BBN Airlines Kantongi Sertifikasi IOSA, Modal Ekspansi ke Asia-Pasifik
Kamis, 03 Juli 2025 - 15:09 WIB
loading...
BBN Airlines Indonesia resmi meraih sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - BBN Airlines Indonesia resmi meraih sertifikasi IATA Operational Safety Audit (IOSA) standar keselamatan internasional yang dikeluarkan oleh International Air Transport Association (IATA). Sertifikasi ini menandai komitmen maskapai terhadap penerapan standar keselamatan dan operasional tertinggi di industri penerbangan.
Sertifikasi IOSA diperoleh setelah BBN Airlines Indonesia menjalani proses audit menyeluruh yang dilakukan auditor independen terakreditasi IATA. Audit mencakup berbagai aspek penting seperti operasi penerbangan, pemeliharaan pesawat, manajemen keselamatan dan keamanan, pelatihan awak, serta sistem kontrol organisasi.
Audit operasional tersebut diselesaikan pada April 2025. Keberhasilan ini menjadikan BBN Airlines Indonesia sebagai salah satu maskapai yang paling cepat memperoleh sertifikasi IOSA dalam sejarah penerbangan nasional.
"IOSA bukan hanya sekadar sertifikasi, tetapi merupakan bukti budaya keselamatan menyeluruh yang telah kami bangun," ujar Chairman BBN Airlines Indonesia, Martynas Grigas, dalam keterangan resmi, Kamis (3/7).
Baca Juga: Mengenal Maskapai Baru BBN Airlines, Siapa Pemiliknya hingga Rute Penerbangan
Menurut dia pencapaian ini juga memperkuat posisi BBN sebagai penyedia layanan ACMI (Aircraft, Crew, Maintenance, and Insurance) yang andal, khususnya bagi maskapai internasional yang membutuhkan solusi kapasitas tambahan yang aman dan fleksibel.
Manajer Keselamatan Penerbangan Avia Solutions Group, Ugne Maciejauskaite, menyebut keberhasilan ini sebagai cerminan standar keunggulan yang tinggi.
"BBN Airlines Indonesia mampu meraih IOSA dalam waktu tercepat, menunjukkan kesiapan dan kapabilitas luar biasa. Dukungan Avia Solutions Group yang memiliki pengalaman di enam benua menjadi fondasi penting dalam proses ini," ujar dia.
Sebagai anak perusahaan dari Avia Solutions Group, BBN Airlines Indonesia mengusung model bisnis ACMI untuk menyediakan layanan sewa pesawat lengkap dengan awak, pemeliharaan, dan asuransi kepada maskapai lain. Layanan ini dinilai semakin relevan seiring kebutuhan dinamis di industri penerbangan kawasan Asia-Pasifik.
Baca Juga: Garuda Indonesia Nyaris Ganti Seluruh Direksi, Wamildan Tsani Tetap Jadi Dirut
BBN Airlines Indonesia diyakini memiliki peluang lebih luas dalam menjalin kemitraan strategis dengan operator lain, baik di Indonesia maupun di luar negeri, terutama di pasar yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan pada 2025, yang mencakup peningkatan armada, kerja sama baru, dan penguatan posisi BBN di pasar layanan penerbangan charter dan reguler.
Sertifikasi IOSA diperoleh setelah BBN Airlines Indonesia menjalani proses audit menyeluruh yang dilakukan auditor independen terakreditasi IATA. Audit mencakup berbagai aspek penting seperti operasi penerbangan, pemeliharaan pesawat, manajemen keselamatan dan keamanan, pelatihan awak, serta sistem kontrol organisasi.
Audit operasional tersebut diselesaikan pada April 2025. Keberhasilan ini menjadikan BBN Airlines Indonesia sebagai salah satu maskapai yang paling cepat memperoleh sertifikasi IOSA dalam sejarah penerbangan nasional.
"IOSA bukan hanya sekadar sertifikasi, tetapi merupakan bukti budaya keselamatan menyeluruh yang telah kami bangun," ujar Chairman BBN Airlines Indonesia, Martynas Grigas, dalam keterangan resmi, Kamis (3/7).
Baca Juga: Mengenal Maskapai Baru BBN Airlines, Siapa Pemiliknya hingga Rute Penerbangan
Menurut dia pencapaian ini juga memperkuat posisi BBN sebagai penyedia layanan ACMI (Aircraft, Crew, Maintenance, and Insurance) yang andal, khususnya bagi maskapai internasional yang membutuhkan solusi kapasitas tambahan yang aman dan fleksibel.
Manajer Keselamatan Penerbangan Avia Solutions Group, Ugne Maciejauskaite, menyebut keberhasilan ini sebagai cerminan standar keunggulan yang tinggi.
"BBN Airlines Indonesia mampu meraih IOSA dalam waktu tercepat, menunjukkan kesiapan dan kapabilitas luar biasa. Dukungan Avia Solutions Group yang memiliki pengalaman di enam benua menjadi fondasi penting dalam proses ini," ujar dia.
Sebagai anak perusahaan dari Avia Solutions Group, BBN Airlines Indonesia mengusung model bisnis ACMI untuk menyediakan layanan sewa pesawat lengkap dengan awak, pemeliharaan, dan asuransi kepada maskapai lain. Layanan ini dinilai semakin relevan seiring kebutuhan dinamis di industri penerbangan kawasan Asia-Pasifik.
Baca Juga: Garuda Indonesia Nyaris Ganti Seluruh Direksi, Wamildan Tsani Tetap Jadi Dirut
BBN Airlines Indonesia diyakini memiliki peluang lebih luas dalam menjalin kemitraan strategis dengan operator lain, baik di Indonesia maupun di luar negeri, terutama di pasar yang menempatkan keselamatan sebagai prioritas utama.
Langkah ini juga menjadi bagian dari strategi ekspansi perusahaan pada 2025, yang mencakup peningkatan armada, kerja sama baru, dan penguatan posisi BBN di pasar layanan penerbangan charter dan reguler.
(nng)
Lihat Juga :