Bersiap Hadapi Era Digital, KADIN Komdigi Gelar Digital Defence Bahas Ancaman Siber dan Kejahatan Berbasis AI
Selasa, 15 Juli 2025 - 16:52 WIB
loading...
A
A
A
2. Perkembangan Teknologi AI: AI berkembang pesat, dari sekadar automasi kini menjadi agen pembelajaran adaptif, termasuk dalam rekayasa sosial dan eksploitasi sistem.
3. AI dalam Cybercrime: Studi kasus nyata tentang penggunaan deepfake untuk penipuan keuangan dan bypass sistem e-KYC.
4. AI untuk Cyber Defense: Pemanfaatan AI dalam deteksi anomali, klasifikasi insiden, dan pengambilan keputusan otomatis pada operasional keamanan siber.
5. Rekomendasi Strategis untuk Perusahaan di Indonesia: Langkah-langkah praktis membangun keamanan siber, seperti investasi pada teknologi defensive berbasis AI, peningkatan kesadaran dan pelatihan karyawan, dan penguatan kontrol dalam pelindungan data pribadi sesuai mandat dari UU Pelindungan Data Pribadi.
“AI menciptakan medan tempur baru dalam keamanan siber. Perusahaan harus mengubah paradigma: dari sekadar reaktif, menjadi proaktif dan prediktif,” kata Eryk, yang juga dikenal aktif mendorong tata kelola AI di tingkat nasional dan internasional.
3. AI dalam Cybercrime: Studi kasus nyata tentang penggunaan deepfake untuk penipuan keuangan dan bypass sistem e-KYC.
4. AI untuk Cyber Defense: Pemanfaatan AI dalam deteksi anomali, klasifikasi insiden, dan pengambilan keputusan otomatis pada operasional keamanan siber.
5. Rekomendasi Strategis untuk Perusahaan di Indonesia: Langkah-langkah praktis membangun keamanan siber, seperti investasi pada teknologi defensive berbasis AI, peningkatan kesadaran dan pelatihan karyawan, dan penguatan kontrol dalam pelindungan data pribadi sesuai mandat dari UU Pelindungan Data Pribadi.
“AI menciptakan medan tempur baru dalam keamanan siber. Perusahaan harus mengubah paradigma: dari sekadar reaktif, menjadi proaktif dan prediktif,” kata Eryk, yang juga dikenal aktif mendorong tata kelola AI di tingkat nasional dan internasional.
Lihat Juga :