Putin Tegaskan Sistem Keuangan Barat Sudah Usang, BRICS Tawarkan Alternatif Baru

Jum'at, 18 Juli 2025 - 07:43 WIB
loading...
Putin Tegaskan Sistem...
Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa sistem keuangan global yang didominasi negara-negara Barat sudah usang dan tak lagi relevan. FOTO/Watcher Guru
A A A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin menegaskan bahwa sistem keuangan global yang didominasi negara-negara Barat sudah usang dan tak lagi relevan. Pernyataan itu ia sampaikan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) BRICS pada 6 Juli lalu, di tengah menguatnya dorongan negara-negara anggota BRICS untuk membangun sistem keuangan alternatif.

Putin menyebut perkembangan sistem keuangan BRICS sebagai respons strategis terhadap tekanan ekonomi global, terutama sanksi Barat yang selama ini menjepit Rusia. Sejak invasi Rusia ke Ukraina pada 2022, Amerika Serikat (AS) dan Uni Eropa (UE) telah menjatuhkan sanksi ekonomi besar-besaran, menargetkan sektor keuangan, energi, dan pertahanan Rusia.

Baca Juga: BRICS Diserang Tarif Tinggi, India Ambil Sikap Lawan Proteksionisme AS

Sebagai respons, Rusia mempererat kemitraan dengan negara-negara BRICS dalam membangun sistem keuangan yang terpisah dari dominasi dolar AS. Inisiatif ini mencakup kebijakan dedolarisasi, pengembangan sistem pembayaran lintas batas, serta wacana pembentukan mata uang bersama.

Negara-negara BRICS, terutama India dan China, telah mulai menerapkan kebijakan dedolarisasi dengan meningkatkan penggunaan mata uang lokal dalam transaksi bilateral. Bahkan, India sempat dilaporkan melanggar sanksi internasional dengan mengekspor chip komputer senilai ratusan juta dolar ke Rusia melalui jalur tidak resmi di Malaysia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tarif Trump 18% Mengancam...
Tarif Trump 18% Mengancam Komoditas Unggulan Nasional, RI Rayu AS Minta Pengecualian
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Rekomendasi
Jalani Pengajian dan...
Jalani Pengajian dan Siraman, Jennifer Coppen Tampil Anggun dengan Makeup Soft Glam
Kejar Target Jadi Ibu...
Kejar Target Jadi Ibu Kota Negara pada 2028, Otorita IKN Usul Tambahan Rp15,5 Triliun
Jago STEAM, Tim SMPK...
Jago STEAM, Tim SMPK 4 PENABUR Raih Prestasi di Kompetisi Internasional
Berita Terkini
XLSMART dan Komdigi...
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Targetkan Digitalisasi 2,4 Juta Perempuan di 2026
Nasabah MNC Bank Apresiasi...
Nasabah MNC Bank Apresiasi Program Tabungan Dahsyat Berhadiah
MNC Bank Serahkan Hadiah...
MNC Bank Serahkan Hadiah Tabungan Dahsyat Berhadiah ke Nasabah Jakarta, Depok, dan Bogor
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Tol Kataraja Siap Beroperasi...
Tol Kataraja Siap Beroperasi Akhir Tahun 2026, Bandara Soetta-PIK 2 Hanya 7 Menit
Momentum Jakarta Fair,...
Momentum Jakarta Fair, Bapenda DKI Permudah Warga Bayar Pajak Kendaraan
Infografis
Vladimir Putin Tegaskan...
Vladimir Putin Tegaskan Rusia Mendukung Kemerdekaan Palestina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved