India Ogah Tinggalkan Dolar AS: BRICS Tak Kompak soal Dedolarisasi
Sabtu, 19 Juli 2025 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
"Tidak ada rencana konkret untuk mata uang baru BRICS. Fokus kami adalah memperluas penggunaan rupee dalam transaksi lintas negara, bukan menggantikan dolar," tambahnya.
Menurut Jaiswal, India tetap terbuka untuk mengeksplorasi penggunaan rupee dalam perdagangan bilateral dan regional. Namun, ia mengakui bahwa inisiatif ini masih dalam tahap awal dan perlu melalui berbagai evaluasi kebijakan serta kesiapan teknis.
"Tujuan kami bukan mendukung dedolarisasi global, melainkan memperkuat posisi rupee secara bertahap dalam kerangka yang sesuai dengan kepentingan nasional," kata dia.
Jaiswal juga menyebut bahwa KTT BRICS kali ini berhasil karena India konsisten dengan pendekatannya yang pragmatis dan tidak terbawa arus politik blok tertentu. India secara konsisten menahan diri dari upaya dedolarisasi sejak masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Negara ini mempertimbangkan dampak ekonomi dalam negeri, terutama terhadap sektor teknologi informasi (TI) yang banyak bergantung pada kerja sama dengan perusahaan-perusahaan AS. Sektor TI menjadi tulang punggung ekonomi India dalam beberapa dekade terakhir. Industri ini menyumbang pendapatan ekspor besar dan mendukung sektor perumahan, finansial, serta berbagai bidang jasa lain yang tumbuh pesat.
Menurut Jaiswal, India tetap terbuka untuk mengeksplorasi penggunaan rupee dalam perdagangan bilateral dan regional. Namun, ia mengakui bahwa inisiatif ini masih dalam tahap awal dan perlu melalui berbagai evaluasi kebijakan serta kesiapan teknis.
"Tujuan kami bukan mendukung dedolarisasi global, melainkan memperkuat posisi rupee secara bertahap dalam kerangka yang sesuai dengan kepentingan nasional," kata dia.
Jaiswal juga menyebut bahwa KTT BRICS kali ini berhasil karena India konsisten dengan pendekatannya yang pragmatis dan tidak terbawa arus politik blok tertentu. India secara konsisten menahan diri dari upaya dedolarisasi sejak masa pemerintahan Presiden AS Donald Trump.
Negara ini mempertimbangkan dampak ekonomi dalam negeri, terutama terhadap sektor teknologi informasi (TI) yang banyak bergantung pada kerja sama dengan perusahaan-perusahaan AS. Sektor TI menjadi tulang punggung ekonomi India dalam beberapa dekade terakhir. Industri ini menyumbang pendapatan ekspor besar dan mendukung sektor perumahan, finansial, serta berbagai bidang jasa lain yang tumbuh pesat.
Lihat Juga :