DKI PSBB Lagi, Rupiah Bakal Anjlok Tembus Level Rp17.000

Kamis, 10 September 2020 - 11:14 WIB
loading...
DKI PSBB Lagi, Rupiah...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) kian melemah pada perdagangan pagi ini. Rupiah pun merosot ke level Rp14.800-an per USD.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, pelemahan rupiah akan terus berlanjut seiring Pemerintah DKI Jakarta kembali menerapkan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) . Mata uang garuda diprediksi bakal menembus ke level Rp17.000.

"Kalau Anies (Gubernur DKI) masih memperpanjang sampai kuartal keempat, bisa saja rupiah ke 17.000," kata Ibrahim saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Kamis (10/9/2020). ( Baca juga:Ketika IHSG Terjungkal dan Rupiah Terpental, Harga Emas Justru Perkasa )

Kata dia, kemungkinan rupiah masih akan melemah akibat dampak dari dalam negeri. Sepanjang September ini, rupiah kemungkinan bisa menanjak ke level Rp15.000.

"Salah kebijakan merugikan ekonomi yang saat ini sedang dibangun oleh pemerintah," jelasnya. ( Baca juga:Angka positif COVID-19 Melonjak, DPR Akan Batasi Peserta Rapat 20% dari Kapasitas )

Sebagai informasi, Kamis (10/9/2020) pada pukul 09.35 WIB, rupiah pada perdagangan spot exchange melemah 16 poin atau 0,11% ke level Rp14.815 per USD. Rupiah bergerak di kisaran Rp14.765 hingga Rp14.815 per USD.

Sementara itu, Yahoofinance mencatat rupiah telah melemah ke level Rp14.850 per USD. Rupiah berada di kisaran Rp14.850-Rp14.850 per USD.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Tembus Rp18.000...
Rupiah Tembus Rp18.000 Lagi, Airlangga Tegaskan Fundamental Ekonomi Masih Kuat
Rupiah Ambruk ke 18.128...
Rupiah Ambruk ke 18.128 per Dolar AS, Apa Pemicu Sebenarnya?
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Lagi-lagi, Rupiah Kembali...
Lagi-lagi, Rupiah Kembali Tembus Rp18.000 per Dolar AS
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Rupiah Sentuh Rp17.963,...
Rupiah Sentuh Rp17.963, Hari Ini Berakhir Sedikit Menguat Lawan Dolar AS
Stabilitas Harga Rupiah...
Stabilitas Harga Rupiah Pasca BI Rate Naik (Lagi)
Gapasdap Dorong Pemerintah...
Gapasdap Dorong Pemerintah Perhatikan Nasib Angkutan Pelayaran Imbas Kenaikan Dolar AS
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
Rekomendasi
Komedian Temon Meninggal...
Komedian Temon Meninggal Dunia, Aldi Taher: Saya Bersaksi Abang Orang Baik
DPN IARMI: Kritik Harus...
DPN IARMI: Kritik Harus Objektif, Jangan Giring Opini Menyesatkan
Menyorot Kebijakan Bahan...
Menyorot Kebijakan Bahan Bakar B50
Berita Terkini
Pengawasan DMO Diperketat,...
Pengawasan DMO Diperketat, PLN Didorong Kebut Kontrak Pasokan Batu Bara
Garuda Terapkan Bagasi...
Garuda Terapkan Bagasi Piece Concept, Bawaan Penumpang Bisa hingga 64 Kg
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Ditutup Total, Siap-siap Harga Minyak Bisa Meroket
Bandara Banda Neira...
Bandara Banda Neira Bakal Dibangun Ulang, Pesawat Kapasitas Besar Bisa Mendarat
Bank Sentral Global...
Bank Sentral Global Kompak Borong Emas, Hapus Ketergantungan Dolar AS
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Infografis
Gegara Saham Anjlok,...
Gegara Saham Anjlok, META Bakal Pecat 12.000 Karyawan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved