Tarif AS 19% Rugikan Posisi Indonesia, Ini Alasannya
Rabu, 16 Juli 2025 - 14:23 WIB
loading...
A
A
A
"Memang harga mie instan dan roti mungkin akan turun, tetapi dampaknya terasa pada produsen lokal. Petani dan pelaku industri pangan dalam negeri bisa tertekan," jelasnya.
Baca Juga: Trump Ogah Bayar Utang AS Rp594.000 Triliun, Negara-negara Ini Paling Dirugikan
Menurut Bhima, kebijakan ini justru dapat memicu ketergantungan baru pada bahan baku pangan dan energi dari luar negeri terutama dari Amerika Serikat, yang bertentangan dengan semangat kemandirian ekonomi. Sebagai solusi, Bima mendorong pemerintah untuk segera mempercepat diversifikasi pasar ekspor, khususnya ke Eropa dan kawasan ASEAN.
Ia menilai momentum perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat dimanfaatkan secara strategis. "Pemerintah sebaiknya segera membuka akses pasar ke Eropa pasca IEU-CEPA disahkan. Pasar intra-ASEAN juga penting untuk dikembangkan agar kita tidak terlalu bergantung pada pasar AS," pungkasnya.
Baca Juga: Trump Ogah Bayar Utang AS Rp594.000 Triliun, Negara-negara Ini Paling Dirugikan
Menurut Bhima, kebijakan ini justru dapat memicu ketergantungan baru pada bahan baku pangan dan energi dari luar negeri terutama dari Amerika Serikat, yang bertentangan dengan semangat kemandirian ekonomi. Sebagai solusi, Bima mendorong pemerintah untuk segera mempercepat diversifikasi pasar ekspor, khususnya ke Eropa dan kawasan ASEAN.
Ia menilai momentum perjanjian Indonesia-European Union Comprehensive Economic Partnership Agreement (IEU-CEPA) dapat dimanfaatkan secara strategis. "Pemerintah sebaiknya segera membuka akses pasar ke Eropa pasca IEU-CEPA disahkan. Pasar intra-ASEAN juga penting untuk dikembangkan agar kita tidak terlalu bergantung pada pasar AS," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :