Wapres Gibran Tinjau Penyaluran BSU di Kantorpos Padang, Realisasi Capai 94%
Kamis, 31 Juli 2025 - 08:10 WIB
loading...
Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 di Kantorpos Cabang Utama Padang, Sumatera Barat, Selasa (29/7). FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung proses penyaluran Bantuan Subsidi Upah (BSU) 2025 di Kantorpos Cabang Utama Padang, Sumatera Barat, Selasa (29/7). Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian peninjauan penyaluran BSU yang sebelumnya telah dilakukan di Kota Tangerang, Jakarta Selatan, Kabupaten Boyolali, dan Kota Pekanbaru.
Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut. Sebanyak 150 pekerja hadir langsung untuk mencairkan BSU. Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menekankan pentingnya memastikan realisasi penyaluran BSU mencapai 100% sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
"Saya mohon agar Pak Menteri Ketenagakerjaan dapat membantu memastikan realisasi pencairan BSU bisa 100%. Tantangan mungkin ada di wilayah-wilayah terpencil. Maka perlu strategi jemput bola agar bantuan tersalurkan tepat sasaran," ujar Wapres dalam keterangan resmi, Kamis (31/7).
Baca Juga: Kembali Tinjau Penyaluran BSU, Wapres Puji Pelayanan PosIND Cepat dan Nyaman
Ia juga mengingatkan agar dana BSU digunakan secara bijak. "Saya yakin di sini tidak ada yang menggunakan BSU untuk judi online. Kalau ketahuan, bantuannya bisa disetop. Jadi, tolong prioritaskan untuk kebutuhan pokok, apalagi sekarang tahun ajaran baru," katanya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang turut mendampingi menyatakan bahwa kehadiran Wapres memberi dorongan moril bagi pihaknya untuk bekerja lebih maksimal. "Ini contoh pemimpin yang hadir di tengah masyarakat. Arahan beliau menjadi motivasi bagi kami untuk memastikan program ini benar-benar dirasakan oleh rakyat," ujarnya.
Selain Wapres dan Menaker, turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Plt Dirut PT Pos Indonesia Endy Abdurrahman, serta sejumlah pejabat dan penerima BSU.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 29 Juli 2025 pukul 07.00 WIB, dari total 15,9 juta calon penerima secara nasional, BSU telah disalurkan kepada 14,7 juta pekerja atau sekitar 92,63%. Di Sumatera Barat, angka penyaluran mencapai 174.203 orang atau 95,33%, dan khusus Kota Padang telah menyentuh 60.008 pekerja atau 94,53%.
Baca Juga: Pantau Penyaluran BSU di Kantorpos Boyolali, Wapres Gibran: Jangan Dipakai Judol
Dia menegaskan akan terus mengoptimalkan semua sumber daya agar realisasi bisa mencapai target penuh. “Kami menjaga komitmen dan terus berupaya agar penyaluran BSU bisa tuntas 100% pada akhir Juli ini,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran penyaluran, Kantorpos tetap buka setiap hari hingga pukul 20.00 WIB. Pos Indonesia juga menyediakan layanan pengecekan penerima BSU melalui aplikasi Pospay. Masyarakat yang merasa memenuhi syarat, seperti berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta atau UMR daerah, dapat mengecek status penerima melalui laman bsu.kemnaker.go.id atau aplikasi Pospay. Jika terdaftar, pencairan dapat dilakukan di Kantorpos terdekat dengan membawa KTP dan kartu BPJS Ketenagakerjaan.
Sebagai catatan, penerima BSU adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang aktif dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025, bukan ASN, TNI, atau Polri, serta tidak sedang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Program penyaluran BSU akan berakhir pada 3 Agustus 2025.
Meski diguyur hujan, antusiasme masyarakat tidak surut. Sebanyak 150 pekerja hadir langsung untuk mencairkan BSU. Dalam kesempatan itu, Wapres Gibran menekankan pentingnya memastikan realisasi penyaluran BSU mencapai 100% sesuai arahan Presiden Joko Widodo.
"Saya mohon agar Pak Menteri Ketenagakerjaan dapat membantu memastikan realisasi pencairan BSU bisa 100%. Tantangan mungkin ada di wilayah-wilayah terpencil. Maka perlu strategi jemput bola agar bantuan tersalurkan tepat sasaran," ujar Wapres dalam keterangan resmi, Kamis (31/7).
Baca Juga: Kembali Tinjau Penyaluran BSU, Wapres Puji Pelayanan PosIND Cepat dan Nyaman
Ia juga mengingatkan agar dana BSU digunakan secara bijak. "Saya yakin di sini tidak ada yang menggunakan BSU untuk judi online. Kalau ketahuan, bantuannya bisa disetop. Jadi, tolong prioritaskan untuk kebutuhan pokok, apalagi sekarang tahun ajaran baru," katanya.
Menteri Ketenagakerjaan Yassierli yang turut mendampingi menyatakan bahwa kehadiran Wapres memberi dorongan moril bagi pihaknya untuk bekerja lebih maksimal. "Ini contoh pemimpin yang hadir di tengah masyarakat. Arahan beliau menjadi motivasi bagi kami untuk memastikan program ini benar-benar dirasakan oleh rakyat," ujarnya.
Selain Wapres dan Menaker, turut hadir Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah, Dirut BPJS Ketenagakerjaan Pramudya Iriawan Buntoro, Plt Dirut PT Pos Indonesia Endy Abdurrahman, serta sejumlah pejabat dan penerima BSU.
Berdasarkan data Kementerian Ketenagakerjaan per 29 Juli 2025 pukul 07.00 WIB, dari total 15,9 juta calon penerima secara nasional, BSU telah disalurkan kepada 14,7 juta pekerja atau sekitar 92,63%. Di Sumatera Barat, angka penyaluran mencapai 174.203 orang atau 95,33%, dan khusus Kota Padang telah menyentuh 60.008 pekerja atau 94,53%.
Baca Juga: Pantau Penyaluran BSU di Kantorpos Boyolali, Wapres Gibran: Jangan Dipakai Judol
Dia menegaskan akan terus mengoptimalkan semua sumber daya agar realisasi bisa mencapai target penuh. “Kami menjaga komitmen dan terus berupaya agar penyaluran BSU bisa tuntas 100% pada akhir Juli ini,” ujarnya.
Untuk mendukung kelancaran penyaluran, Kantorpos tetap buka setiap hari hingga pukul 20.00 WIB. Pos Indonesia juga menyediakan layanan pengecekan penerima BSU melalui aplikasi Pospay. Masyarakat yang merasa memenuhi syarat, seperti berpenghasilan di bawah Rp3,5 juta atau UMR daerah, dapat mengecek status penerima melalui laman bsu.kemnaker.go.id atau aplikasi Pospay. Jika terdaftar, pencairan dapat dilakukan di Kantorpos terdekat dengan membawa KTP dan kartu BPJS Ketenagakerjaan.
Sebagai catatan, penerima BSU adalah Warga Negara Indonesia (WNI) yang aktif dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan hingga 30 April 2025, bukan ASN, TNI, atau Polri, serta tidak sedang menerima bantuan Program Keluarga Harapan (PKH). Program penyaluran BSU akan berakhir pada 3 Agustus 2025.
(nng)
Lihat Juga :