Komitmen Terapkan ESG, Pertamina Regional Indonesia Timur Raih 3 Penghargaan Internasional

Kamis, 03 Juli 2025 - 23:34 WIB
loading...
Komitmen Terapkan ESG,...
Tiga penghargaan internasional sekaligus diraih Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina di ajang Asia Responsible Enterprise Award (AREA) 2025. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Tiga penghargaan internasional sekaligus diraih Regional Indonesia Timur Subholding Upstream Pertamina di ajang Asia Responsible Enterprise Award (AREA) 2025 yang digelar di The Athenee Hotel a Luxury Collection, Bangkok, Thailand pada 27 Juni 2025. Penghargaan diberikan kepada perusahaan di Asia yang berhasil menerapkan nilai-nilai Environmental, Social, dan Governance (ESG) .

AREA 2025 yang diselenggarakan oleh Enterprise Asia ini mengangkat tema "A Necessary Shift to a Regenerative Economy" dan diikuti oleh 350 kandidat dari 19 negara Asia. Setelah melalui proses seleksi ketat mencakup audit, wawancara, serta penilaian berbasis relevansi, efektivitas, dampak, dan keberlanjutan, sebanyak 81 perusahaan dinyatakan sebagai pemenang, termasuk tiga entitas dari Regional Indonesia Timur, yakni PT Pertamina Hulu Energi West Madura Offshore ( PHE WMO ), PT Pertamina EP Donggi Matindok Field (Pertamina EP DMF), dan PT Pertamina EP Papua Field (Pertamina EP Papua).

Direktur Regional Indonesia Timur, Muhamad Arifin menyampaikan, rasa syukurnya atas pencapaian tersebut. "Sebagai perusahaan yang bergerak di sektor migas, kami berkomitmen untuk menerapkan ESG dalam setiap lini operasional, terutama pada aspek sosial dan pemberdayaan masyarakat. Penghargaan ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan," kata Muhammad Arifin dalam keterangannya, Kamis (3/7/2025).

Baca Juga: Terapkan ESG, Subholding Upstream Pertamina Boyong 12 Proper Emas

Senada dengan itu, Sr Manager Relations Regional Indonesia Timur, Sigit Dwi Aryono menekankan, keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama berbagai pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat sekitar. "Program CSR yang kami jalankan dirancang agar manfaatnya kembali kepada masyarakat secara langsung," ujarnya.

Dalam sambutannya, Vice Chairman of Enterprise Asia, Datuk William Ng menerangkan, pentingnya kontribusi aktif perusahaan dalam menciptakan keberlanjutan sosial dan lingkungan. Menurutnya, setiap perusahaan harus ikut membangun perekonomian yang inklusif sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan sekitar.

Beberapa program yang dilakukan adalah Eco-Edufarming. Program PHE WMO - Bangkalan, Jawa Timur ini menerapkan teknologi pertanian regeneratif untuk merehabilitasi lahan kering seluas 6,7 hektare di Desa Bandangdaja. Melalui pemanfaatan limbah ternak dan cocopeat, program ini tidak hanya meningkatkan hasil pertanian, tapi juga mendukung konservasi air. Inovasi sistem Machida untuk budidaya melon menghasilkan lebih dari 20 buah per pohon.

Baca Juga: Program Pembangunan Desa Subholding Upstream Pertamina Diapresiasi

Kemudian Pertamina EP DMF, Banggai Kepulauan, Sulawesi Tengah Kokolomboi Lestari melakukan inisiatif konservasi melibatkan masyarakat adat Togong Tanga dalam menjaga kelestarian hutan, memanfaatkan potensi madu hutan melalui teknologi pasteurisasi dan vakum pendingin, serta mengembangkan wisata edukasi berbasis lingkungan.

Sementara Pertamina EP Papua - Sorong, Papua Barat Daya melaksanakan program Mata Hati Malasigi. Program ini fokus pada pemberdayaan masyarakat adat Suku Moi yang rentan, program ini berhasil mendorong pengakuan hak pengelolaan hutan seluas 1.750 hektare melalui LPHK Belempe. Hutan tersebut merupakan habitat penting bagi keanekaragaman hayati Papua, termasuk lima spesies burung cenderawasih.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Pertamina Masuk Fortune...
Pertamina Masuk Fortune Southeast Asia 500, Cermin Kekuatan Ekonomi Nasional di Mata Dunia
Bukan Rp16.250, Harga...
Bukan Rp16.250, Harga Asli Pertamax Seharusnya Rp20.200 per Liter
Menkop: Warga Bisa Jual...
Menkop: Warga Bisa Jual Minyak Jelantah ke Kopdes Merah Putih
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Pangkas 79 Ton Emisi...
Pangkas 79 Ton Emisi per Tahun, Pertamina Perluas Penggunaan Energi Bersih di Kapal Tanker
Pertamina Mandalika...
Pertamina Mandalika Racing Series Putaran 2, Asah Potensi Pembalap Muda Indonesia
Pertamina Hulu Rokan...
Pertamina Hulu Rokan Buka Magang Kerja 2026 untuk Lulusan D3-S1, Cek Syaratnya
Pertamina Dikabarkan...
Pertamina Dikabarkan Melarang Mobil 1.400cc Diisi Pertalite, Ini Daftar Kendaraanya
Rekomendasi
Ronaldo Raja Gol Portugal...
Ronaldo Raja Gol Portugal di Piala Dunia
SPI Jadi yang Pertama...
SPI Jadi yang Pertama Beri Naskah Analisis RUU Advokat ke Pemerintah
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Berita Terkini
Damessa Perluas Layanan...
Damessa Perluas Layanan lewat Cabang Baru di Cileungsi
Membangun Revolusi Pembiayaan...
Membangun Revolusi Pembiayaan Sosial Nasional Tanpa Membebani APBN
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Kemenko PM Gelar Global...
Kemenko PM Gelar Global Talent Day, Buka Akses Kerja ke Jepang-Jerman
Selamatkan Petani, Peran...
Selamatkan Petani, Peran DSI dalam Tata Niaga Sawit Disebut Perlu Evaluasi Ulang
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Infografis
3 Negara yang Teguh...
3 Negara yang Teguh Tak Akui Taiwan, Salah Satunya Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved