Unilever Indonesia Catatkan Laba Bersih Rp2,2 Triliun di Semester I-2025

Kamis, 31 Juli 2025 - 13:44 WIB
loading...
Unilever Indonesia Catatkan...
Unilever Indonesia mencatatkan kinerja keuangan yang positif di tengah tantangan pasar sepanjang Semester I-2025. FOTO/dok.SindoNews
A A A
JAKARTA - PT Unilever Indonesia Tbk mencatatkan kinerja keuangan yang positif di tengah tantangan pasar sepanjang Semester I-2025. Perseroan membukukan laba bersih sebesar Rp2,2 triliun, dengan penjualan bersih mencapai Rp18,2 triliun.

Meski angka tersebut masih terkoreksi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, manajemen menyebut telah terjadi perbaikan signifikan dibandingkan Semester II-2024. Pemulihan terlihat di sisi pendapatan maupun laba, seiring penguatan fundamental bisnis dan efisiensi operasional yang dijalankan secara konsisten.

Presiden Direktur Unilever Indonesia, Benjie Yap, menyatakan bahwa perusahaan menunjukkan tren membaik menuju pertumbuhan yang lebih solid mulai Kuartal III tahun ini. "Kami melihat perbaikan bertahap dibandingkan Semester II-2024 baik dalam hal pertumbuhan penjualan maupun profitabilitas," ujarnya dalam keterangannya, Kamis (31/7).

Baca Juga: Laba UNVR Melonjak 245%, Unilever PLC Optimistis Bisnis di Indonesia Pulih

Menurut Benjie, sekitar 55 persen dari portofolio merek Unilever telah menunjukkan pertumbuhan, mencerminkan peningkatan penerimaan konsumen dan daya tahan bisnis. "Langkah-langkah tegas kami untuk mengatasi tantangan operasional kini mulai menunjukkan hasil nyata," kata dia.

Pemulihan juga terlihat dari margin kotor dan margin laba sebelum pajak yang mengalami peningkatan bertahap. Hal ini ditopang strategi penyesuaian harga yang efektif dan optimalisasi proses distribusi serta produksi.

Berdasarkan laporan riset terbaru Samuel Sekuritas Indonesia, disebutkan bahwa sejumlah indikator utama kinerja Unilever mulai membaik, mencerminkan dampak positif dari program transformasi dan inovasi yang telah dijalankan sejak tahun lalu.

Segmen Home & Personal Care serta Food & Refreshment menjadi penyumbang pertumbuhan terbesar. Kedua lini bisnis tersebut terdorong oleh perluasan portofolio produk dan strategi distribusi yang lebih tajam ke pasar ritel maupun digital.

Perusahaan juga mengumumkan rencana pembelian kembali saham (buyback) senilai maksimal Rp2 triliun. Langkah ini dinilai sebagai bentuk kepercayaan manajemen terhadap prospek bisnis jangka panjang sekaligus upaya menciptakan nilai tambah bagi para pemegang saham.

"Kami kini memiliki landasan yang kuat untuk menjaga momentum dan tumbuh kembali secara berkelanjutan mulai Kuartal III-2025," tegas Benjie.

Baca Juga: Unilever Indonesia Lepas Bisnis Es Krim Senilai Rp7 Triliun, Apa Untungnya?

Unilever menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi dan memperkuat portofolio produk, dengan tetap menjaga efisiensi di seluruh lini bisnis. Kombinasi strategi tersebut diharapkan dapat mempercepat pemulihan dan mendorong pertumbuhan berkelanjutan di masa mendatang. Dengan posisi keuangan yang solid dan strategi yang terarah, Unilever Indonesia siap menyambut paruh kedua 2025 dengan optimisme dengan tetap fokus pada inovasi, efisiensi, dan memperkuat kepercayaan konsumen.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Andalkan Segmen Rumah...
Andalkan Segmen Rumah Tapak, HBAT Bukukan Penjualan Rp24,53 Miliar di 2025
Antam Tebar Dividen...
Antam Tebar Dividen Jumbo Rp5,04 Triliun, 70% dari Laba Bersih di 2025
Kinerja Tumbuh 21,17%,...
Kinerja Tumbuh 21,17%, Patra Logistik Catat Pendapatan Rp3,25 Triliun di 2025
Pertamina EP Bukukan...
Pertamina EP Bukukan Produksi Migas 205 Ribu MBOEPD Sepanjang 2025
Rupiah Amburadul Rp18...
Rupiah Amburadul Rp18 Ribu, Produk Rumah Tangga Unilever Bakal Naik Harga di Kuartal II 2026
Lowongan Unilever Future...
Lowongan Unilever Future Leaders Programme 2026 Dibuka, Fresh Graduate dan Profesional Muda Bisa Daftar
Indramayu Masuk Top...
Indramayu Masuk Top 5 Kinerja Terbaik Daerah Se-Indonesia, Bupati Lucky: Alhamdulillah
Cara Akses eKinerja...
Cara Akses eKinerja BKN dan Membuat SKP ASN dengan Mudah, Simak Panduannya
Rekomendasi
BTS Pilih Konser di...
BTS Pilih Konser di GBK Ketimbang JIS, Pramono: Yang Penting Pajaknya Masuk Jakarta
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Ruben Onsu Kesal Diawasi...
Ruben Onsu Kesal Diawasi Giorgio saat Bertemu Anak : Saya Ortu Kandungnya
Berita Terkini
Tips MotionTrade: Modus...
Tips MotionTrade: Modus Penipuan Berkedok Customer Service, Investor Wajib Waspada!
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Ambles ke 6.116, Transaksi Cetak Rp13,4 Triliun
Penerbangan Umrah Dipindah...
Penerbangan Umrah Dipindah Mulai 1 Juli 2026, Terpusat di Terminal 2F Bandara Soetta
Purbaya Pede Harga BBM...
Purbaya Pede Harga BBM Pertamax Bakal Turun Efek Damai AS-Iran
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
2 Pembangkit Besar Jadi...
2 Pembangkit Besar Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Jawa, Dirut PLN: Satu Berhasil Pulih
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved