Kredit dan DPK Tumbuh Berkelanjutan, Laba Bersih MNC Bank Melesat 41,50% di Kuartal II-2025
Kamis, 31 Juli 2025 - 10:25 WIB
loading...
A
A
A
Rita melanjutkan bahwa MNC Bank juga berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp11,22 triliun hingga Juni 2025, meningkat 5,63% yoy dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp10,62 trilliun. Hal ini sejalan dengan pertumbuhan kredit perbankan di Indonesia sebesar 7,78% di triwulan II 2025.
Lebih rinci, perolehan DPK terdiri dari Deposito senilai Rp12,25 triliun, Tabungan senilai Rp1,73 triliun, dan Giro senilai Rp884 miliar pada Q2-2025. Hal ini menegaskan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap MNC Bank, di tengah situasi ekonomi global yang masih diwarnai oleh ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi.
Sementara dari sisi pembiayaan, penyaluran kredit MNC Bank didominasi oleh segmen Corporate-Commercial senilai Rp9,62 triliun, disusul oleh segmen Consumer senilai Rp1,60 triliun. Penerapan manajemen risiko yang prudent dan terukur berdampak positif pada Rasio Non-Performing Loan (NPL) net, yang membaik dari 3,17% di triwulan II 2024, menjadi 3,01% pada triwulan II 2025.
Rita juga menyampaikan bahwa laba bersih yang diperoleh merupakan hasil dari strategi berkelanjutan MNC Bank yang berfokus pada pengembangan ekosistem pendanaan dan pembiayaan. “Kami memastikan capaian kinerja ini akan terus berlanjut ke depan. Kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan perbankan terbaik bagi nasabah, demi tumbuh-kembang MNC Bank menjadi bank yang memiliki daya saing tinggi di Indonesia,” ungkap Rita.
Ekosistem digital MotionBank juga terus diperluas secara berkelanjutan, seiring bertambahnya merchant yang bergabung dan beragam penawaran menarik yang diberikan untuk menarik nasabah baru. Langkah ini pada akhirnya bertujuan untuk menyeimbangkan komposisi CASA.
Lebih rinci, perolehan DPK terdiri dari Deposito senilai Rp12,25 triliun, Tabungan senilai Rp1,73 triliun, dan Giro senilai Rp884 miliar pada Q2-2025. Hal ini menegaskan kepercayaan masyarakat yang terus meningkat terhadap MNC Bank, di tengah situasi ekonomi global yang masih diwarnai oleh ketidakpastian geopolitik dan tekanan ekonomi.
Sementara dari sisi pembiayaan, penyaluran kredit MNC Bank didominasi oleh segmen Corporate-Commercial senilai Rp9,62 triliun, disusul oleh segmen Consumer senilai Rp1,60 triliun. Penerapan manajemen risiko yang prudent dan terukur berdampak positif pada Rasio Non-Performing Loan (NPL) net, yang membaik dari 3,17% di triwulan II 2024, menjadi 3,01% pada triwulan II 2025.
Rita juga menyampaikan bahwa laba bersih yang diperoleh merupakan hasil dari strategi berkelanjutan MNC Bank yang berfokus pada pengembangan ekosistem pendanaan dan pembiayaan. “Kami memastikan capaian kinerja ini akan terus berlanjut ke depan. Kami akan terus berinovasi untuk menghadirkan layanan perbankan terbaik bagi nasabah, demi tumbuh-kembang MNC Bank menjadi bank yang memiliki daya saing tinggi di Indonesia,” ungkap Rita.
Akselerasi MotionBank Perkuat Pertumbuhan Bisnis MNC Bank
Dalam menghadapi dinamika industri perbankan yang semakin kompetitif, MNC Bank terus menghadirkan inovasi terkini melalui layanan perbankan digitalnya, MotionBank, untuk memberikan pengalaman perbankan yang unggul sekaligus mendukung pertumbuhan berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan. Sebagai bagian dari strategi penguatan bisnis, MNC Bank juga mengoptimalkan layanan MNC eBiz Banking (Internet Banking Corporate) guna memperluas jangkauan layanan digital kepada nasabah korporasi. Kedua layanan ini diyakini dapat mendorong peningkatan dana murah atau Current Account Saving Account (CASA) dan pendapatan berbasis komisi (fee-based income).Ekosistem digital MotionBank juga terus diperluas secara berkelanjutan, seiring bertambahnya merchant yang bergabung dan beragam penawaran menarik yang diberikan untuk menarik nasabah baru. Langkah ini pada akhirnya bertujuan untuk menyeimbangkan komposisi CASA.
Lihat Juga :