Trump Tegaskan BRICS Akan Segera Bubar

Sabtu, 19 Juli 2025 - 20:09 WIB
loading...
Trump Tegaskan BRICS...
Presiden AS Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap negara-negara BRICS. FOTO/AP
A A A
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali melontarkan ancaman terhadap negara-negara anggota kelompok BRICS. Ia menegaskan BRICS akan segera berakhir jika kelompok negara berkembang ini benar-benar serius.

"Ketika saya mendengar soal kelompok BRICS ini, enam negara, pada dasarnya saya langsung menghantam mereka dengan sangat keras. Dan jika mereka benar-benar bersatu secara bermakna, itu akan segera berakhir," ujar Trump, tanpa menyebutkan negara secara spesifik dikutip dari Reuters, Sabtu (19/7). "Kita tidak boleh membiarkan siapa pun mempermainkan kita."

Baca Juga: India Ogah Tinggalkan Dolar AS: BRICS Tak Kompak soal Dedolarisasi

Pernyataan tersebut disampaikan Trump menyusul rencananya untuk menerapkan tarif impor sebesar 10 persen terhadap negara-negara yang disebutnya bersekutu dengan kebijakan anti-Amerika dari BRICS. Trump mengumumkan tarif baru itu pada 6 Juli lalu, dengan menyasar negara mana pun yang dinilainya berpihak pada kebijakan ekonomi yang bertentangan dengan kepentingan Amerika Serikat.

Trump juga menegaskan komitmennya untuk mempertahankan dominasi dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia. Ia menolak wacana penerbitan mata uang digital oleh bank sentral AS (central bank digital currency/CBDC), dan menyatakan akan menentang gagasan tersebut selama masa pemerintahannya.

Sikap Trump terhadap BRICS muncul di tengah stagnasi diplomasi multilateral di forum-forum besar seperti G7 dan G20, yang dinilai kurang solid dan terdampak pendekatan "America First" yang kembali ia usung. Sejak ancaman tarif tersebut diumumkan, Trump berulang kali mengklaim, tanpa menyertakan bukti bahwa BRICS dibentuk dengan tujuan melemahkan posisi AS di tataran global, khususnya terhadap dominasi dolar.

Klaim itu telah dibantah oleh para pemimpin BRICS, yang menyatakan bahwa tujuan kerja sama mereka bukan untuk melawan negara mana pun, melainkan untuk menciptakan keseimbangan ekonomi dunia yang lebih adil dan multipolar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
AS Terapkan Blokade...
AS Terapkan Blokade Baru di Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Melonjak 9%
Trump Raih Cuan Jumbo...
Trump Raih Cuan Jumbo dari Kripto, Mayoritas Dialihkan ke Saham dan Obligasi
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Serang, Harga Minyak Dunia Melesat Lebih 3%
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Menlu Iran: Israel Gunakan...
Menlu Iran: Israel Gunakan Uang Pajak AS untuk Bungkam Kritikus AS
China Sangkal Tudingan...
China Sangkal Tudingan Trump tentang Campur Tangan Pemilu AS
Rekomendasi
Kelompok Perlawanan...
Kelompok Perlawanan Irak Tawarkan Hadiah Rp179 Miliar untuk Pembunuhan Trump
Pria Tewas di Kamar...
Pria Tewas di Kamar Hotel Mewah Kuningan Jaksel, Ada Luka Tembak
Polda Riau Bongkar Sawmill...
Polda Riau Bongkar Sawmill Illegal di Kampar, Sita Ratusan Batang Kayu Hasil Illegal Logging
Berita Terkini
Transaksi Serba Digital,...
Transaksi Serba Digital, Pembelian Token Listrik Semakin Praktis
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Mantan Menkeu Ungkap...
Mantan Menkeu Ungkap 3 Gol Besar Sistem Ekspor Satu Pintu yang Dipuji S&P
MAMI Kelola Aset Rp125...
MAMI Kelola Aset Rp125 Triliun hingga Juni 2026, Catat Lebih 2,6 Juta Investor
Elnusa Petrofin Pastikan...
Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM di Sumatra Utara Kembali Normal
Misteri Brankas Rahasia:...
Misteri Brankas Rahasia: Mengapa Banyak Negara Pilih Simpan Cadangan Emasnya di Luar Negeri?
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved