BI Pangkas Suku Bunga Acuan Jadi 5,25%, Kedua Kalinya di 2025

Rabu, 16 Juli 2025 - 16:05 WIB
loading...
A A A
Inflasi Indeks Harga Konsumen (IHK) pada Juni 2025 tercatat sebesar 1,87% secara tahunan (year-on-year/yoy), dengan inflasi inti terkendali di level 2,37% (yoy). Sementara itu, inflasi kelompok volatile food hanya tumbuh 0,57% (yoy), didorong ketersediaan pasokan dan koordinasi pengendalian harga melalui Gerakan Nasional Pengendalian Inflasi Pangan (GNPIP).

Inflasi pada kelompok administered prices tercatat sebesar 1,34% (yoy), dipengaruhi kenaikan tarif layanan air minum dan cukai hasil tembakau. BI menilai level tersebut masih berada dalam kisaran yang dapat dikendalikan.

Perry menambahkan, kebijakan pemangkasan suku bunga juga merespons ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi. Terutama, dampak dari kebijakan tarif impor resiprokal Amerika Serikat yang berpotensi menurunkan prospek pertumbuhan ekonomi dunia, termasuk negara-negara maju.

"Bank Indonesia akan terus mencermati ruang untuk penurunan suku bunga berikutnya, dengan tetap menjaga stabilitas nilai tukar rupiah dan inflasi dalam kisaran target," tegas Perry.

Selain instrumen suku bunga, BI juga mengoptimalkan kebijakan makroprudensial guna mendorong pertumbuhan kredit dan pembiayaan. Termasuk di antaranya fleksibilitas dalam pengelolaan likuiditas sektor perbankan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%,  Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Kredit Perbankan Juni...
Kredit Perbankan Juni 2026 Tumbuh 12,67%, BI Optimistis Capai Target Tahun Ini
Transaksi BI-FAST Capai...
Transaksi BI-FAST Capai 1,53 Miliar di Triwulan II 2026, Nilainya Tembus Rp3.777 Triliun
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Fiscal Dominance dan...
'Fiscal Dominance' dan Depresiasi Rupiah
Perkuat Digitalisasi...
Perkuat Digitalisasi Pariwisata dan Kuliner Jakarta, BI-Pemprov DKI Kolaborasi Ceremony QRIS
Kemenag-BI Dorong Rohis...
Kemenag-BI Dorong Rohis Jadi Penggerak Literasi Syariah di Ruang Digital
Rekomendasi
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Hakim Kabulkan Eksepsi...
Hakim Kabulkan Eksepsi Dokter Tifa, Pengacara Jokowi Yakin Sidang Tetap Lanjut
Formula 1 Hungarian...
Formula 1 Hungarian Grand Prix 2026: Jadwal Lengkap dan Link Streaming di VISION+
Berita Terkini
Kerugian Ekonomi Akibat...
Kerugian Ekonomi Akibat Obesitas Anak Capai Rp5.280 Triliun, Novo Nordisk Perluas Program Pencegahan
MNC Life, INKOPDIT dan...
MNC Life, INKOPDIT dan PANDAI Kolaborasi Perluas Akses Asuransi Jiwa bagi Anggota Koperasi Kredit
Bahas Efisiensi Anggaran...
Bahas Efisiensi Anggaran MBG, Purbaya dan Kepala BGN Baru Bakal Bertemu Minggu Depan
Bagaimana Public Listing...
Bagaimana Public Listing Mengubah Perusahaan Crypto?
Inflasi Kembali Muncul,...
Inflasi Kembali Muncul, Penting bagi Trader Mengamati Rilis CPI Berikutnya
Uang Beredar Tumbuh...
Uang Beredar Tumbuh 8,7%, Per Juni 2026 Tembus Rp10.432,8 Triliun
Infografis
Sudaryono, Anak Petani...
Sudaryono, Anak Petani Grobogan yang Dipercaya Jadi Ketua BGN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved