Kinerja Tumbuh Solid, MSIN Catat Pendapatan Rp1,87 Triliun di Semester I-2025
Jum'at, 01 Agustus 2025 - 10:42 WIB
loading...
PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN) mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid pada semester I-2025. FOTO/dok.SindoNews
A
A
A
JAKARTA - PT MNC Digital Entertainment Tbk (MSIN), anak usaha digital dari PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN), mencatatkan pertumbuhan kinerja yang solid pada semester I-2025. Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp1,87 triliun, tumbuh 15 persen dibandingkan Rp1,63 triliun pada periode yang sama tahun lalu.
Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan MSIN dalam menerapkan strategi monetisasi digital secara berkelanjutan dan mengoptimalkan peluang dari perkembangan industri digital nasional. Pendapatan yang meningkat juga turut ditopang oleh performa positif dari platform-platform digital milik MSIN seperti RCTI+ dan Vision+.
"Kinerja semester pertama kami menunjukkan keberhasilan strategi digital berkelanjutan MSIN dan semakin kuatnya posisi konten serta platform kami. Momentum yang kami lihat di RCTI+ dan Vision+ sangat menggembirakan, termasuk meningkatnya permintaan IP secara global," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam pernyataan resmi, Jumat (1/8).
Baca Juga: Kinerja Tumbuh Luar Biasa, MSIN Kantongi Pendapatan Rp418,8 Miliar dari Platform OTT
Pendapatan dari segmen konten dan kekayaan intelektual (IP) tercatat sebesar Rp921 miliar, meningkat 4 persen secara tahunan. Permintaan terhadap portofolio konten MSIN yang mencakup lebih dari 300 ribu jam, termasuk format animasi dan live-action, terus meningkat baik di dalam negeri maupun melalui kerja sama lisensi dengan platform global.
Sementara, pendapatan dari sektor periklanan mencapai Rp684 miliar atau naik 5 persen dibandingkan semester I-2024. Pertumbuhan ini ditopang oleh performa positif dari RCTI+ sebagai platform AVOD OTT serta penguatan kehadiran digital MSIN melalui konten bermerek dan kampanye terintegrasi di berbagai kanal media sosial.
Pendapatan dari langganan juga mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 24 persen menjadi Rp398 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah pelanggan Vision+ yang kini mencapai 4,1 juta, serta keberhasilan strategi bundling konten yang ditargetkan bagi segmen pria, wanita, dan anak-anak.
Vision+ terus menghadirkan produksi konten original secara konsisten, termasuk peluncuran mikrodrama dan tayangan olahraga eksklusif. Pendekatan berbasis demografi ini turut memperkuat loyalitas pengguna dan posisi Vision+ sebagai salah satu platform OTT dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
Untuk mendukung ekspansi konten, beban langsung MSIN naik 21 persen menjadi Rp1,217 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan produksi konten di berbagai genre dan format, yang dirancang untuk dapat dimonetisasi lintas platform dan membuka peluang lisensi dengan mitra internasional.
Baca Juga: Tumbuh Kuat, MSIN Kantongi Pendapatan Rp989,8 Miliar di Kuartal I-2025
Perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp520 miliar, naik 7 persen secara tahunan dengan margin EBITDA tetap kuat di angka 28 persen. Laba bersih MSIN turut meningkat 4 persen menjadi Rp318 miliar dengan margin laba bersih sebesar 17 persen.
Pencapaian ini mencerminkan kemampuan MSIN dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus tetap berfokus pada pertumbuhan profitabilitas, meski di tengah gencarnya investasi pada transformasi digital dan pengembangan konten. Ke depan, MSIN menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan memanfaatkan sinergi ekosistem grup MNC dan memperkuat konten digital.
Pertumbuhan ini mencerminkan keberhasilan MSIN dalam menerapkan strategi monetisasi digital secara berkelanjutan dan mengoptimalkan peluang dari perkembangan industri digital nasional. Pendapatan yang meningkat juga turut ditopang oleh performa positif dari platform-platform digital milik MSIN seperti RCTI+ dan Vision+.
"Kinerja semester pertama kami menunjukkan keberhasilan strategi digital berkelanjutan MSIN dan semakin kuatnya posisi konten serta platform kami. Momentum yang kami lihat di RCTI+ dan Vision+ sangat menggembirakan, termasuk meningkatnya permintaan IP secara global," ujar Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo dalam pernyataan resmi, Jumat (1/8).
Baca Juga: Kinerja Tumbuh Luar Biasa, MSIN Kantongi Pendapatan Rp418,8 Miliar dari Platform OTT
Pendapatan dari segmen konten dan kekayaan intelektual (IP) tercatat sebesar Rp921 miliar, meningkat 4 persen secara tahunan. Permintaan terhadap portofolio konten MSIN yang mencakup lebih dari 300 ribu jam, termasuk format animasi dan live-action, terus meningkat baik di dalam negeri maupun melalui kerja sama lisensi dengan platform global.
Sementara, pendapatan dari sektor periklanan mencapai Rp684 miliar atau naik 5 persen dibandingkan semester I-2024. Pertumbuhan ini ditopang oleh performa positif dari RCTI+ sebagai platform AVOD OTT serta penguatan kehadiran digital MSIN melalui konten bermerek dan kampanye terintegrasi di berbagai kanal media sosial.
Pendapatan dari langganan juga mencatatkan lonjakan signifikan sebesar 24 persen menjadi Rp398 miliar. Pertumbuhan ini didorong oleh peningkatan jumlah pelanggan Vision+ yang kini mencapai 4,1 juta, serta keberhasilan strategi bundling konten yang ditargetkan bagi segmen pria, wanita, dan anak-anak.
Vision+ terus menghadirkan produksi konten original secara konsisten, termasuk peluncuran mikrodrama dan tayangan olahraga eksklusif. Pendekatan berbasis demografi ini turut memperkuat loyalitas pengguna dan posisi Vision+ sebagai salah satu platform OTT dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia.
Untuk mendukung ekspansi konten, beban langsung MSIN naik 21 persen menjadi Rp1,217 triliun. Kenaikan ini disebabkan oleh peningkatan produksi konten di berbagai genre dan format, yang dirancang untuk dapat dimonetisasi lintas platform dan membuka peluang lisensi dengan mitra internasional.
Baca Juga: Tumbuh Kuat, MSIN Kantongi Pendapatan Rp989,8 Miliar di Kuartal I-2025
Perseroan mencatatkan EBITDA sebesar Rp520 miliar, naik 7 persen secara tahunan dengan margin EBITDA tetap kuat di angka 28 persen. Laba bersih MSIN turut meningkat 4 persen menjadi Rp318 miliar dengan margin laba bersih sebesar 17 persen.
Pencapaian ini mencerminkan kemampuan MSIN dalam menjaga efisiensi operasional sekaligus tetap berfokus pada pertumbuhan profitabilitas, meski di tengah gencarnya investasi pada transformasi digital dan pengembangan konten. Ke depan, MSIN menargetkan pertumbuhan berkelanjutan dengan memanfaatkan sinergi ekosistem grup MNC dan memperkuat konten digital.
(nng)
Lihat Juga :