Gelar Fintech Lending Days 2025, AFPI Perluas Literasi dan Akses Pembiayaan di Indonesia Timur
Sabtu, 19 Juli 2025 - 16:47 WIB
loading...
A
A
A
Tidak hanya berfokus pada perluasan pemahaman terhadap layanan pindar, FLD 2025 juga menjadikan edukasi finansial bagi masyarakat sebagai prioritas utama. Sejalan dengan visi AFPI untuk memperluas literasi keuangan di Indonesia, FLD juga memberikan berbagai sesi edukatif yang dikemas dengan interaktif dan menghadirkan ahli-ahli dari bidang keuangan, regulator, serta institusi pendidikan.
Baca Juga: 146,5 Juta Orang Indonesia Pakai Pinjol per Januari 2025
AFPI juga bekerja sama dengan Universitas Victory Sorong dalam program AFPI Goes to Campus. Diikuti oleh 150 mahasiswa, kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan yang produktif serta pentingnya mengenali perbedaan antara layanan Pindar berizin dari pinjaman online ilegal.
Melalui rangkaian kegiatan yang mencakup aspek edukasi serta perluasan inklusi keuangan, Entjik berharap FLD 2025 dapat menjadi wadah dialog yang mempertemukan regulator, pemerintah daerah, dan asosiasi dalam membahas pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman dan produktif.
"Melalui kolaborasi bersama dalam Fintech Lending Days 2025, kami berharap dapat meningkatkan inklusi keuangan, khususnya bagi UMKM, sehingga dapat turut berkontribusi dalam upaya pemerataan ekonomi di Indonesia Timur. Ke depannya, kami harapkan FLD bisa terus menjadi ruang bersama untuk memperkuat literasi finansial, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan," pungkasnya.
Baca Juga: 146,5 Juta Orang Indonesia Pakai Pinjol per Januari 2025
AFPI juga bekerja sama dengan Universitas Victory Sorong dalam program AFPI Goes to Campus. Diikuti oleh 150 mahasiswa, kegiatan ini bertujuan membekali mahasiswa dengan pemahaman praktis mengenai pengelolaan keuangan yang produktif serta pentingnya mengenali perbedaan antara layanan Pindar berizin dari pinjaman online ilegal.
Melalui rangkaian kegiatan yang mencakup aspek edukasi serta perluasan inklusi keuangan, Entjik berharap FLD 2025 dapat menjadi wadah dialog yang mempertemukan regulator, pemerintah daerah, dan asosiasi dalam membahas pemanfaatan layanan keuangan digital yang aman dan produktif.
"Melalui kolaborasi bersama dalam Fintech Lending Days 2025, kami berharap dapat meningkatkan inklusi keuangan, khususnya bagi UMKM, sehingga dapat turut berkontribusi dalam upaya pemerataan ekonomi di Indonesia Timur. Ke depannya, kami harapkan FLD bisa terus menjadi ruang bersama untuk memperkuat literasi finansial, memperluas inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan UMKM secara berkelanjutan," pungkasnya.
(nng)
Lihat Juga :