Mengapa Paket Tarif 14 Negara Trump Sasar Indonesia dan Asia

Kamis, 10 Juli 2025 - 15:42 WIB
loading...
A A A
Korea Selatan juga menyatakan siap berkoordinasi erat dengan Washington dalam industri perkapalan untuk meraih hasil yang nyata dan saling menguntungkan. Sementara, Jepang, mitra strategis AS dan investor asing terbesar di negara tersebut menghadapi tarif serupa, khususnya pada sektor otomotif. Perdana

Menteri Shigeru Ishiba menyebut kebijakan tarif ini sungguh disesalkan dan menegaskan bahwa pemerintah Jepang tetap teguh membela kepentingan nasional menjelang pemilu majelis tinggi pada 20 Juli. Indonesia pun tak luput dari kebijakan ini.

Jakarta menghadapi tarif sebesar 32% dan sedang memperkuat langkah negosiasi dengan menawarkan peningkatan impor produk pertanian dan energi dari AS. Pemerintah juga telah menandatangani perjanjian impor minimal 1 juta ton gandum asal AS setiap tahun selama 5 tahun ke depan senilai USD1,25 miliar.

Negara-negara sekutu China seperti Kamboja, Myanmar, dan Laos turut menjadi sasaran tarif tinggi. Kamboja sebelumnya dikenai tarif 49%, yang kini diturunkan menjadi 36% setelah menyatakan itikad baik kepada Gedung Putih. Myanmar dan Laos, yang masing-masing menghadapi tarif 40%, juga terkena sorotan karena kedekatan rantai pasok mereka dengan industri China.

Thailand, yang diberi surat ancaman tarif sebesar 36%, menyampaikan komitmen untuk memperluas akses pasar bagi produk AS dan berencana mengurangi surplus perdagangannya hingga 70% dalam lima tahun ke depan. Thai Airways bahkan dikabarkan sedang mempertimbangkan pembelian 80 pesawat Boeing.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dulu Rakyatnya Ngungsi...
Dulu Rakyatnya Ngungsi ke RI, Kini Vietnam Naik Kelas Lampaui Indonesia
Cadangan Energi AS Ternyata...
Cadangan Energi AS Ternyata Keropos: Stok Minyak Dikuras Habis, Stok Terendah Sejak 1983!
Amran Klaim Teknologi...
Amran Klaim Teknologi Pertanian Papua Setara dengan Jepang dan AS
Vietnam dan Filipina...
Vietnam dan Filipina Bersaing Jadi Raja ASEAN, Mengapa Indonesia Tertinggal?
Krisis Keuangan, PBB...
Krisis Keuangan, PBB Terancam Bangkrut
Bank Dunia Naikkan Status...
Bank Dunia Naikkan Status Vietnam dan Filipina Jadi Negara Berpendapatan Menengah Atas, Indonesia Kalah
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Seruan Bunuh Trump Menggema...
Seruan 'Bunuh Trump' Menggema dalam Prosesi Pemakaman Ali Khamenei
Rekomendasi
Tak Cuma Jago Melukis!...
Tak Cuma Jago Melukis! RizkyAmom Sukses Padukan Seni Lukis, Ilustrasi, dan Clay Art Jadi Konten Edukatif
Ruben Onsu Janji Tak...
Ruben Onsu Janji Tak Batasi Sarwendah Bertemu Anak Jika Menang Gugatan Hak Asuh
Usai Putusan MK, Irman...
Usai Putusan MK, Irman Gusman: Saatnya Akhiri Debat Prosedural, Fokus pada Kualitas Demokrasi Daerah
Berita Terkini
Tunggu Penerbitan PP,...
Tunggu Penerbitan PP, Pemerintah Godok Aturan Enam KEK Baru
Di Bawah Naungan Danantara,...
Di Bawah Naungan Danantara, Pegadaian Siap Akselerasi Ekosistem Bank Emas ke Kancah Internasional
JPMorgan Peringatkan...
JPMorgan Peringatkan Risiko Baru MicroStrategy
BPJT dan Roatex Matangkan...
BPJT dan Roatex Matangkan Pra Uji Coba Sistem Tol Tanpa Setop
UU P2SK Momentum Penting...
UU P2SK Momentum Penting Perkuat Kedaulatan Ekosistem Kripto Indonesia
Tips MotionTrade: Strategi...
Tips MotionTrade: Strategi Trading Waran Terstruktur
Infografis
10 Universitas Terbaik...
10 Universitas Terbaik di Indonesia Versi THE Asia University Rankings 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved