lido City, KPIG juga memiliki sejumlah aset penting di luar kawasan tersebut. Di antaranya adalah Park Hyatt Jakarta, The Westin Resort Nusa Dua Bali, dan Bali International Convention Centre (BICC). Selain itu, KPIG mengelola MNC Land Bali, lahan strategis seluas 104 hektar di Tanah Lot, Tabanan, Bali, dengan garis pantai sepanjang 1.300 meter.
Aset lainnya termasuk Oakwood Hotel di Surabaya serta berbagai pengembangan lain di sektor Tourism & Hospitality yang terus berjalan. Dengan penambahan saham ini, BHIT menegaskan optimisme terhadap pertumbuhan KPIG yang didukung oleh portofolio aset yang kuat dan strategi bisnis yang agresif. Investasi optimistis dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan memperkuat posisi MNC Tourism di pasar domestik maupun regional.
Melalui transaksi terbaru BHIT membeli 4,62 miliar lembar saham KPIG dengan total kepemilikan BHIT di KPIG kini mencapai 25,47 miliar saham atau sekitar 26,11 persen dari total saham beredar. Penambahan saham ini menegaskan keyakinan BHIT terhadap fundamental KPIG yang semakin solid dan prospek bisnis yang menjanjikan.
Baca Juga: MNC Land Kantongi Pendapatan Rp1,77 Triliun, Siap Rebranding Jadi MNC Tourism
Direktur Utama BHIT sekaligus Executive Chairman MNC Group, Hary Tanoesoedibjo, menyatakan bahwa valuasi KPIG saat ini masih undervalued dengan Price to Book Value (PBV) sebesar 0,6 kali. Menurutnya, pasar belum mencerminkan nilai riil dari aset premium dan potensi bisnis KPIG.
"Dengan potensi kenaikan nilai dari revaluasi aset dan rebranding agresif, KPIG berada pada posisi ideal untuk tumbuh pesat dan meningkatkan nilai bagi pemegang saham," ujar Hary dalam keterangan resmi, Kamis (3/7).
KPIG baru-baru ini melakukan rebranding menjadi PT MNC Tourism Indonesia Tbk untuk memperkuat posisi dan citranya sebagai destinasi Tourism & Hospitality terbesar di Asia Tenggara. Rebranding ini diharapkan dapat mendongkrak daya saing dan menarik lebih banyak investor serta wisatawan.
Prospek cerah MNC Tourism didukung oleh portofolio aset strategis dan berkualitas tinggi. Salah satu aset unggulan adalah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) MNC Lido City seluas 1.040 hektar di Lido, Bogor. KEK ini merupakan kawasan pariwisata terdekat dari Jakarta yang dikembangkan menjadi destinasi wisata terpadu kelas dunia.
Baca Juga: Dapat Restu Right Issue, MNC Tourism Indonesia Bidik Dana Rp975,5 Miliar
Sejumlah fasilitas yang sudah ada di KEK MNC Lido City, antara lain Trump International Golf Club Lido, Movieland, Lido Adventure Park, dan Lido Music & Arts Center (LMAC). Selain itu, terdapat Lido Lake Resort dan Hyatt Regency Lido Resort yang segera hadir. Pengembangan lebih lanjut mencakup taman hiburan, area retail, dining & entertainment (RD&E), serta resort residensial.
Selain KEK MNC Lido City, KPIG juga memiliki sejumlah aset penting di luar kawasan tersebut. Di antaranya adalah Park Hyatt Jakarta, The Westin Resort Nusa Dua Bali, dan Bali International Convention Centre (BICC). Selain itu, KPIG mengelola MNC Land Bali, lahan strategis seluas 104 hektar di Tanah Lot, Tabanan, Bali, dengan garis pantai sepanjang 1.300 meter.
Aset lainnya termasuk Oakwood Hotel di Surabaya serta berbagai pengembangan lain di sektor Tourism & Hospitality yang terus berjalan. Dengan penambahan saham ini, BHIT menegaskan optimisme terhadap pertumbuhan KPIG yang didukung oleh portofolio aset yang kuat dan strategi bisnis yang agresif. Investasi optimistis dapat memberikan nilai tambah bagi para pemegang saham dan memperkuat posisi MNC Tourism di pasar domestik maupun regional.
(nng)
Lihat Juga :