Pantau Penyaluran BSU di Kantorpos Boyolali, Wapres Gibran: Jangan Dipakai Judol

Jum'at, 18 Juli 2025 - 21:35 WIB
loading...
Pantau Penyaluran BSU...
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kantorpos Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (18/7). FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) di Kantorpos Boyolali, Jawa Tengah, Jumat (18/7). Dalam kunjungan tersebut, Wapres mengingatkan penerima agar menggunakan bantuan secara bijak, tidak untuk hal-hal yang merugikan, termasuk perjudian online (judol).

"Mohon bantuan ini digunakan untuk hal yang produktif. Misalnya, untuk membeli perlengkapan sekolah anak-anak, kebutuhan pokok, atau kebutuhan rumah tangga lainnya. Jangan dipakai untuk rokok, apalagi judi online," tegas Wapres Gibran di hadapan para penerima BSU.

Baca Juga: Penyaluran BSU Capai 82,69%, Pekerja Terima Rp600.000 Setiap Dua Bulan

Peninjauan ini merupakan lokasi ketiga yang dikunjungi Wapres dalam rangka pemantauan program BSU setelah sebelumnya menyambangi Tangerang dan Jakarta. Dalam kesempatan itu, Wapres didampingi Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer, Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia (Persero) Endy Abdurrahman, dan Dirut BPJSTK Pramudya Iriawan Buntoro.

Gibran juga menekankan agar tidak ada penyalahgunaan dana bantuan, termasuk oleh penerima manfaat lain seperti Program Keluarga Harapan (PKH). Ia menegaskan bahwa pemerintah akan menindak tegas segala bentuk pelanggaran hukum dalam penggunaan bantuan sosial.

"Jangan sampai ada yang pakai uang dari BSU atau PKH untuk judol. Nanti bisa ada konsekuensi hukum, bahkan bisa berujung pencabutan bantuan. Saya percaya masyarakat Boyolali bisa memanfaatkan bantuan ini dengan baik," ujarnya dalam pernyataan resminya.

BSU 2025 menyasar lebih dari 17,3 juta pekerja dengan penghasilan di bawah Rp3,5 juta per bulan. Sebanyak 8,5 juta penerima disalurkan melalui PT Pos Indonesia. Di Boyolali, sebanyak 12.538 dari total 18.366 penerima telah menerima bantuan hingga 18 Juli, atau setara 68,7 persen.

Adapun bantuan ini diterima utuh tanpa potongan. Berdasarkan laporan Kemnaker, hingga kini lebih dari 2 juta BSU telah disalurkan di wilayah Jawa Tengah. Di Boyolali sendiri, sekitar 84 ribu BSU sudah diterima pekerja secara langsung tanpa kendala.

Baca Juga: Kembali Tinjau Penyaluran BSU, Wapres Puji Pelayanan PosIND Cepat dan Nyaman

Plt Dirut PT Pos Indonesia, Endy Abdurrahman, menyampaikan bahwa kunjungan Wapres menunjukkan kepercayaan pemerintah terhadap kesiapan Pos Indonesia dalam menyalurkan bantuan secara profesional. "Kami memastikan proses berjalan lancar tanpa antrean panjang. Sistem kami terintegrasi secara digital dan fisik untuk percepatan layanan," kata Endy.

Pos Indonesia mengandalkan aplikasi Pospay dan sistem validasi data dari BPJS Ketenagakerjaan untuk memastikan ketepatan penyaluran. Melalui dashboard internal dan pemindaian QR Code, pencairan dana dapat dilakukan secara cepat dan akurat.

Direktur Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia, Haris, menambahkan bahwa Pos Indonesia membuka layanan hingga malam hari, termasuk akhir pekan, untuk memudahkan pencairan BSU. Penerima juga bisa melakukan pengecekan status bantuan melalui aplikasi Pospay, situs BSU Kemenaker, serta notifikasi lewat SMS dan WhatsApp.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ramai Kabar Bantuan...
Ramai Kabar Bantuan Subsidi Upah 2026 Segera Cair, Kemnaker Angkat Suara
Rayakan HUT ke-279,...
Rayakan HUT ke-279, Pos Indonesia Tegaskan Komitmen Inovasi Berkelanjutan
Jelang Batas Akhir,...
Jelang Batas Akhir, Penyaluran BSU di Kantorpos Jakarta Centrum Capai 80%
Salurkan BSU di Batam,...
Salurkan BSU di Batam, Pos Indonesia Layani Ratusan Penerima per Hari
Perputaran Dana Judol...
Perputaran Dana Judol di Indonesia Tembus Rp927 Triliun, Bahayanya Sampai ke Ekonomi
Kolaborasi Perangi Kejahatan...
Kolaborasi Perangi Kejahatan Keuangan, Perbanas: Perbankan Butuh Payung Hukum
Tren Komentar Spam Judi...
Tren Komentar Spam Judi Online Naik 128 Persen, Kini Pakai Sistem Bot Otomatis
Modus Judi Online di...
Modus Judi Online di Hayam Wuruk Samarkan Aktivitas sebagai Perusahaan Teknologi
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Rekomendasi
Pasukan Keamanan Gaza...
Pasukan Keamanan Gaza Gagalkan Penyelundupan Narkoba Besar-besaran oleh Geng Antek Israel
Keterbatasan SDM Jadi...
Keterbatasan SDM Jadi Tantangan di Papua, Talius Tabuni Dukung Penguatan Program Beasiswa Puncak Cerdas
Kasus Dugaan Penganiayaan...
Kasus Dugaan Penganiayaan ART Naik Penyidikan, Erin Wartia Berpotensi Jadi Tersangka
Berita Terkini
Bursa Saham RI Diguncang...
Bursa Saham RI Diguncang MSCI, OJK Garansi Pasar Modal RI Tak Akan Turun Kasta
Bulog Buka Gudang untuk...
Bulog Buka Gudang untuk Mahasiswa UGM, Dirut: Lihat Langsung Pengelolaan Cadangan Beras
Redesign BUMN Via Danantara,...
Redesign BUMN Via Danantara, Langkah Strategis Optimalkan Perlindungan Direksi atas Keputusan Bisnis
IHSG Hari Ini Terjun...
IHSG Hari Ini Terjun Bebas 3,05% ke Level 5.643, Transaksi Cetak Rp15 Triliun
Cetak Pemimpin Masa...
Cetak Pemimpin Masa Depan, Pegadaian Kirim Talenta Terbaik Kuliah S2 ke Luar Negeri
Rupiah Hari Ini Terkapar...
Rupiah Hari Ini Terkapar ke Rp17.907 per Dolar AS, Analis Ungkap Sebabnya
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved