Bangun Pembayaran Lintas Negara, Fintech Ini Gandeng Lebih dari 50 RS di Malaysia
Senin, 28 Juli 2025 - 16:57 WIB
loading...
Kini masyarakat Indonesia mampu melakukan pembayar tagihan lebih dari 50 rumah sakit terkemuka di Malaysia dengan biaya rendah dan bisa terselesaikan dalam hitungan menit. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Flip, perusahaan teknologi finansial di Indonesia terus melangkah lebih jauh membangun infrastruktur pembayaran lintas negara lewat Flip Globe. Kini, masyarakat Indonesia mampu melakukan pembayar tagihan lebih dari 50 rumah sakit terkemuka di Malaysia dengan biaya rendah dan bisa terselesaikan dalam hitungan menit.
Fitur ini mampu memberikan kemudahan akses pembayaran lintas negara secara murah dan cepat, sangat membantu dalam situasi yang mendesak atau penting. Selama ini, permintaan transaksi lintas negara terus tumbuh seiring mobilitas dan globalisasi layanan.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Pusat Kecantikan Ngoerah Sun di Bali Jadi Magnet Devisa Baru
Berdasarkan data dari Research and Markets, nilai remitansi outbound Indonesia diperkirakan menembus USD5,02 miliar pada 2024, naik 4,4% dari 2023. Di ranah kesehatan, Indonesia menyumbang lebih dari 60% wisatawan medis ke Malaysia setiap tahunnya (data Malaysia Healthcare Travel Council). Angka-angka ini menegaskan perlunya solusi pembayaran internasional yang aman, cepat, dan terjangkau.
"Sejak diluncurkan pada 2020, Flip Globe merupakan bagian dari komitmen Flip untuk menghadirkan layanan keuangan yang fair dan mudah diakses oleh semua orang. Kami memahami bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan solusi pengiriman uang ke luar negeri yang cepat dan terjangkau, termasuk untuk kebutuhan krusial seperti kesehatan. Melalui fi tur ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi mereka untuk melakukan pembayaran langsung dari aplikasi Flip, dengan cara yang lebih praktis, aman, dan hemat," ujar Co-Founder Flip, Rafi Putra Arriyan.
Fitur ini mampu memberikan kemudahan akses pembayaran lintas negara secara murah dan cepat, sangat membantu dalam situasi yang mendesak atau penting. Selama ini, permintaan transaksi lintas negara terus tumbuh seiring mobilitas dan globalisasi layanan.
Baca Juga: Prabowo Optimistis Pusat Kecantikan Ngoerah Sun di Bali Jadi Magnet Devisa Baru
Berdasarkan data dari Research and Markets, nilai remitansi outbound Indonesia diperkirakan menembus USD5,02 miliar pada 2024, naik 4,4% dari 2023. Di ranah kesehatan, Indonesia menyumbang lebih dari 60% wisatawan medis ke Malaysia setiap tahunnya (data Malaysia Healthcare Travel Council). Angka-angka ini menegaskan perlunya solusi pembayaran internasional yang aman, cepat, dan terjangkau.
"Sejak diluncurkan pada 2020, Flip Globe merupakan bagian dari komitmen Flip untuk menghadirkan layanan keuangan yang fair dan mudah diakses oleh semua orang. Kami memahami bahwa semakin banyak masyarakat Indonesia yang membutuhkan solusi pengiriman uang ke luar negeri yang cepat dan terjangkau, termasuk untuk kebutuhan krusial seperti kesehatan. Melalui fi tur ini, kami ingin memberikan kemudahan bagi mereka untuk melakukan pembayaran langsung dari aplikasi Flip, dengan cara yang lebih praktis, aman, dan hemat," ujar Co-Founder Flip, Rafi Putra Arriyan.
Lihat Juga :