Penyebab Saham CDIA Digembok Bursa, Harganya Melonjak Tak Wajar usai IPO
Jum'at, 18 Juli 2025 - 10:01 WIB
loading...
A
A
A
"Penghentian sementara dilakukan di pasar reguler dan pasar tunai, dengan tujuan memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang setiap keputusan investasinya," tulis BEI dalam pengumuman resmi, dikutip Jumat (18/7).
Manajemen PT Chandra Daya Investasi Tbk merespons keputusan tersebut dengan menyatakan dukungannya terhadap langkah regulator. Perseroan menegaskan komitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku serta menjaga keterbukaan informasi kepada publik.
"Kami menghormati setiap keputusan dari otoritas bursa. Ini bagian dari mekanisme pengawasan yang bertujuan menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien," ujar Direktur Corporate Affairs CDIA, Merly, dalam keterangan tertulis.
Merly juga menyebut suspensi ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar, khususnya bagi emiten yang baru melantai dan mengalami volatilitas harga tinggi. CDIA berjanji akan terus memberikan informasi yang transparan guna mendukung pengambilan keputusan investasi yang rasional di pasar modal.
Baca Juga: Trump Resmi Kenakan Tarif Impor Indonesia 19%, Ini Imbalan yang Diberikan ke AS
Manajemen PT Chandra Daya Investasi Tbk merespons keputusan tersebut dengan menyatakan dukungannya terhadap langkah regulator. Perseroan menegaskan komitmen untuk mematuhi seluruh regulasi yang berlaku serta menjaga keterbukaan informasi kepada publik.
"Kami menghormati setiap keputusan dari otoritas bursa. Ini bagian dari mekanisme pengawasan yang bertujuan menjaga perdagangan efek yang teratur, wajar, dan efisien," ujar Direktur Corporate Affairs CDIA, Merly, dalam keterangan tertulis.
Merly juga menyebut suspensi ini merupakan bagian dari dinamika pasar yang wajar, khususnya bagi emiten yang baru melantai dan mengalami volatilitas harga tinggi. CDIA berjanji akan terus memberikan informasi yang transparan guna mendukung pengambilan keputusan investasi yang rasional di pasar modal.
Baca Juga: Trump Resmi Kenakan Tarif Impor Indonesia 19%, Ini Imbalan yang Diberikan ke AS
Lihat Juga :