Iran Desak Bank Pembangunan BRICS Lebih Mudah Menerima Anggota Baru

Kamis, 10 Juli 2025 - 21:20 WIB
loading...
A A A
Iran menyampaikan kekuatannya sebagai calon mitra strategis BRICS, termasuk kekayaan sumber daya alam, posisi geografis yang menguntungkan, serta tenaga kerja terampil. Selain itu, Iran juga menggarisbawahi pertumbuhan ekonomi yang positif selama beberapa kuartal terakhir, meskipun menghadapi tantangan berat akibat sanksi internasional.

Dikutip dari Watcher Guru, delegasi Iran menekankan pentingnya peran NDB dalam mendanai proyek-proyek infrastruktur dan pembangunan berkelanjutan. Sebab itu itu, Teheran menyerukan proses keanggotaan yang lebih terbuka dan efisien agar lebih banyak negara dapat mengakses fasilitas pembiayaan dari lembaga keuangan BRICS tersebut.

Teheran juga mengusulkan peningkatan penggunaan mata uang lokal dalam perdagangan antaranggota sebagai upaya mengurangi dominasi dolar AS. Langkah ini dinilai penting untuk meningkatkan kedaulatan finansial dan memperkuat stabilitas ekonomi kawasan.

Iran menyatakan komitmennya untuk berpartisipasi aktif dalam pencapaian tujuan-tujuan BRICS, termasuk memperluas sistem pembayaran lintas batas yang aman dan efisien di antara negara anggota, serta mendukung upaya transisi menuju ekonomi hijau dan berketahanan.

Baca Juga: Diplomasi atau Bom? Pilihan Strategi untuk Masa Depan Iran
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Trump Murka, AS akan...
Trump Murka, AS akan Serang Iran dengan Sangat Keras Malam Ini
Rekomendasi
Shakira Guncang Pembukaan...
Shakira Guncang Pembukaan Piala Dunia 2026, Azteca Bergemuruh
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
Berita Terkini
Bahlil Ungkap Penyebab...
Bahlil Ungkap Penyebab Pemadaman Listrik di Sejumlah Daerah, Janji Pulih Cepat
Indodax Diapresiasi...
Indodax Diapresiasi Atas Edukasi dan Pengembangan Pasar Aset Kripto
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250, Bos Pertamina: Telah Mempertimbangkan Daya Beli Masyarakat
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Infografis
Pemerintah Baru Suriah...
Pemerintah Baru Suriah Bakal Tuntut Iran Rp4.870 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved