Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO

Jum'at, 18 Juli 2025 - 10:01 WIB
loading...
Penyebab Saham CDIA...
Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) pada Kamis, 17 Juli 2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara (suspend) perdagangan saham PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) pada Kamis, 17 Juli 2025. Suspensi diberlakukan setelah terjadinya lonjakan harga saham secara signifikan hanya dalam waktu delapan hari sejak pencatatan perdana atau Initial Public Offering (IPO) pada 9 Juli 2025.

Saham CDIA tercatat naik lebih dari 310% sejak IPO, menembus batas auto rejection atas (ARA) selama enam hari berturut-turut tanpa jeda. Lonjakan harga yang ekstrem tersebut dinilai tidak wajar, terutama karena tidak disertai volume perdagangan besar maupun aksi jual yang signifikan dari pelaku pasar.

BEI sebelumnya telah mengeluarkan peringatan terkait aktivitas pasar yang tidak biasa atau Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham CDIA. Namun, meski telah ada peringatan, pergerakan harga tetap menunjukkan tren naik yang agresif.

Baca Juga: Tips MotionTrade: 3 Cara Identifikasi Rebound IHSG

BEI menyebut suspensi diberlakukan sebagai langkah cooling down guna melindungi investor dari potensi risiko pasar. Kebijakan ini juga memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk menilai informasi dan kondisi fundamental emiten secara lebih bijak sebelum mengambil keputusan investasi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Airlangga Jadikan Catatan...
Airlangga Jadikan Catatan MSCI Sebagai Amunisi Tuntaskan Reformasi Pasar Modal
Bursa Siang Ini Merah,...
Bursa Siang Ini Merah, Ditutup Melemah 0,73% ke 6.127
OJK Rilis Daftar Direksi...
OJK Rilis Daftar Direksi BEI Baru, Ada 7 Direktur Terpilih
IHSG Anjlok Lebih 1%...
IHSG Anjlok Lebih 1% ke 6.154 Siang Ini
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
SpaceX: IPO Terbesar...
SpaceX: IPO Terbesar Sejarah, Eforia Tercepat yang Menguap
Resmi Melantai, IPO...
Resmi Melantai, IPO SpaceX Cetak Sejarah dan Jadikan Elon Musk Triliuner Dunia Pertama
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
Rekomendasi
UU Polri Baru Akomodasi...
UU Polri Baru Akomodasi Penyetaraan Hak dan Humanis Tangani Unjuk Rasa
Salah Umumkan Ayah Messi...
Salah Umumkan Ayah Messi Meninggal, Presenter Argentina Mundur
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Berita Terkini
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Saingan Selat Malaka!...
Saingan Selat Malaka! Thailand Nekat Hidupkan Megaproyek Rp535 Triliun
Ekonom Soroti Data Positif...
Ekonom Soroti Data Positif Fiskal dan Investasi, Narasi Sell Indonesia Dinilai Keliru
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
Infografis
Skuad Timnas Spanyol...
Skuad Timnas Spanyol di Piala Dunia 2026, Tak Ada Pemain Real Madrid
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved