Kembali Tinjau Penyaluran BSU, Wapres Puji Pelayanan PosIND Cepat dan Nyaman
Kamis, 17 Juli 2025 - 19:15 WIB
loading...
A
A
A
"Dari pendaftaran hingga pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan, semua bisa melalui Pos. Termasuk BSU yang sudah keempat kalinya ini. Kami menilai kinerja Pos sangat baik dalam penyaluran BSU sebelumnya, dan kami optimistis kali ini juga lebih baik," kata Zainudin.
Ia menambahkan peluang kolaborasi ke depan masih sangat terbuka, termasuk kemungkinan pembayaran klaim jaminan sosial melalui jaringan Kantorpos di seluruh Indonesia. "Kolaborasi banyak, dan tadi kita sama Pak Dirut, Pak Endy juga bicara kemungkinan ke depan dari kerja sama kolaborasi yang sekarang itu, apalagi yang akan dikerjakan itu dalam tahap penjajakan juga. Misalnya, nanti apakah Kantorpos yang banyak itu, orang nerima pembayaran klaim kami apakah bisa melalui Pos? Tadi termasuk poin yang akan kami bicarakan," ujarnya.
Penyaluran BSU Capai 85%
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut, hingga pertengahan Juli 2025, distribusi BSU telah mencapai hampir 85 persen. Ia memastikan, pengalaman dari tiga tahun sebelumnya menjadi dasar penyempurnaan skema distribusi tahun ini, termasuk di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terpencil).
"Setelah penyaluran melalui bank rampung, PT Pos menjadi andalan kami. Laporannya lengkap dan akurat. Kami menilai inilah mitra terbaik yang kami miliki saat ini untuk mendukung penyaluran BSU," katanya.
Yassierli juga menyebutkan kehadiran Wapres Gibran menyaksikan langsung penyaluran BSU di Kantorpos Jakarta Flora, Fatmawati menunjukkan keseriusan pemerintah mengawal program ini lancar dan tepat sasaran. "Beliau tidak hanya memonitor, tapi juga ingin melihat langsung siapa penerimanya dan bagaimana proses distribusinya berjalan," ujarnya.
Plt Dirut PosIND Endy Abdurrahman mengungkapkan penyaluran BSU secara nasional telah melampaui 80%. Ia menyebut tidak ada antrean panjang di lapangan dan semua proses berlangsung lancar dan nyaman.
Ia menambahkan peluang kolaborasi ke depan masih sangat terbuka, termasuk kemungkinan pembayaran klaim jaminan sosial melalui jaringan Kantorpos di seluruh Indonesia. "Kolaborasi banyak, dan tadi kita sama Pak Dirut, Pak Endy juga bicara kemungkinan ke depan dari kerja sama kolaborasi yang sekarang itu, apalagi yang akan dikerjakan itu dalam tahap penjajakan juga. Misalnya, nanti apakah Kantorpos yang banyak itu, orang nerima pembayaran klaim kami apakah bisa melalui Pos? Tadi termasuk poin yang akan kami bicarakan," ujarnya.
Penyaluran BSU Capai 85%
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyebut, hingga pertengahan Juli 2025, distribusi BSU telah mencapai hampir 85 persen. Ia memastikan, pengalaman dari tiga tahun sebelumnya menjadi dasar penyempurnaan skema distribusi tahun ini, termasuk di daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, Terpencil).
"Setelah penyaluran melalui bank rampung, PT Pos menjadi andalan kami. Laporannya lengkap dan akurat. Kami menilai inilah mitra terbaik yang kami miliki saat ini untuk mendukung penyaluran BSU," katanya.
Yassierli juga menyebutkan kehadiran Wapres Gibran menyaksikan langsung penyaluran BSU di Kantorpos Jakarta Flora, Fatmawati menunjukkan keseriusan pemerintah mengawal program ini lancar dan tepat sasaran. "Beliau tidak hanya memonitor, tapi juga ingin melihat langsung siapa penerimanya dan bagaimana proses distribusinya berjalan," ujarnya.
Plt Dirut PosIND Endy Abdurrahman mengungkapkan penyaluran BSU secara nasional telah melampaui 80%. Ia menyebut tidak ada antrean panjang di lapangan dan semua proses berlangsung lancar dan nyaman.
Lihat Juga :