Jaga Keamanan di Era Digital, Pemerintah Rancang Perpres tentang AI

Jum'at, 18 Juli 2025 - 20:02 WIB
loading...
Jaga Keamanan di Era...
Wakil Ketua Komite Tetap Penerapan AI dan Pelindungan Data Pribadi, Kadin Indonesia, Eryk Budi Pratama dalam Seminar Cybersecurity dengan tema: Digital Defense : Waspada Siber, Lindungi Usaha yang diselenggarakan di Menara Kadin, Kamis (17/7). FOTO/Arif
A A A
JAKARTA - Pemerintah sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) mengenai kecerdasan buatan (AI). Hal ini diungkapkan oleh Wakil Ketua Komite Tetap Penerapan AI dan Perlindungan Data Pribadi Kadin Indonesia, Eryk Budi Pratama, yang juga merupakan anggota tim persiapan tersebut.

Eryk menjelaskan, langkah ini diambil untuk memperkuat regulasi dan pengawasan terhadap pemanfaatan teknologi digital, khususnya AI, di tanah air. Perpres yang akan disusun nantinya akan menekankan pada aspek etika dan keamanan AI, terutama dalam menghadapi dua risiko utama yang sering muncul dalam sistem AI, yaitu bias dan halusinasi.

"Kita tahu bahwa Komisi Digital (Komidigi) sedang mempersiapkan roadmap AI. Kebetulan saya juga terlibat dalam tim tersebut, dan salah satu yang akan digagas adalah Perpres untuk AI. Oleh karena itu, aspek aturan etika ini harus kita perhatikan," ungkap Eryk dalam seminar bertema "Digital Defense: Waspada Siber, Lindungi Usaha" yang diselenggarakan oleh Kadin di Jakarta pada Kamis (17/7).

Baca Juga: Kadin Gelar Seminar Cyber Security Digital Defense, Ajak Pelaku Usaha Tingkatkan Keamanan Siber

Eryk menambahkan setiap organisasi yang menerapkan sistem AI harus memastikan bahwa sistem tersebut telah diuji untuk menghindari bias atau halusinasi. "Dua risiko utama di AI adalah masalah halusinasi dan bias. Ini perlu diingat sebagai fokus utama dalam pengembangan dan penerapan AI," lanjutnya.

Eryk juga dalam seminar tersebut juga memperkenalkan konsep AI Red Teaming, yaitu proses pengujian ketahanan dan keamanan sistem AI sebelum digunakan secara luas. Konsep ini bertujuan untuk memastikan bahwa teknologi yang dikembangkan benar-benar aman dan tidak membahayakan pengguna atau sistem yang lebih luas.

"AI safety adalah hal yang ingin dicapai oleh kita semua. Kita perlu memastikan bahwa penggunaan AI dilakukan secara aman. Penggunaan AI dan teknologi siber berkaitan erat, dan penting untuk melindungi data pribadi serta privasi seluruh anggota yang terlibat," jelas Eryk.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
AHY Jadi Ketua Komite...
AHY Jadi Ketua Komite Kereta Cepat Jakarta-Bandung Geser Luhut, Perpres Baru Diteken Prabowo
Bukan Sekadar Digitalisasi,...
Bukan Sekadar Digitalisasi, Kini Operasional Bisnis Harus Otonom
Jembatan Brand dan Konsumen...
Jembatan Brand dan Konsumen di Era Digital, Belicept Hadir sebagai Official Collaboration Store
Peluang Investasi Startup...
Peluang Investasi Startup di Era Tech Winter
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Google Luncurkan Gemini...
Google Luncurkan Gemini 3.5 Live Translate, Terjemahkan Bahasa secara Real-time
ADIGSI dan Crest Kerja...
ADIGSI dan Crest Kerja Sama Pengembangan Keamanan Siber Nasional
Rekomendasi
Ada Demo Mahasiswa,...
Ada Demo Mahasiswa, Rute Transjakarta Dialihkan
AS Juara Piala Dunia...
AS Juara Piala Dunia 2026, Jeep Siap Bagi-bagi Mobil Wrangler
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Berita Terkini
Sucofindo Gelar ENSIA...
Sucofindo Gelar ENSIA 2026, Dorong Inovasi Berkelanjutan
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perkuat Penetrasi Pasar,...
Perkuat Penetrasi Pasar, EVO Group Perbarui Kemasan Life Cat dan Ori Cat
Sertifikasi RSPO Kunci...
Sertifikasi RSPO Kunci Akses Pasar dan Penguatan Petani Sawit Swadaya
TikTok Dorong Pertumbuhan...
TikTok Dorong Pertumbuhan Industri Kecantikan Malalui ForYouBeauty 2026
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 8,2 Juta Batang Rokok Ilegal di Jalur Merak-Bakauheni
Infografis
DeepSeek AI China Diblokir...
DeepSeek AI China Diblokir di Amerika Serikat, Italia, Australia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved